Sebuah (dengan Banach) disebut kompak jika peta atas bola satuannya bersifat kompak relatif di — setara dengan itu, setiap barisan terbatas mempunyai subbarisan yang -nya konvergen. Operator rank berhingga bersifat kompak (sebab himpunan terbatas dalam dimensi berhingga); sedangkan identitas ruang berdimensi tak berhingga tak pernah demikian (menurut teorema Riesz, Tahun ke-2).
Contoh
Contoh 15.3
(a) Operator diagonal pada : bersifat kompak jika dan hanya jika (Latihan 15.2). (b) Operator kernel pada : kompak menurut Ascoli (Latihan 7.7). (c) Operator Hilbert–Schmidt: untuk ,
mendefinisikan operator kompak pada dengan (Latihan 15.4: sebab memancung uraian basis menampilkan sebagai limit operator rank berhingga).
Contoh 15.9
Pada , misalkan : yakni operator Hilbert–Schmidt berkernel setangkup real: jadi kompak dan swa-adjoin. Untuk menyelesaikan : hubungan menunjukkan bahwa memenuhi (lewat dua penurunan, yang sah untuk yang kontinu, dan bersifat kontinu untuk : lewat kekonvergenan terdominasi), dengan dan . Jadi fungsi eigennya menyelesaikan , , :
dan teorema spektralnya menyatakan — tanpa teori Fourier apa pun — bahwa sinus ini membentuk basis ortonormal setelah dinormalkan (sebab kernel adalah : karena memaksa, lewat kedua penurunannya, hampir di mana-mana). Sedangkan soal akhir pekannya menjalankan lingkaran gagasan yang sama untuk dawai yang bergetar lalu memetik dari tracenya.