Pemetaan disebut kontinu jika terbuka untuk setiap yang terbuka — setara dengan: prapeta himpunan tertutup bersifat tertutup; setara pula dengan: untuk setiap dan persekitaran dari , merupakan persekitaran (yakni kekontinuan di setiap ). Cukup diperiksa pada sebuah basis . Komposisi pemetaan kontinu tetap kontinu. Sebuah homeomorfisma adalah bijeksi kontinu yang inversnya kontinu; dan topologi mempelajari sifat yang terpelihara oleh homeomorfisma.
Contoh
Contoh 6.11
Kuosien (dengan mengenali dan ) homeomorfik dengan lingkaran : sebab pemetaan beralih menjadi bijeksi kontinu (Proposisi 6.10(b)); sedangkan inversnya kontinu menurut argumen kekompakan pada Akibat 6.14 di bawah (Latihan 6.5 merincikan semuanya, termasuk mengapa bersifat Hausdorff dan kompak). Demikian pula dengan kedua ujungnya direkatkan adalah , persegi dengan sisi berhadapannya direkatkan adalah torus, dan perekatan akhirnya menjadi teorema, bukan gambar.
Contoh 6.22 (Kurva sinus topolog)
Misalkan dan (sebab setiap titik dengan merupakan limit titik : selesaikan di dekat ). Maka bersifat terhubung — sebagai penutup yang terhubung, yaitu peta kontinu (Teorema 6.20(3)) — tetapi tidak terhubung lintasan: sebab lintasan dari ke harus melintasi absis yang sementara ordinatnya berayun antara ; Latihan 6.9 membuatnya ketat. Keterhubungan dan keterhubungan lintasan memang benar-benar berbeda.