Adapun panjang sebuah busur yaitu adalah integral atas lajunya:
(Alasannya: pada selang yang kecil, , sehingga busurnya dekat pada segi banyak yang panjang ruasnya berjumlah menjadi sebuah jumlah Riemann atas , Teorema 15.20.) Adapun bagi kurva kutub , kecepatannya berkomponen ortogonal, sehingga
Panjangnya tak bergantung pada pemarameteran (yang monoton dan ) yang dipilih: karena menyulihkan ke dalam integralnya (Teorema 15.15) mengalikan dengan dan dengan .
Contoh
Contoh 24.10 (Periksa kewarasan: lingkarannya)
Untuk pada : , sehingga — jadi definisinya mengembalikan kelilingnya. Uji pemarameteran ulangnya: pemetaan pada menggambar lingkaran yang sama pada laju yang berganda , dan
lagi: separuh waktunya, dua kali lajunya, panjang yang sama — yaitu keinvarianan yang dijanjikan pada definisinya, disaksikan sekali pada bilangan. (Menjalankan pada seluruh akan memberikan : karena kurva yang dilintasi dua kali dua kali lebih panjang sebagai perjalanan; sebab panjangnya mengukur lintasan yang terparameter, dan pembukuan yang jujur atas selangnya bagian dari perhitungannya.) Bagi astroid : , dan lewat kesetangkupannya : yaitu kurva yang digambar di dalam lingkaran satuan, yang berpanjang . Adapun soal akhir pekannya mengukur lengkungan yang paling termasyhur.