Definisi 23.5Matematika Universitas — Tahun 1 · Bab 23 — Ruang Euklides
x⊥y ketika ⟨x,y⟩=0. Sebuah keluarga disebut ortogonal bila vektornya ortogonal berpasangan, dan ortonormal bila lebih-lebih masing-masingnya bernorma 1. Adapun pelengkap ortogonal sebuah subruangF adalah
Pengesahannya lewat rumus norma pada proposisinya:
29+625+316=627+25+32=14=∥x∥2=1+4+9.
Periksa jumlah kuadrat koordinat ini (yaitu kesamaan Parseval yang hingga) berongkos beberapa detik dan menangkap galat tanda dan penormalan nyaris pasti — jadikanlah ia kebiasaan kapan pun sebuah penjabaran ortonormal dihitung; adapun versi berdimensi takhingganya, bagi koefisien Fourier pada Contoh 23.14, merupakan teorema jilid Tahun 3.
Contoh 23.9(Gram–Schmidt pada polinomial, selengkapnya)
Ortonormalkanlah (1,X,X2) di dalam R2[X] dengan ⟨P,Q⟩=∫01PQ. Langkah 1: ∥1∥2=1, sehingga e1=1. Langkah 2: w2=X−⟨X,1⟩1=X−21, dan ∥w2∥2=∫01(x−21)2dx=121: jadi e2=12(X−21). Langkah 3: ⟨X2,e1⟩=31 dan
Normanya dihitung pada Latihan 23.9: ∥w3∥2=1801, dan dari situlah e3=180(X2−X+61). Adapun polinomial1, X−21, X2−X+61 merupakan, sampai skalanya, polinomial Legendre yang pertama pada selang[0,1]; dan konstruksinya berlanjut satu derajat setiap kali, dengan setiap polinomial barunya ortogonal terhadap semua pendahulunya. Perhatikanlah bagaimana algoritmanya mendaur ulang kerja terdahulunya: proyeksi yang dikurangkan pada langkah 3 tepat merupakan hampiran afin terbaik atas X2 yang ditemukan pada Contoh 23.12 — jadi Gram–Schmidt adalahproyeksi ortogonal yang berulang.
Contoh 23.11(Proyeksi tak pernah memanjangkan)
Menerapkan Pythagoras pada pembelahan x=pF(x)+(x−pF(x)):
∥pF(x)∥2=∥x∥2−∥x−pF(x)∥2≤∥x∥2,
dengan kesamaannya jika dan hanya jika x∈F. Pada basisortonormal(e1,…,ek) pada F ini terbaca ∑i≤k⟨x,ei⟩2≤∥x∥2 (yaitu ketaksamaan Bessel): sebanyak apa pun arah ortonormal yang diukur orang, kuadrat koordinatnya tak pernah melampaui kuadrat panjangnya — bandingkanlah kesamaan persis pada Contoh 23.7 ketika keluarganya basis penuh. Ketaksamaan sebaris inilah yang membuat koefisien Fourier terjumlahkan pada jilid Tahun 3; sedangkan di sini ia sudah menjelaskan mengapa menambahkan lebih banyak fungsi basis pada suatu pencocokan kuadrat terkecil hanya dapat mengurangi sisaannya.