Matematika · Glosarium

Apa itu perubahan basis?

Definisi 21.8 Matematika Universitas — Tahun 1 · Bab 21 — Matriks

Misalkan B,B\mathcal{B}, \mathcal{B}' basis pada EE. Maka matriks perubahan basis P=PBBP = P_{\mathcal{B}\to\mathcal{B}'} berkolomkan koordinat vektor basis yang baru pada basis yang lama. Ia dapat dibalik, P1=PBBP^{-1} = P_{\mathcal{B}'\to\mathcal{B}}, dan koordinatnya berubah lewat X=PXX = PX' (yaitu lama == PP\,\cdot baru).

Contoh

Contoh 21.9 (Membaca matriks perubahan basisnya)

Di dalam R2\R^2, dari B\mathcal B yang kanonik ke B=((1,1),(1,1))\mathcal B' = \bigl((1,1), (1,-1)\bigr):

P=PBB=(1111)P = P_{\mathcal B\to\mathcal B'} = \begin{pmatrix} 1 & 1\\ 1 & -1 \end{pmatrix}

(dengan vektor barunya ditulis dalam koordinat lamanya, kolom demi kolom). Maka vektor berkoordinat lama X=(3,1)TX = (3, 1)^{\mathsf T} berkoordinat baru X=P1X=12(3+1, 31)T=(2,1)TX' = P^{-1}X = \frac12(3 + 1,\ 3 - 1)^{\mathsf T} = (2, 1)^{\mathsf T}: memang 2(1,1)+1(1,1)=(3,1)2(1,1) + 1(1,-1) = (3,1). Awas arahnya — karena matriks PP dibangun dari basis yang baru tetapi mengubah koordinat baru menjadi lama (X=PXX = PX'); sedangkan beralih dari lama ke baru berongkos inversnya. Jadi menuliskan periksa kewarasannya 2(1,1)+(1,1)=(3,1)2(1,1) + (1,-1) = (3,1) setelah setiap pengalihan menangkap galat PP yang terbalik, yang merupakan kesalahan paling lazim pada bab ini.

Contoh 21.11 (Basis yang baik membuat sebuah pemetaan bening)

Misalkan u(x,y)=(y,x)u(x, y) = (y, x) (yaitu penukaran), yang bermatriks A=(0110)A = \begin{pmatrix} 0 & 1\\ 1 & 0\end{pmatrix} pada basis kanoniknya. Adapun pada basis B=((1,1),(1,1))\mathcal B' = \bigl((1,1), (1,-1)\bigr):

P=(1111),P1=12(1111),P1AP=(1001).P = \begin{pmatrix} 1 & 1\\ 1 & -1 \end{pmatrix}, \qquad P^{-1} = \frac12\begin{pmatrix} 1 & 1\\ 1 & -1 \end{pmatrix}, \qquad P^{-1} A P = \begin{pmatrix} 1 & 0\\ 0 & -1 \end{pmatrix}.

Sesungguhnya tak ada hasil kali matriks yang diperlukan: karena uu menetapkan (1,1)(1,1) dan membalikkan (1,1)(1,-1), sehingga pada B\mathcal B' matriksnya pasti diag(1,1)\operatorname{diag}(1, -1) — jadi penukarannya adalah pencerminan terhadap garis y=xy = x. Adapun mencari, bagi sebuah endomorfisma yang diberikan, sebuah basis yang di situ matriksnya menjadi diagonal merupakan masalah pusat jilid Tahun 2 (yaitu teori reduksinya); sedangkan soal akhir pekan di bawah menunjukkan sejauh apa kesamaan polinomial belaka sudah melangkah.

Contoh 21.12 (Perubahan basis, yang dijalankan terbalik)

Proyeksi pada F=Vect(1,1)F = \operatorname{Vect}(1,1) sepanjang G=Vect(1,1)G = \operatorname{Vect}(1,-1) mempunyai, pada basis yang disesuaikan B=((1,1),(1,1))\mathcal B' = \bigl((1,1),(1,-1)\bigr), matriks yang bening A=diag(1,0)A' = \operatorname{diag}(1, 0). Untuk memperoleh matriks basis kanoniknya, jalankanlah Teorema 21.10 mundur, A=PAP1A = P A' P^{-1}:

P=(1111),P1=12(1111),A=P(1000)P1=12(1111).P = \begin{pmatrix} 1 & 1\\ 1 & -1\end{pmatrix}, \quad P^{-1} = \frac12\begin{pmatrix} 1 & 1\\ 1 & -1\end{pmatrix}, \quad A = P\begin{pmatrix} 1 & 0\\ 0 & 0\end{pmatrix}P^{-1} = \frac12\begin{pmatrix} 1 & 1\\ 1 & 1\end{pmatrix}.

Periksa: A2=AA^2 = A (jadi idempoten), trA=1=rkA\operatorname{tr} A = 1 = \operatorname{rk} A, dan A(11)=(11)A\binom{1}{1} = \binom11, A(11)=0A\binom{1}{-1} = 0, sebagaimana ditetapkan. Adapun arah terbalik ini — rancanglah matriksnya pada basis yang baik, lalu konjugasikan kembali — itulah cara matriks rotasi, pencerminan dan proyeksi sesungguhnya diproduksi dalam praktik.

Baca dalam konteks →