Matematika · Glosarium

Apa itu bentuk alternating?

Dikenal juga sebagai: bentuk berselang-seling

Definisi 2.13 Matematika Universitas — Tahun 2 · Bab 2 — Aljabar Linear

Pemetaan f ⁣:EnKf \colon E^n \to K disebut nn-linear bila ia linear pada tiap peubahnya, dan disebut alternating bila ia nol setiap kali dua argumennya sama. Sifat alternating mengakibatkan antisetangkup: menukar dua argumen mengubah tandanya (uraikan f(,x+y,,x+y,)=0f(\dots, x + y, \dots, x + y, \dots) = 0); lebih umum lagi, untuk σSn\sigma \in \mathfrak{S}_n,

f(xσ(1),,xσ(n))=ε(σ)f(x1,,xn),f(x_{\sigma(1)}, \dots, x_{\sigma(n)}) = \varepsilon(\sigma)\, f(x_1, \dots, x_n),

dengan menguraikan σ\sigma atas transposisi (Teorema 1.21).

Contoh

Contoh 2.15 (Sarrus, diturunkan lalu dirobohkan)

Untuk n=3n = 3 rumus permutasinya tepat punya 3!=63! = 6 suku. Mendaftar S3\mathfrak{S}_3 menurut tandanya — id\mathrm{id}, (123)(1\,2\,3), (132)(1\,3\,2) genap; (12)(1\,2), (13)(1\,3), (23)(2\,3) ganjil — memberi

detA=a11a22a33+a21a32a13+a31a12a23a21a12a33a31a22a13a11a32a23:\det A = a_{11}a_{22}a_{33} + a_{21}a_{32}a_{13} + a_{31}a_{12}a_{23} - a_{21}a_{12}a_{33} - a_{31}a_{22}a_{13} - a_{11}a_{32}a_{23} :

persis aturan “diagonal” Sarrus yang diajarkan di sekolah — kini menjadi teorema, dengan tanda-tandanya yang misterius dikenali sebagai tanda permutasi. Perobohannya: untuk n=4n = 4 ada 2424 permutasi, dan hanya 88 di antaranya yang terjaring oleh skema penarikan diagonal mana pun; Sarrus tidak punya versi berderajat 44, dan penguraian kofaktor (Teorema 2.17 (4)) mengambil alih. Mencacah sukunya sekaligus menjadi peringatan: rumus permutasi punya n!n! suku, jadi ia sebuah definisi, bukan algoritme — penyederhanaan baris menghitung det\det dengan O(n3)O(n^3) operasi saja.

Baca dalam konteks →
Definisi 21.1 Matematika Universitas — Tahun 3 · Bab 21 — Bentuk Diferensial dan Teorema Stokes

Misalkan EE ruang vektor real berdimensi nn. Sebuah bentuk berselang-seling kk-linear pada EE adalah pemetaan α ⁣:EkR\alpha\colon E^k \to \R yang linear pada setiap variabelnya, dengan α(v1,,vk)=0\alpha(v_1, \dots, v_k) = 0 setiap kali dua argumennya sama. Ruangnya ditulis ΛkE\Lambda^k E^*; dan secara konvensi Λ0E=R\Lambda^0E^* = \R. Sifat berselang-seling itu memaksa keantisetangkupan: menukar dua argumen mengubah tandanya (uraikanlah α(,v+w,,v+w,)=0\alpha(\dots, v + w, \dots, v + w, \dots) = 0), dan lebih umum α(vσ(1),,vσ(k))=ε(σ)α(v1,,vk)\alpha(v_{\sigma(1)}, \dots, v_{\sigma(k)}) = \varepsilon(\sigma)\,\alpha(v_1, \dots, v_k) bagi setiap permutasi σ\sigma.

Baca dalam konteks →