Fisika · Glosarium

Apa itu Benda tegar; rotasi terhadap sumbu tetap?

Definisi 19.9 Fisika Universitas — Tahun 1 · Bab 19 — Sistem Titik; Pengantar Benda Tegar

Yang disebut benda tegar (benda pejal) adalah sistem yang titik-titiknya menjaga jaraknya satu sama lain tetap. Bila ia berputar terhadap sumbu Δ\Delta yang tetap dalam kerangkanya, setiap titiknya melukiskan lingkaran berpusat pada Δ\Delta dengan kecepatan sudut yang sama ω=θ˙\omega = \dot\theta; titik yang berjarak rir_i dari sumbunya berkelajuan riωr_i\omega.

Kiri: momen inersia sebuah cakram, dijumlahkan cincin demi cincin. Kanan: teorema Huygens — terhadap sumbu yang melalui tepi sebuah cakram, sejajar dengan sumbu yang melalui pusatnya, J = 1/2 MR2 + MR2.
Kiri: momen inersia sebuah cakram, dijumlahkan cincin demi cincin. Kanan: teorema Huygens — terhadap sumbu yang melalui tepi sebuah cakram, sejajar dengan sumbu yang melalui pusatnya, J=12MR2+MR2J = \tfrac12 MR^2 + MR^2.
Tiga benda tegar yang bergerak: bandul fisis yang berayun pada sebuah poros (momen beratnya terhadap sumbunya), bandul torsi (momen kawatnya), dan benda tegar yang menggelinding tanpa tergelincir menuruni bidang miring — makin besar J/MR2-nya, makin lambat ia menggelinding.
Tiga benda tegar yang bergerak: bandul fisis yang berayun pada sebuah poros (momen beratnya terhadap sumbunya), bandul torsi (momen kawatnya), dan benda tegar yang menggelinding tanpa tergelincir menuruni bidang miring — makin besar J/MR2J/MR^2-nya, makin lambat ia menggelinding.

Contoh

Contoh 19.12 (Bandul fisis; bandul torsi)

Sebuah benda bermassa MM yang berporos pada sumbu mendatar berjarak dd dari GG: momen beratnya Mgdsinθ-Mgd\sin\theta, sehingga JΔθ¨=MgdsinθJ_\Delta\ddot\theta = -Mgd\sin\theta dan ayunan kecilnya berperiode

T=2πJΔMgd,T = 2\pi\sqrt{\frac{J_\Delta}{Mgd}} ,

yaitu periode bandul sederhana sepanjang JΔ/MdJ_\Delta/Md — bagi batang seragam yang berporos di salah satu ujungnya, 2L/32L/3. Sebuah cakram yang digantung pada kawat bertetapan torsi CC (momen pemulih Cθ-C\theta): Jθ¨=CθJ\ddot\theta = -C\theta, T=2πJ/CT = 2\pi\sqrt{J/C} — yaitu neraca torsi yang mengukur GG dan hukum Coulomb.

Baca dalam konteks →