Biologi · Glosarium

Apa itu Lipid amfifilik?

Dikenal juga sebagai: molekul amfifilik · fosfolipid · sfingolipid · sterol · kolesterol

Definisi 9.7 Biologi Universitas — Tahun 1 · Bab 9 — Lipid

Lipid membran bersifat amfifilik: sebuah kepala polar yang disolvasi air dan satu atau dua ekor nonpolar yang dikucilkannya. Gliserofosfolipid adalah gliserol yang membawa dua asam lemak dan, pada karbon ketiganya, sebuah fosfat yang bertaut pada alkohol polar yang kecil (kolina, etanolamina, serina, inositol): fosfatidilkolina adalah lipid tersering pada membran hewan. Sfingolipid dibangun atas amino alkohol sfingosina alih-alih gliserol, dengan satu asam lemak dan kepala berupa fosfokolina (sfingomielin) atau gula (glikolipid), dan diperkaya pada lembar luarnya serta pada selubung saraf. Sterolkolesterol pada hewan, sterol kerabatnya pada tumbuhan dan jamur — adalah molekul kaku bercincin empat dengan satu hidroksil sebagai kepalanya, yang berbaring di antara ekor lipid yang lain.

Tiga rakitan lipid amfifilik dalam air. Molekul berekor tunggal yang berbentuk kerucut berkemas menjadi misel; fosfolipid berekor dua yang berbentuk tabung membentuk sebuah dwilapis, yang menutup menjadi sebuah vesikel untuk menyembunyikan tepinya.
Tiga rakitan lipid amfifilik dalam air. Molekul berekor tunggal yang berbentuk kerucut berkemas menjadi misel; fosfolipid berekor dua yang berbentuk tabung membentuk sebuah dwilapis, yang menutup menjadi sebuah vesikel untuk menyembunyikan tepinya.
Minyak yang dikocok ke dalam air: awan tetesan yang akan menyatu kembali dalam beberapa menit kecuali sebuah amfifil — deterjen, garam empedu, fosfolipid — menyaluti tetesnya. Pengemulsian adalah yang dilakukan usus terhadap lemak makanan sebelum enzimnya sanggup mencapainya.
Minyak yang dikocok ke dalam air: awan tetesan yang akan menyatu kembali dalam beberapa menit kecuali sebuah amfifil — deterjen, garam empedu, fosfolipid — menyaluti tetesnya. Pengemulsian adalah yang dilakukan usus terhadap lemak makanan sebelum enzimnya sanggup mencapainya.

Contoh

Contoh 9.9 (Garam empedu)

Lemak makanan tiba di usus sebagai minyak; lipase yang mencernanya hanya bekerja pada antarmuka minyak–air. Garam empedu, turunan kolesterol yang amfifilik, menyaluti lemak itu menjadi tetesan selebar satu mikrometer, sehingga melipatgandakan antarmukanya seribu kali, lalu membawa asam lemak yang terlepas, di dalam misel, ke sel penyerapnya (Bab 22). Muslihat yang sama dipakai sabun.

Baca dalam konteks →