Biologi · Glosarium

Apa itu Trigliserida?

Dikenal juga sebagai: lemak · minyak · adiposit

Definisi 9.3 Biologi Universitas — Tahun 1 · Bab 9 — Lipid

Yang disebut trigliserida (triasilgliserol, sebuah lemak bila padat, sebuah minyak bila cair) adalah gliserol — alkohol berkarbon tiga — yang diesterkan pada ketiga hidroksilnya oleh tiga asam lemak. Ia tidak bermuatan dan tak menyisakan gugus polar: ia seluruhnya hidrofob, dan ia ditimbun sebagai tetesan tanpa air di dalam adiposit, yaitu sel jaringan lemak yang tak lebih daripada setetes lemak dengan sebuah inti yang terdorong ke satu sisi.

Jaringan lemak putih: tiap selnya adalah satu tetes trigliserida, selebar sampai 100\, µ m, dengan sitoplasma dan intinya terperas menjadi tepian yang tipis. Kapiler membentang di antara selnya untuk mengantar dan mengumpulkan asam lemak.
Jaringan lemak putih: tiap selnya adalah satu tetes trigliserida, selebar sampai 100µm100\,\text{µ}\mathrm{m}, dengan sitoplasma dan intinya terperas menjadi tepian yang tipis. Kapiler membentang di antara selnya untuk mengantar dan mengumpulkan asam lemak.

Contoh

Contoh 9.5 (Mengapa tidak menimbun semuanya sebagai lemak)

Lemak hanya dapat dibakar dengan oksigen, secara lambat, dan pada hewan tidak dapat diubah kembali menjadi glukosa (Bab 16); otak dan sel darah merah memerlukan glukosa, dan otot yang berlari cepat memerlukannya lebih cepat daripada yang sanggup dipasok lemak. Glikogen adalah simpanan glukosa yang cepat dan tanpa oksigen bagi hitungan jam; lemak, simpanan padat bagi hitungan minggu. Seekor burung yang bermigrasi, seekor tikus gunung yang berhibernasi dan seekor unta terbuat dari lemak; kaki seorang pelari cepat terbuat dari glikogen.

Contoh 9.9 (Garam empedu)

Lemak makanan tiba di usus sebagai minyak; lipase yang mencernanya hanya bekerja pada antarmuka minyak–air. Garam empedu, turunan kolesterol yang amfifilik, menyaluti lemak itu menjadi tetesan selebar satu mikrometer, sehingga melipatgandakan antarmukanya seribu kali, lalu membawa asam lemak yang terlepas, di dalam misel, ke sel penyerapnya (Bab 22). Muslihat yang sama dipakai sabun.

Contoh 9.13 (Mentega, minyak zaitun, minyak ikan)

Mentega (65%65\,\% jenuh) padat di dalam lemari pendingin dan lembut pada suhu ruang; minyak zaitun (75%75\,\% asam oleat) cair pada suhu ruang dan mengeruh di dalam lemari pendingin; minyak ikan, yang kaya asam omega-3 dengan lima dan enam ikatan rangkap, tetap cair pada 20C-20\,{}^{\circ}\mathrm{C}, dan itulah yang dibutuhkan membran seekor ikan kod di Atlantik Utara.

Baca dalam konteks →