Matematika · Glosarium

Apa itu Turunan, kegandaan?

Dikenal juga sebagai: kegandaan akar

Definisi 8.10 Matematika Universitas — Tahun 1 · Bab 8 — Polinomial

Turunan formal P=akXkP = \sum a_k X^k adalah P=k1kakXk1P' = \sum_{k \geq 1} k\,a_k X^{k-1}; dan ia memenuhi kaidah yang biasa (P+Q)=P+Q(P+Q)' = P' + Q', (PQ)=PQ+PQ(PQ)' = P'Q + PQ' (diperiksa pada monomialnya lalu diperluas secara linear). Sebuah akar aa dari PP mempunyai kegandaan m1m \geq 1 bila (Xa)mP(X-a)^m \mid P tetapi (Xa)m+1P(X-a)^{m+1} \nmid P; akarnya disebut sederhana bila m=1m = 1, dan ganda bila m2m \geq 2.

Contoh

Contoh 8.12 (Menghitung sebuah kegandaan)

Berapa kegandaan akar 22 pada P=X45X3+6X2+4X8P = X^4 - 5X^3 + 6X^2 + 4X - 8? Hitunglah nilai turunan berturutannya di 22:

P(2)=1640+24+88=0,P(2)=3260+24+4=0,P(2) = 16 - 40 + 24 + 8 - 8 = 0, \qquad P'(2) = 32 - 60 + 24 + 4 = 0,
P(2)=4860+12=0,P(2)=4830=180P''(2) = 48 - 60 + 12 = 0, \qquad P'''(2) = 48 - 30 = 18 \neq 0

(dengan P=4X315X2+12X+4P' = 4X^3 - 15X^2 + 12X + 4, P=12X230X+12P'' = 12X^2 - 30X + 12, P=24X30P''' = 24X - 30). Tiga nilai yang lenyap lalu satu yang tak nol: jadi kegandaannya tepat 33. Dengan membaginya, P=(X2)3(X+1)P = (X - 2)^3(X + 1) — yang kita periksa dengan menjabarkan (X2)3=X36X2+12X8(X-2)^3 = X^3 - 6X^2 + 12X - 8 lalu mengalikannya dengan X+1X + 1. Inti gagasannya: kegandaan terbaca dari perhitungan nilai, tanpa perlu pemfaktoran — dan justru begitulah kita mendeteksinya ketika pemfaktorannya di luar jangkauan.

Contoh 8.13 (Mendeteksi akar ganda lewat FPB)

Ketika tak ada akar yang diketahui, Proposisi 8.11 tetap memberikan pendeteksi akar ganda yang global: aa merupakan akar ganda PP jika dan hanya jika ia akar persekutuan PP dan PP', sehingga PP mempunyai akar ganda (di C\C) jika dan hanya jika gcd(P,P)1\gcd(P, P') \neq 1 — yang dapat dihitung dengan algoritma Euclid tanpa menyelesaikan apa pun. Contohnya: P=X33X+2P = X^3 - 3X + 2, P=3X23=3(X1)(X+1)P' = 3X^2 - 3 = 3(X - 1)(X + 1). Dengan menguji akar ±1\pm1 dari PP' di dalam PP: P(1)=0P(1) = 0 tetapi P(1)=4P(-1) = 4, jadi

gcd(P,P)=X1:\gcd(P, P') = X - 1 :

jadi akar 11 bersifat ganda; dan dengan membaginya dua kali, P=(X1)2(X+2)P = (X - 1)^2(X + 2). FPB itu bahkan melaporkan seluruh himpunan akar gandanya, masing-masing dengan kegandaan yang berkurang satu — fakta yang dimanfaatkan setiap sistem aljabar komputer untuk “memfaktorkan bebas kuadrat” sebelum berburu akar, dan ia kembaran polinomial bagi argumen tanpa akar ganda pada Latihan 8.9.

Contoh 8.17

X4+4X^4 + 4 sudah difaktorkan atas R\R pada Latihan 3.5 dengan memasangkan keempat akar kompleksnya ±1±i\pm 1 \pm \iu: X4+4=(X22X+2)(X2+2X+2)X^4 + 4 = (X^2 - 2X + 2)(X^2 + 2X + 2). Tak satu pun kuadratnya terbelah atas R\R (karena diskriminannya 4-4). Catatan: polinomial real yang tak tereduksikan berderajat 11 atau 22 — dan itu persis yang dikatakan teorema pemfaktorannya. Pemasangan konjugat yang sama dijalankan pada X4+1X^4 + 1, yang akarnya e±iπ/4\eu^{\pm\iu\pi/4} dan e±3iπ/4\eu^{\pm3\iu\pi/4}: masing-masing pasangan menyumbang X22cosθX+1X^2 - 2\cos\theta\,X + 1, sehingga

X4+1=(X22X+1)(X2+2X+1),X^4 + 1 = \bigl(X^2 - \sqrt2\,X + 1\bigr) \bigl(X^2 + \sqrt2\,X + 1\bigr) ,

yaitu kesamaan yang tak terlihat oleh usaha pemfaktoran yang naif atas Q\Q — itulah harga yang dibayar karena bersikeras memakai koefisien real (di sini bahkan irasional), dan ia masukan baku untuk mengintegralkan 1x4+1\frac1{x^4 + 1} pada Bab 15.

Baca dalam konteks →