Pembongkarannya menghasilkan zat gizi — komponen kecil yang siap masuk darah:
- gula (terutama glukosa, bahan bakar pada Proposisi 49.1), dari makanan bertepung dan manis;
- satuan kecil materi pembangun, dari daging, ikan, telur, produk susu dan kacang-kacangan — bata pembangunan pada Proposisi 18.1;
- satuan lemak — bahan bakar yang pekat sekaligus bahan bangunan;
- ditambah para penumpang yang tidak membutuhkan pembongkaran: vitamin, garam mineral, dan air itu sendiri.
Keluarga makanan pada Definisi 18.3 pada dasarnya adalah pemasok keluarga zat gizi ini — daftar belanja di balik daftar belanja.
Contoh
Contoh 50.5 (Satu makan siang, yang dirinci)
Makan siang seimbang pada Contoh 18.4, yang dibaca ulang sebagai zat gizi: pastanya — pati, yang dibongkar menjadi glukosa berliter-liter; ikannya — materi pembangun, yang dipotong menjadi satuannya; minyak pada buncisnya — satuan lemak; buncis dan apelnya — vitamin, mineral, air, ditambah serat. Seratnya, perhatikan, adalah perkecualian yang menegaskan sistemnya: tidak ada getah kita yang dapat memotongnya, sehingga ia tidak menyeberangi apa pun lalu meneruskan perjalanan — bagian besar sisanya (Proposisi 25.5), yang mengerjakan penyapuannya sendiri yang berguna.
Contoh 50.7 (Spesifikasinya lagi)
Luas, tipis, lembap, berlapis darah: jonjot ususnya persis memenuhi spesifikasi pada Proposisi 47.1 — untuk zat gizi alih-alih oksigen. Kantong paru-paru, umbai insang, jonjot usus: di mana pun tubuh harus memindahkan banyak hal menyeberangi sebuah perbatasan, ia membangun mesin yang sama. Kenali spesifikasinya sekali saja, dan kamu mengenalinya di mana-mana.