Sebuah hasil kali dalam pada adalah pemetaan yang bilinear, setangkup, dan tegas positif ( untuk ). Adapun ruang berdimensi hingga yang dilengkapi demikian disebut ruang Euklides. Sedangkan norma adalah , dan .
Contoh
Contoh 23.2
Pada : hasil kali kanoniknya . Pada : (dengan ketegasan positifnya adalah Teorema 15.7 (4)). Pada : , atau atas titik yang berbeda.
Contoh 23.3 (Sudut antara dua polinomial)
Sekali sebuah hasil kali dalam dipilih, sebarang dua vektor taknol mempunyai sudut, lewat (yaitu kosinus yang sah menurut Cauchy–Schwarz). Bagi dan pada :
yaitu sudut sekitar derajat — jadi pada , grafik dan “nyaris sejajar” dalam makna rerata kuadratnya, dan itulah sebabnya membuang arah yang terbagi itu (lewat Gram–Schmidt, di bawah) hanya menyisakan koreksi kecil .
Contoh 23.7 (Koordinat ortonormal, dengan periksa Parseval)
Jabarkanlah pada basis ortonormal Latihan 23.3,
Tak ada sistem yang perlu dipecahkan — hanya tiga hasil kali dalam:
Pengesahannya lewat rumus norma pada proposisinya:
Periksa jumlah kuadrat koordinat ini (yaitu kesamaan Parseval yang hingga) berongkos beberapa detik dan menangkap galat tanda dan penormalan nyaris pasti — jadikanlah ia kebiasaan kapan pun sebuah penjabaran ortonormal dihitung; adapun versi berdimensi takhingganya, bagi koefisien Fourier pada Contoh 23.14, merupakan teorema jilid Tahun 3.