Sebuah gaya disebut konservatif apabila usahanya antara dua titik sama sepanjang setiap lintasan (nol pada setiap perjalanan pulang pergi), dan tak konservatif sebaliknya. Berat dan gaya pegas (bagian berikutnya): konservatif. Gesekan gelincir tidak: karena berlawanan dengan geraknya, ia mengerjakan pada lintasan sepanjang — pungutan tiap meter, yang tidak pernah dikembalikan.
Contoh
Contoh 29.4 (Dua jalan setapak ke pondoknya)
Seorang pendaki menanjak melalui jalan curam sepanjang atau jalan berkelok. Beratnya memungut pada keduanya; gaya gesekan memungut pada yang satu, pada yang lain. Beratnya mengembalikan pungutannya saat menurun; tagihan gesekannya lenyap menjadi kalor, pada kedua arahnya.
Contoh 29.10 (Bandulnya, kali ini dengan jujur)
Sebutir beban bandul pada kawat sepanjang dilepaskan dari keadaan diam pada dari garis tegak. Tegangannya, yang tegak lurus geraknya, tak berdaya; beratnya konservatif: kekal pada busur yang melengkung itu, yang tahun lalu hanya dapat diperiksa. Bebannya bermula di atas, sehingga di dasarnya .