Chemistry · Buku 1 · Grades 1–12

Kimia Sekolah — Kelas 1 sampai 12

Kimia Sekolah — Kelas 1 sampai 12 · Grades 1–12

1Terbuat dari Apa Benda-Benda?

Lihatlah meja sarapan. Ada sendok, segelas susu, garpu, serbet, mangkuk, dan sebuah sweter yang tergantung di sandaran kursi. Banyak sekali bendanya, dan masing-masing terbuat dari sesuatu: sendoknya dari kayu, garpunya dari logam, gelasnya dari kaca, serbetnya dari kertas, mangkuknya dari plastik, sweternya dari wol. Satu meja penuh benda, tetapi semuanya terbuat dari segelintir bahan saja. Bab ini membahas bahan-bahan itu.

Meja sarapan: banyak benda, terbuat dari sedikit bahan.
Meja sarapan: banyak benda, terbuat dari sedikit bahan.

1.1 Benda dan bahan

Definisi 1.1 (Benda)

Sebuah benda adalah sesuatu yang dapat kita lihat dan sentuh, dan sering dapat kita pegang dan pakai: sendok, kursi, bola, jendela, sepatu.

Definisi 1.2 (Bahan)

Yang disebut bahan sebuah benda adalah apa yang membentuk benda itu. Sendok dapat terbuat dari kayu, dari logam, atau dari plastik: sendok adalah bendanya, kayu adalah bahannya.

Contoh 1.3 (Satu benda, tiga bahan)

Tiga sendok terletak berjajar. Bentuknya sama dan kegunaannya sama, jadi ketiganya benda yang sejenis. Tetapi yang satu terbuat dari kayu, yang satu dari logam, dan yang satu lagi dari plastik: tiga bahan yang berbeda.

Tiga sendok: benda yang sama, tiga bahan — kayu, logam, dan plastik.
Tiga sendok: benda yang sama, tiga bahan — kayu, logam, dan plastik.

Contoh 1.4 (Satu bahan, banyak benda)

Kayu adalah bahan sebuah pensil, kursi, pintu, kereta mainan, dan sendok kayu. Banyak benda yang berbeda dapat terbuat dari bahan yang sama.

Catatan 1.5 (Benda dari beberapa bahan)

Banyak benda terbuat dari lebih dari satu bahan. Gunting mempunyai bilah dari logam dan pegangan dari plastik. Pensil bagian luarnya kayu dan bagian dalamnya sebatang grafit kelabu. Jendela adalah kaca dalam bingkai kayu, logam, atau plastik.

1.2 Tujuh bahan yang umum

Proposisi 1.6 (Bahan di sekeliling kita)

Sebagian besar benda di sekitar kita terbuat dari beberapa bahan yang umum:

  • kayu: meja, kursi, pensil, pintu;
  • logam: garpu, kunci, paku, panci, sepeda;
  • kaca: jendela, stoples, botol, gelas;
  • plastik: mangkuk, botol, mainan, ember;
  • kertas dan karton: buku, serbet, kotak;
  • kain: pakaian, gorden, tas — dari wol, katun, atau benang lain;
  • batu: dinding, anak tangga, kerikil, patung.
Tujuh contoh bahan, dari kiri ke kanan: kayu, logam, kaca, plastik, kertas, kain (wol), dan batu.
Tujuh contoh bahan, dari kiri ke kanan: kayu, logam, kaca, plastik, kertas, kain (wol), dan batu.

Catatan 1.7 (Nama yang juga nama bahan)

Kaca jendela sering kita sebut “kaca” saja karena terbuat dari kaca, dan selembar kertas cukup disebut “kertas”. Nama bendanya dan nama bahannya menjadi sama. Kalau kita berbicara tentang bahan, yang kita maksud adalah zatnya, bukan bendanya.

1.3 Sifat-sifat bahan

Definisi 1.8 (Sifat bahan)

Yang disebut sifat bahan adalah sesuatu tentang bahan itu yang dapat kita ketahui dengan melihat, meraba, atau mengujinya: apakah bahan itu keras atau lunak? Dapatkah kita melihat menembusnya? Apakah magnet menariknya? Apakah ia terapung di air atau tenggelam?

Contoh 1.9 (Keras dan lunak)

Kerikil itu keras: kalau ditekan dengan ibu jari, tidak ada bekasnya. Syal wol itu lunak: ia mudah melengkung dan terlipat di tangan. Kayu, logam, kaca, dan batu keras; kain dan kertas lunak dan mudah dilipat.

Contoh 1.10 (Tembus pandang)

Kita dapat melihat kebun lewat jendela: kaca meneruskan cahaya, dan kita katakan kaca itu bening. Kita tidak dapat melihat menembus pintu kayu, dinding bata, atau panci logam. Sebagian plastik bening, seperti botol air minum; sebagian lagi tidak, seperti balok mainan merah.

Contoh 1.11 (Ditarik magnet)

Magnet menarik penjepit kertas dari baja, paku baja, atau kunci besi ke arahnya. Magnet tidak menarik kayu, kaca, plastik, kertas, kain, atau batu. Anehnya, magnet juga tidak menarik semua logam: kaleng minuman dari aluminium dan kawat tembaga tetap di tempatnya. Magnet menarik benda dari besi dan dari baja, yang sebagian besar terdiri atas besi.

Magnet mengangkat penjepit kertas dari baja. Kaleng aluminium dan cakram tembaga di atas meja tetap di tempatnya.
Magnet mengangkat penjepit kertas dari baja. Kaleng aluminium dan cakram tembaga di atas meja tetap di tempatnya.

Contoh 1.12 (Terapung dan tenggelam)

Masukkan beberapa benda ke dalam baskom berisi air. Balok kayu dan tutup botol plastik terapung. Kerikil, kelereng kaca, dan paku baja tenggelam ke dasar. Terapung atau tenggelamnya suatu benda juga merupakan sifat bahannya.

Di dalam baskom berisi air: balok kayu dan tutup plastik terapung; kerikil, kelereng kaca, dan paku baja tenggelam.
Di dalam baskom berisi air: balok kayu dan tutup plastik terapung; kerikil, kelereng kaca, dan paku baja tenggelam.

1.4 Mengelompokkan bahan

Metode 1.13 (Mengelompokkan menurut satu sifat)

Untuk mengelompokkan setumpuk benda:

  1. pilihlah satu pertanyaan, misalnya “Apakah magnet menariknya?”;
  2. ujilah setiap benda dan masukkan ke kelompok “ya” atau ke kelompok “tidak”;
  3. lalu, kalau kamu mau, kelompokkan lagi setiap kelompok dengan pertanyaan lain.

Satu pertanyaan sekali jalan: dengan begitu setiap benda mendapat tepat satu tempat.

Dua pertanyaan, dua lingkaran. Di dalam lingkaran biru: benda yang terbuat dari logam. Di dalam lingkaran jingga: benda yang ditarik magnet. Di dalam kedua lingkaran: benda dari besi atau baja. Di luar keduanya: semua benda lainnya.
Dua pertanyaan, dua lingkaran. Di dalam lingkaran biru: benda yang terbuat dari logam. Di dalam lingkaran jingga: benda yang ditarik magnet. Di dalam kedua lingkaran: benda dari besi atau baja. Di luar keduanya: semua benda lainnya.
benda (bahan)keras?tembus pandang?ditarik magnet?
balok (kayu)yatidaktidak
paku (baja)yatidakya
kelereng (kaca)yayatidak
tutup botol (plastik)yatidaktidak
lembaran (kertas)tidaktidaktidak
syal (wol)tidaktidaktidak
kerikil (batu)yatidaktidak

1.5 Bahan yang tepat untuk tugasnya

Proposisi 1.14 (Setiap bahan dipilih karena sifatnya)

Orang memilih bahan sebuah benda sesuai dengan apa yang harus dikerjakan benda itu:

  • jendela harus memasukkan cahaya: jendela dibuat dari kaca, yang bening;
  • jas hujan harus menahan hujan dan dapat dilipat: jas hujan dibuat dari plastik atau dari kain yang tidak dapat ditembus air;
  • panci tidak boleh meleleh di atas kompor: panci dibuat dari logam;
  • gagang panci tidak boleh membakar tangan: gagang itu sering dibuat dari kayu atau plastik keras, yang tidak sepanas logam;
  • bantal harus empuk: bantal dibuat dari kain yang diisi bulu atau serat.

Contoh 1.15 (Sebuah perahu)

Perahu mainan harus terapung. Perahu itu dapat dibuat dari kayu atau dari plastik. Perahu dari sebongkah batu pejal akan langsung tenggelam.

Catatan 1.16 (Kaca pecah)

Kaca itu keras, tetapi dapat pecah, dan pecahannya tajam. Kalau ada gelas yang pecah, orang dewasalah yang memungut pecahannya.

1.6 Latihan

Latihan 1.1 ★

Kursi itu benda atau bahan? Kayu itu benda atau bahan?

Solusi

Solusi Latihan 1.1.

Kursi adalah benda. Kayu adalah bahan: kursi dapat dibuat dari kayu.

Latihan 1.2 ★

Sebutkan bahan setiap benda berikut: kaca jendela, paku, kerikil, buku, kaus kaki.

Solusi

Solusi Latihan 1.2.

Kaca jendela: kaca. Paku: logam. Kerikil: batu. Buku: kertas. Kaus kaki: kain (wol atau katun).

Latihan 1.3 ★

Sebutkan dua benda dari kayu dan dua benda dari plastik.

Solusi

Solusi Latihan 1.3.

Kayu: pensil, pintu (atau kursi, meja). Plastik: mangkuk, ember (atau mainan, botol).

Latihan 1.4 ★

Carilah yang berbeda sendiri, dan katakan mengapa: sendok kayu, garpu logam, sendok plastik, kursi kayu. (Perhatikan bahannya.)

Solusi

Solusi Latihan 1.4.

Garpu logam: hanya garpu itu yang tidak terbuat dari kayu atau plastik. (Dua benda dari kayu dan satu dari plastik.)

Latihan 1.5 ★

Bahan mana yang tembus pandang: kayu, kaca, atau batu?

Solusi

Solusi Latihan 1.5.

Kaca: kaca itu bening.

Latihan 1.6 ★

Sebuah magnet didekatkan ke paku baja, kelereng kaca, dan balok kayu. Benda mana yang ditariknya?

Solusi

Solusi Latihan 1.6.

Paku baja. Magnet menarik besi dan baja, bukan kaca atau kayu.

Latihan 1.7 ★

Lihatlah gambar baskom. Berapa benda yang terapung? Berapa yang tenggelam?

Solusi

Solusi Latihan 1.7.

Dua benda terapung (balok kayu dan tutup plastik); tiga tenggelam (kerikil, kelereng, dan paku).

Latihan 1.8 ★

Gunting mempunyai bilah dan pegangan. Terbuat dari bahan apa setiap bagiannya? Apakah gunting terbuat dari satu bahan atau dua?

Solusi

Solusi Latihan 1.8.

Bilahnya dari logam, pegangannya dari plastik. Gunting itu terbuat dari dua bahan.

Latihan 1.9 ★

Lihatlah gambar dua lingkaran. Di lingkaran mana kaleng minuman berada? Mengapa kaleng itu tidak berada di lingkaran jingga?

Solusi

Solusi Latihan 1.9.

Di lingkaran biru: kaleng itu terbuat dari logam. Kaleng itu tidak berada di lingkaran jingga karena magnet tidak menariknya: kaleng itu terbuat dari aluminium, bukan dari besi atau baja.

Latihan 1.10 ★★

Mengapa jendela dibuat dari kaca, bukan dari kayu?

Solusi

Solusi Latihan 1.10.

Jendela harus memasukkan cahaya, dan kita harus dapat melihat menembus jendela. Kaca bening; kayu tidak.

Latihan 1.11 ★★

Sam ingin mengelompokkan 8 benda ini dengan pertanyaan “Apakah magnet menariknya?”: paku baja, penjepit kertas, kerikil, sendok kayu, kunci besi, kaleng minuman, kelereng kaca, dan kaus kaki wol. Berapa benda yang masuk kelompok “ya”? Berapa yang masuk kelompok “tidak”?

Solusi

Solusi Latihan 1.11.

“Ya”: paku, penjepit kertas, dan kunci, 3 benda. “Tidak”: kerikil, sendok, kaleng, kelereng, dan kaus kaki, 5 benda. 3+5=83 + 5 = 8: setiap benda mendapat tempatnya.

Istilah yang didefinisikan dalam bab ini

Lihat semua 852 istilah di glosarium