Chemistry · Buku 1 · Grades 1–12

Kimia Sekolah — Kelas 1 sampai 12

Kimia Sekolah — Kelas 1 sampai 12 · Grades 1–12

7Dari Bahan Baku sampai Daur Ulang

Sebuah kaleng minuman kosong dijatuhkan ke tempat sampah daur ulang. Sebuah truk membawanya ke pusat pemilahan, sebuah mesin memampatkannya menjadi balok bersama ribuan kaleng lain, sebuah tanur melelehkan balok-balok itu, dan beberapa minggu kemudian logam itu kembali ke rak toko sebagai kaleng baru. Dari mana logam itu berasal pada mulanya, dan mengapa kaleng bekas layak dilelehkan alih-alih membuat logam baru?

Yang sudah kamu ketahui

Benda adalah sesuatu yang dapat kita lihat dan sentuh; bahannya adalah apa yang membentuknya — kayu, logam, kaca, plastik, kertas, kain, batu (Bab 1). Pada perubahan kimia, zat-zat baru muncul dan tidak ada jalan kembali yang sederhana (Bab 6).

7.1 Bahan alami dan bahan buatan

Definisi 7.1 (Bahan alami dan bahan buatan)

Sebuah bahan alami dipakai hampir seperti ketika ditemukan di alam, hanya dipotong atau dibentuk: kayu, batu, katun, wol, kulit. Sebuah bahan buatan dibuat manusia dari zat-zat yang ditemukan di alam, dengan mengubahnya, sering kali dengan panas dan perubahan kimia: kaca, baja, aluminium, plastik, kertas, beton.

Contoh 7.2 (Dua meja)

Meja dari papan kayu jati terbuat dari bahan alami: kayunya hanya digergaji, diketam, dan dilem. Meja dengan daun meja kaca dan kaki baja terbuat dari bahan buatan: baik kaca maupun baja tidak ditemukan dalam bentuk itu di alam.

7.2 Bahan baku

Definisi 7.3 (Bahan baku dan bijih)

Yang disebut bahan baku adalah zat yang diambil dari alam untuk membuat bahan dan benda: pohon, pasir, batuan, minyak bumi, kapas, wol. Batuan yang darinya sebuah logam diambil disebut bijih.

Contoh 7.4 (Asal bahan-bahan)

  • kayu dan kertas berasal dari pohon;
  • kaca berasal dari pasir yang dipanaskan sangat kuat bersama soda dan batu kapur;
  • besi dan baja berasal dari bijih besi, batuan yang kemerahan;
  • aluminium berasal dari bauksit, bijih yang lain;
  • kebanyakan plastik berasal dari minyak bumi, yang dipompa dari dalam tanah;
  • katun berasal dari tanaman kapas, wol dari domba.
Bauksit, bijih aluminium, mengelilingi inti batuan yang belum lapuk. Foto: Werner Schellmann, CC BY-SA 2.5.
Tambang batu: batuan digali untuk dipakai sebagai bahan baku.
Bahan baku alami dari makhluk hidup: wol dari domba, kapas dari tanaman kapas.
Bahan baku alami dari makhluk hidup: wol dari domba, kapas dari tanaman kapas.

7.3 Dari bahan baku menjadi benda

Proposisi 7.5 (Membuat bahan mengubah bahan bakunya)

Mengubah bahan baku menjadi bahan buatan memerlukan energi — paling sering panas sebuah tanur — dan biasanya perubahan kimia: pasir menjadi kaca, bijih menjadi logam, minyak menjadi plastik. Perubahan ini tidak dapat dibalik begitu saja: kaca tidak kembali menjadi pasir.

Contoh 7.6 (Riwayat sebuah botol kaca)

Pasir, soda, dan batu kapur yang dihancurkan dipanaskan bersama di dalam tanur sampai melebur menjadi kaca. Kaca yang panas ditiup menjadi bentuk botol. Botol itu diisi, dijual, dan dikosongkan. Kalau dimasukkan ke wadah pengumpul botol, botol itu dihancurkan menjadi kepingan kecil, dilelehkan lagi, dan ditiup menjadi botol baru: kacanya dipakai lagi dan lagi.

Riwayat sebuah bahan. Lingkaran jingga adalah daur ulang: bahan dari benda lama menggantikan bahan baku baru.
Riwayat sebuah bahan. Lingkaran jingga adalah daur ulang: bahan dari benda lama menggantikan bahan baku baru.

7.4 Pemilahan dan daur ulang

Definisi 7.7 (Daur ulang)

Yang disebut daur ulang adalah mengumpulkan benda-benda bekas dan mengolah bahannya agar dapat dibuat menjadi benda baru, alih-alih dibuang.

Proposisi 7.8 (Mengapa mendaur ulang)

Daur ulang menghemat bahan baku, yang tidak perlu digali dari dalam tanah, dan sering kali menghemat energi. Membuat aluminium dari kaleng bekas hanya memerlukan sekitar seperdua puluh energi yang diperlukan untuk membuatnya dari bauksit. Daur ulang juga berarti lebih sedikit sampah di tempat pembuangan akhir.

Metode 7.9 (Memilah sampah untuk didaur ulang)

Daur ulang dimulai dengan pemilahan, di mana pun sampah dibuang:

  1. botol dan stoples kaca di satu tempat sampah;
  2. kaleng logam, kertas dan karton, serta botol plastik di tempat sampah yang disediakan kota untuk masing-masing (warna tempat sampah berbeda dari satu tempat ke tempat lain);
  3. yang tidak dapat didaur ulang bersama sampah lainnya.

Setiap bahan didaur ulang dengan caranya sendiri, jadi sebuah tempat sampah hanya boleh berisi bahan yang memang diperuntukkan baginya.

Empat tempat sampah pemilahan, satu untuk setiap bahan. (Warna tempat sampah yang sebenarnya berbeda dari kota ke kota.)
Empat tempat sampah pemilahan, satu untuk setiap bahan. (Warna tempat sampah yang sebenarnya berbeda dari kota ke kota.)
Kaca yang dihancurkan di pabrik daur ulang, siap dilelehkan.
Bongkahan kaleng aluminium yang dipampatkan.

7.5 Sampah dan sumber daya

Definisi 7.10 (Sumber daya)

Yang disebut sumber daya adalah apa saja yang diambil dari alam dan dipakai manusia: air, kayu, bijih, minyak, pasir. Sebuah sumber daya terbarukan tumbuh kembali atau datang kembali dengan sendirinya dalam rentang hidup manusia, seperti kayu dari hutan yang ditanami kembali atau wol dari domba. Bijih dan minyak bumi tidak terbarukan: sekali digali dan dipakai, keduanya habis.

Proposisi 7.11 (Kurangi, gunakan kembali, daur ulang)

Agar sumber daya bertahan lama, orang dapat melakukan, dengan urutan ini:

  1. kurangi: memakai lebih sedikit benda, misalnya lebih sedikit pembungkus;
  2. gunakan kembali: memakai benda yang sama lagi, seperti stoples kaca yang diisi ulang atau tas yang dibawa kembali ke toko;
  3. daur ulang: mengubah bahannya menjadi benda baru.

Daur ulang ditempatkan terakhir karena masih memerlukan energi dan mesin; sampah terbaik adalah sampah yang tidak pernah dibuat.

7.6 Latihan

Latihan 7.1 ★

Alami atau buatan? Kayu, kaca, wol, baja, plastik, batu.

Solusi

Solusi Latihan 7.1.

Alami: kayu, wol, batu. Buatan: kaca, baja, plastik.

Latihan 7.2 ★

Sebutkan bahan baku dari: selembar kertas, stoples kaca, kaus katun, botol plastik.

Solusi

Solusi Latihan 7.2.

Kertas: kayu (pohon). Kaca: pasir (bersama soda dan batu kapur). Katun: tanaman kapas. Plastik: minyak bumi.

Latihan 7.3 ★

Apa itu bijih? Sebutkan bijih aluminium.

Solusi

Solusi Latihan 7.3.

Batuan yang darinya sebuah logam diambil. Aluminium berasal dari bauksit.

Latihan 7.4 ★

Di tempat sampah mana kamu memasukkan: stoples selai kosong, koran, kaleng minuman, botol air minum plastik?

Solusi

Solusi Latihan 7.4.

Stoples di tempat sampah kaca, koran bersama kertas dan karton, kaleng bersama logam, botol bersama botol plastik.

Latihan 7.5 ★

Lihatlah gambar riwayat sebuah bahan. Apa yang digantikan oleh lingkaran jingga?

Solusi

Solusi Latihan 7.5.

Bahan baku baru: bahan daur ulang dipakai menggantikan pasir, bijih, atau minyak yang diambil dari alam.

Latihan 7.6 ★

Terbarukan atau tidak: kayu, minyak bumi, wol, bijih besi, kapas?

Solusi

Solusi Latihan 7.6.

Terbarukan: kayu (jika ditanami kembali), wol, kapas. Tidak terbarukan: minyak bumi, bijih besi.

Latihan 7.7 ★

Mengapa kaca tidak dapat diubah kembali menjadi pasir dengan mendinginkannya?

Solusi

Solusi Latihan 7.7.

Membuat kaca dari pasir adalah perubahan kimia: sesuatu yang baru terbentuk, dan tidak ada jalan kembali yang sederhana.

Latihan 7.8 ★

Berikan satu cara mengurangi, satu cara menggunakan kembali, dan satu cara mendaur ulang.

Solusi

Solusi Latihan 7.8.

Misalnya: mengurangi — membeli buah tanpa bungkus plastik; menggunakan kembali — mengisi ulang stoples kaca; mendaur ulang — memasukkan kaleng minuman ke tempat sampah logam.

Latihan 7.9 ★

Mengapa tempat sampah kaca hanya boleh berisi kaca?

Solusi

Solusi Latihan 7.9.

Setiap bahan didaur ulang dengan caranya sendiri: kepingan bahan lain akan merusak kaca yang dilelehkan.

Latihan 7.10 ★★

Membuat aluminium dari kaleng bekas memerlukan sekitar seperdua puluh energi yang diperlukan untuk membuatnya dari bauksit. Sebuah pabrik memakai 20 satuan energi untuk membuat sejumlah aluminium dari bauksit. Kira-kira berapa satuan yang akan dipakainya untuk membuat jumlah yang sama dari kaleng bekas?

Solusi

Solusi Latihan 7.10.

Seperdua puluh dari 20 satuan: kira-kira 20÷20=120 \div 20 = 1 satuan energi.

Latihan 7.11 ★★

Mengapa “kurangi” ditempatkan sebelum “daur ulang”?

Solusi

Solusi Latihan 7.11.

Daur ulang tetap memerlukan energi, mesin, dan pengangkutan; benda yang tidak pernah dibuat menghemat bahan bakunya dan seluruh energi itu.

Istilah yang didefinisikan dalam bab ini

Lihat semua 852 istilah di glosarium