Biology · Buku 1 · Grades 1–9

Biologi Sekolah Dasar dan Menengah Pertama

Biologi Sekolah Dasar dan Menengah Pertama · Grades 1–9

13Merawat Alam

Sesudah piknik, satu keluarga meninggalkan padang rumput persis seperti keadaan yang ditemuinya; keluarga yang lain meninggalkan kantong, tutup botol dan sebuah sarang semut yang terinjak-injak. Kelinci, semut dan bunga aster di padang rumput itu tidak dapat meminta kita berhati-hati — tetapi mereka makhluk hidup yang berbagi tempat dengan kita, dan cara kita berperilaku di alam berarti bagi mereka. Merawat alam dapat dipelajari siapa pun, pada umur berapa pun.

13.1 Alam adalah tempat makhluk hidup tinggal

Definisi 13.1 (Alam dan lingkungan)

Yang disebut alam adalah dunia makhluk hidup beserta sekelilingnya: padang rumput, hutan, kolam, laut — serta udara, air dan tanah yang menjadi sandarannya. Sekeliling yang menjadi sandaran sebuah makhluk hidup disebut lingkungannya.

Contoh 13.2 (Segalanya adalah rumah seseorang)

Sebatang kayu lapuk di hutan tampak seperti sampah — padahal ia sebuah istana: kumbang di bawah kulit kayunya, kutu kayu di bawahnya, lumut di atasnya, seekor landak yang melewati musim dingin di rongganya. Tendang ia berkeping-keping untuk bersenang-senang, dan empat rumah tangga kehilangan rumahnya. Di alam, hampir segalanya adalah rumah, makanan, atau perlindungan bagi seseorang.

Batang kayu lapuk yang sebenarnya sebuah istana: lumut di atapnya, jamur di dindingnya, seekor kumbang di lorongnya.
Batang kayu lapuk yang sebenarnya sebuah istana: lumut di atapnya, jamur di dindingnya, seekor kumbang di lorongnya.

Catatan 13.3 (Kita bagian darinya)

Manusia juga makhluk hidup: udara yang kita hirup, air yang kita minum dan makanan yang kita makan semuanya datang dari alam. Merawatnya bukan sekadar berbaik hati kepada kelinci — ia berarti menjaga dunia yang darinya kita sendiri hidup, seperti dikatakan Bab 11 tentang setiap habitat.

13.2 Apa yang merusak, apa yang menolong

Proposisi 13.4 (Tindakan kecil, kerusakan nyata)

Di alam, kerusakan jarang datang dari keinginan berbuat jahat — ia datang dari tidak berpikir:

  • sampah bertahan bertahun-tahun dan dapat menjerat atau meracuni hewan;
  • memetik setiap bunga menyisakan nol bunga yang membuat biji — dan nol bunga bagi lebah;
  • teriakan keras dan kejar-kejaran menakuti hewan sehingga menjauh dari makanan dan anaknya;
  • tepian yang terinjak, batu yang terbalik dan dahan yang patah masing-masing membatalkan sebuah rumah kecil.

Bukti. Diterima tanpa bukti pada tingkat ini.

Contoh 13.5 (Tutup botolnya)

Sebuah tutup plastik yang terjatuh tidak berarti bagi kita dan bertahan di padang rumput selama bertahun-tahun yang amat panjang — cukup panjang bagi orang dewasa untuk punya anak yang menemukan tutup yang sama. Alam tidak punya truk sampah: apa pun yang kita tinggalkan, tetap tinggal.

Metode 13.6 (Aturan bagi pengunjung)

Ketika berada di alam:

  1. bawa pulang semua sampahmu — semuanya;
  2. amati bunga, serangga dan sarang alih-alih mengumpulkannya; petiklah paling banyak beberapa bunga yang biasa, jangan pernah seluruh rumpunnya;
  3. kembalikan setiap batu dan batang kayu yang kamu balikkan — ada yang tinggal di bawahnya;
  4. tetaplah di jalan setapak di dekat tempat yang rapuh seperti tepian sungai;
  5. amati hewan dari jauh, dengan tenang, dan biarkan anaknya tidak terganggu.

Tinggalkan tempatnya sehingga tidak seorang pun dapat menyadari bahwa kamu pernah di situ.

Contoh 13.7 (Menolong dengan sengaja)

Merawat dapat melampaui sekadar tidak merusak. Sepiring kecil air pada gelombang panas, satu sudut kebun yang liar dibiarkan tak dipangkas, biji untuk burung pada musim dingin, sebuah kolam sekolah seperti kolam pada Contoh 11.8: masing-masing memberi sebagian makhluk hidup makanan, air atau rumah yang telah hilang dari mereka.

13.3 Memilah dan menghemat

Proposisi 13.8 (Sampah dapat dikembalikan)

Banyak dari apa yang kita buang dapat dipakai lagi. Pemilahan sampah — kaca dengan kaca, kertas dengan kertas, kulit sayuran ke komposnya — membuat botol menjadi botol baru dan kulit sayuran menjadi tanah, alih-alih semuanya menumpuk. Dan apa yang dihemat — air, kertas, listrik — sama sekali tidak pernah menjadi sampah.

Bukti. Diterima tanpa bukti pada tingkat ini.

Contoh 13.9 (Tempat kompos)

Bonggol apel dan kulit wortel, di dalam tempat kompos, perlahan berubah menjadi tanah gelap yang gembur — dengan pertolongan cacing, kutu kayu dan makhluk hidup yang terlalu kecil untuk dilihat. Musim semi berikutnya, tanah itu memberi makan tomatnya. Tidak ada yang terbuang; kulit sayurannya kembali ke daur kehidupan.

Catatan 13.10 (Tangan kecil ikut berarti)

Mematikan keran sambil menyikat gigi, memakai kedua sisi kertas, tempat komposnya, sampah yang dibawa pulang: masing-masing kecil, dan jutaan orang melakukannya — atau tidak. Alam dirawat, atau dirusak, sebagian besar melalui pilihan kecil sehari-hari seperti pilihanmu.

13.4 Latihan

Latihan 13.1

Apa itu lingkungan sebuah makhluk hidup? Sebutkan tiga hal di lingkunganmu yang datang dari alam.

Solusi

Solusi Latihan 13.1.

Sekeliling yang menjadi sandaran sebuah makhluk hidup. Misalnya: udara yang kita hirup, air yang kita minum, makanan yang kita makan — semuanya dari alam.

Latihan 13.2

Siapa saja yang dapat kehilangan rumahnya ketika sebatang kayu lapuk ditendang berkeping-keping? Sebutkan tiga penghuni dari Contoh 13.2.

Solusi

Solusi Latihan 13.2.

Misalnya: kumbang di bawah kulit kayunya, kutu kayu di bawah batang kayunya, lumut di atasnya, landak yang melewati musim dingin di rongganya.

Latihan 13.3

Sebutkan empat aturan pengunjung pada Metode 13.6.

Solusi

Solusi Latihan 13.3.

Misalnya: bawa pulang semua sampah; amati alih-alih mengumpulkan, dan jangan pernah memetik seluruh rumpun; kembalikan setiap batu atau batang kayu yang dibalikkan; tetaplah di jalan setapak di dekat tempat yang rapuh; amati hewan dengan tenang dari jauh dan biarkan anaknya tidak terganggu.

Latihan 13.4

Mengapa sampah harus pulang bersama kita? Jawablah dengan tutup botol pada Contoh 13.5.

Solusi

Solusi Latihan 13.4.

Karena alam tidak punya truk sampah: apa yang kita tinggalkan tetap tinggal — sebuah tutup plastik selama bertahun-tahun yang amat panjang, cukup panjang untuk menjerat atau meracuni hewan dan tetap tergeletak di situ ketika anak-anak hari ini sudah dewasa.

Latihan 13.5

Mengapa kita tidak boleh memetik seluruh bunga sebuah rumpun? Berikan kedua alasan pada Proposisi 13.4.

Solusi

Solusi Latihan 13.5.

Kalau dipetik sampai habis, rumpunnya tidak dapat membuat biji — sehingga tahun depan tidak ada bunga aster di situ — dan lebahnya kehilangan bunga tempatnya mencari makan.

Latihan 13.6

Apa yang terjadi pada bonggol apel di dalam tempat kompos? Siapa yang mengerjakannya, dan apa yang kita peroleh pada akhirnya?

Solusi

Solusi Latihan 13.6.

Mereka melapuk perlahan menjadi tanah gelap yang gembur. Cacing, kutu kayu dan makhluk hidup yang terlalu kecil untuk dilihat mengerjakannya; pada akhirnya kita memperoleh kompos — tanah baik yang memberi makan tumbuhan tahun depan.

Latihan 13.7

Sebutkan dua cara menolong alam dengan sengaja, dari Contoh 13.7.

Solusi

Solusi Latihan 13.7.

Misalnya: sepiring kecil air pada gelombang panas, sudut kebun yang liar dan tak dipangkas, biji untuk burung pada musim dingin, menggali sebuah kolam kecil.

Latihan 13.8

Cobalah: pada jalan-jalanmu berikutnya, hitung potongan sampah yang kamu lihat (tanpa menyentuh yang berbahaya). Jenis mana yang paling sering? Ke mana seharusnya tiap jenis itu pergi?

Solusi

Solusi Latihan 13.8.

Jawaban terbuka. Bungkus dan botol plastik biasanya menang. Tiap jenisnya seharusnya pulang bersama pemiliknya — lalu masuk ke tempat pemilahan yang tepat.

Latihan 13.9 ★★

Di kolam, Emma ingin membawa pulang tiga ekor berudu dalam sebuah toples “supaya mereka tumbuh dengan aman”. Dengan memakai bab ini dan Latihan 11.10, apa yang akan kamu sarankan sebagai gantinya?

Solusi

Solusi Latihan 13.9.

Biarkan berudunya di kolam: kolamnya menyimpan segala yang mereka butuhkan — air kolam, makanan, ruang untuk menumbuhkan kaki — dan toples tidak. Kalau Emma ingin menolong, ia dapat mengamati mereka di situ sepanjang musim semi, menjaga tepiannya tidak terinjak, dan barangkali menolong membuat habitat kolam baru seperti kolam sekolahnya.

Latihan 13.10 ★★

“Satu tutup botol tidak berarti apa-apa.” Pakai Catatan 13.10 untuk menjawab: apa yang terjadi ketika sejuta pengunjung masing-masing memikirkan kalimat yang sama — ke arah yang buruk, dan ke arah yang baik?

Solusi

Solusi Latihan 13.10.

Sejuta “tidak berarti apa-apa” ke arah yang buruk adalah sebuah padang rumput yang terkubur tutup botol — kerusakan kecil berlipat ganda. Ke arah yang baik, sejuta perhatian kecil — sampah yang dibawa pulang, keran yang dimatikan, sampah yang dipilah — menjumlah dengan sama pastinya: alam sebagian besar dirawat melalui pilihan yang persis sekecil itu.

Istilah yang didefinisikan dalam bab ini

Lihat semua 479 istilah di glosarium