Biology · Buku 1 · Grades 1–9

Biologi Sekolah Dasar dan Menengah Pertama

Biologi Sekolah Dasar dan Menengah Pertama · Grades 1–9

63Pewarisan Sifat

Foto keluarga adalah data biologi. Dagu nenek pada anak balitanya, rambut ikal ibunya yang tidak muncul pada satu anak pun, satu kakak jangkung dan satu lagi tidak — keserupaan mengalir di dalam keluarga, dan begitu pula perbedaannya. Buku ini sudah bersandar pada kenyataan itu bertahun-tahun (anak kuda pada Catatan 23.3, adik-kakak pada Proposisi 54.5); bab pembuka tahun ini akhirnya mempelajarinya: apa persisnya yang diwariskan, apa yang tidak, dan apa yang dapat kita simpulkan dari pola keserupaan keluarganya.

Data biologi, edisi sepia: keserupaan dan perbedaan, yang mengalir menuruni angkatannya.
Data biologi, edisi sepia: keserupaan dan perbedaan, yang mengalir menuruni angkatannya.

63.1 Sifat, dan asalnya

Definisi 63.1 (Sifat)

Sebuah sifat adalah ciri apa pun pada seorang individu yang dapat diperikan: warna mata, golongan darah, bentuk cuping telinga, tinggi badan, suara nyanyian, sebuah parut. Seluruh kumpulan sifat individunya dibangun oleh dua kerja: apa yang diwariskan, dan apa yang ditambahkan lingkungan dan kehidupannya (dunia pada Definisi 28.1, yang bekerja pada satu tubuh).

Definisi 63.2 (Pewarisan sifat)

Yang disebut pewarisan sifat adalah penerusan sifat dari induk kepada keturunannya lewat reproduksi — lewat, sebagaimana diperlihatkan Bab 54, dua sel tunggal. Sifat yang lewat dengan cara ini adalah sifat turunan: warna mata dan golongan darah termasuk; parut dan telinga bertindik tidak, seberapa lama pun dipakai. Uji pemilahannya adalah gametnya: apa yang tak dapat diangkut dua sel, tak dapat diteruskan keluarganya.

Contoh 63.3 (Memilah sebuah album keluarga)

Foto sang kakek: hidungnya yang khas — turunan, itu dia lagi pada bibi dan sepupunya; kulitnya yang cokelat terbakar sebagai petani — perolehan, cucunya yang bekerja di kantor tidak punya; tingginya — sebagian keduanya, sebab cucunya melampauinya pada kerangka yang sama, disuapi tahun yang lebih kaya (Proposisi 18.1); kepiawaian biolanya — bukan turunan sebagai keterampilan (Contoh 60.6: sinapsisnya dilatih, bukan diteruskan), walaupun keluarga pemusiknya memberi tahu kita bahwa sesuatu yang lebih halus sedang bekerja pada apa yang diteruskan: mungkin bakatnya, tidak pernah kabel terlatihnya sendiri.

Proposisi 63.4 (Turunan dan perolehan)

Kedua kerjanya terpisah pada tiga uji:

  1. pola keluarganya: sifat turunan berulang menembus pohonnya di sepanjang garis reproduksinya; sifat perolehan mengikuti kehidupannya (semua pelautnya terbakar matahari, siapa pun orang tuanya);
  2. hadir sejak awalnya: golongan darahnya dipatok pada pembuahan; kulit terbakar dan keterampilannya dibangun sesudahnya;
  3. penerusannya: anak orang yang diamputasi punya anggota geraknya; anak binaragawan mulai tanpa latihan. Sifat perolehan mati bersama pemerolehnya — gametnya tidak mengangkutnya.

Sebagian besar sifat yang terlihat — tinggi badan, perawakan, bahkan perangai — ditenun dari kedua kerjanya, rentang yang diwariskan dan pengisian yang dijalani.

Bukti. Diterima tanpa bukti pada tingkat ini.

63.2 Membaca pola keluarganya

Contoh 63.5 (Sifat yang melompat)

Sebagian polanya membingungkan pada pandangan pertama: dua orang tua bermata cokelat dengan seorang anak bermata biru; sifat neneknya tidak ada pada satu anak pun namun kembali pada seorang cucunya. Melompat itu lazim, dan ia membawa sebuah kesimpulan yang berat: seorang tua dapat meneruskan apa yang tidak diperlihatkannya. Petunjuk sifat itu berjalan tersembunyi menembus satu angkatan — sehingga yang diwariskan bukanlah sifatnya sendiri melainkan sesuatu yang menentukannya, terangkut tanpa terlihat.

Proposisi 63.6 (Apa yang dipaksakan polanya kepada kita)

Tiga kesimpulan, masing-masing dipaksa sebuah pengamatan:

  1. karena sifat perolehan tidak lewat, yang lewat pastilah penentu — petunjuk untuk membangun sifatnya, bukan sifatnya sendiri;
  2. karena sifatnya melompati angkatan, penentunya dapat diangkut tanpa terlihat: tiap individu mengangkut lebih banyak daripada yang ditampilkannya;
  3. karena setiap anak menerima dari kedua orang tuanya lewat dua gamet (Proposisi 54.2), tiap orang tua menyumbangkan sebuah pilihan dari penentunya — dan pilihannya berbeda dari anak ke anak, kalau tidak adik-kakaknya akan serupa (pengocokan pada Proposisi 54.5, kini ditemukan tempatnya: ia pengocokan atas penentunya).

Bukti. Diterima tanpa bukti pada tingkat ini.

Catatan 63.7 (Pertanyaan yang ditimbulkannya)

Album keluarganya sudah menyudutkan kita pada sebuah pertanyaan yang menakjubkan. Di suatu tempat di dalam hampir-tidak-ada-apa-apanya sel sperma (Contoh 57.2 — sebuah inti sel yang padat dan sebuah ekor) berjalan petunjuk untuk sebuah hidung, sebuah golongan darah, sebuah warna mata — dapat diangkut tanpa diperlihatkan, dapat dipilih separuh-separuh, dapat dibaca oleh tubuh yang sedang tumbuh. Di mana ia berada, dan terbuat dari apa? Anatomi spermanya sudah menunjuk jawabannya: segala yang dikirim ayahnya muat di dalam sebuah inti sel (Catatan 29.6 menjanjikan bahwa titik itu penting). Dua bab berikutnya membukanya.

Metode 63.8 (Mengaudit sebuah sifat)

Untuk sifat apa pun, jalankan ketiga ujinya:

  1. petakan pada pohon keluarganya: apakah ia mengikuti garis reproduksinya, atau kehidupan dan kebiasaannya?
  2. tanggali: dipatok sejak awalnya, atau dibangun di sepanjang jalannya?
  3. terapkan uji gametnya: dapatkah dua sel mengangkutnya? (sebuah parut tidak; golongan darah ya);
  4. vonisnya: turunan, perolehan, atau — yang paling lazim — sebuah rentang turunan, yang dijalani.

63.3 Latihan

Latihan 63.1

Rumuskan sifat dan pewarisan sifat, lalu berikan uji pemilahannya dalam satu frasa.

Solusi

Solusi Latihan 63.1.

Sifat adalah ciri apa pun pada seorang individu yang dapat diperikan; pewarisan sifat adalah penerusan sifat dari induk kepada keturunannya lewat reproduksi. Uji pemilahannya: apa yang tak dapat diangkut dua gamet, tak dapat diteruskan keluarganya.

Latihan 63.2

Golongkan: golongan darah; telinga bertindik; bintik-bintik; bahasa Prancis yang lancar; bentuk cuping telinga.

Solusi

Solusi Latihan 63.2.

Golongan darah: turunan. Telinga bertindik: perolehan. Bintik-bintik: kecenderungan turunan, dijalani di bawah matahari (kedua kerjanya). Bahasa Prancis yang lancar: perolehan. Bentuk cuping telinga: turunan.

Latihan 63.3

Nyatakan ketiga uji pada Proposisi 63.4.

Solusi

Solusi Latihan 63.3.

Pola keluarganya (berulang di sepanjang garis reproduksinya, atau mengikuti kehidupannya); hadir sejak awalnya (dipatok pada pembuahan, atau dibangun sesudahnya); penerusannya (lewat kepada anaknya, atau mati bersama pemerolehnya).

Latihan 63.4

Mengapa anak binaragawan mulai tanpa latihan? Apa yang diperlihatkannya?

Solusi

Solusi Latihan 63.4.

Karena otot yang terlatih adalah perolehan — dibangun oleh pemakaian, bukan diangkut gamet. Ia memperlihatkan bahwa apa yang ditambahkan sebuah kehidupan pada sebuah tubuh tidak tertulis pada apa yang diteruskan reproduksinya.

Latihan 63.5

Sebuah sifat yang melompat membuktikan seorang tua dapat apa?

Solusi

Solusi Latihan 63.5.

Meneruskan apa yang tidak diperlihatkannya: penentu sifat itu berjalan tersembunyi menembus dirinya, lalu muncul ke permukaan satu angkatan kemudian.

Latihan 63.6

Mengapa yang diwariskan haruslah penentu alih-alih sifatnya? Satu kalimat.

Solusi

Solusi Latihan 63.6.

Karena sifatnya sendiri (sebuah dagu, sebuah golongan darah) tak dapat menumpang di dalam dua sel tunggal — yang menumpang pastilah petunjuk untuk membangunnya.

Latihan 63.7 ★★

Tinggi badan berjalan lebih tinggi pada cucunya di kerangka yang sama. Uraikan kedua kerja pada kalimat itu.

Solusi

Solusi Latihan 63.7.

Turunan: rentang tinggi badan yang disarankan kerangkanya — cucunya menerima penentu keluarganya. Dijalani: suapan yang lebih kaya mengisi rentangnya lebih jauh — tambahan lingkungannya di atas warisannya.

Latihan 63.8 ★★

Jelaskan mengapa adik-kakak berbeda, dalam bahasa penentunya — dan mengapa kembar identik (Latihan 58.10) tidak.

Solusi

Solusi Latihan 63.8.

Tiap anak menerima pilihan yang berbeda dari penentu tiap orang tuanya — pengocokannya membagikan gabungan yang baru pada tiap pembuahan. Kembar identik terbelah sesudah satu pembuahan: satu pembagian, dua pembangunan — sehingga perangkat penentunya serupa.

Latihan 63.9 ★★

Jalankan Metode 63.8 pada: (a) uban dini yang berulang pada sebuah keluarga; (b) daya tahan seorang pemain sepak bola.

Solusi

Solusi Latihan 63.9.

(a) Mengikuti pohonnya, muncul pada usia keluarganya tanpa peduli pekerjaan atau kotanya, masuk akal diangkut gamet: turunan. (b) Dibangun oleh latihan, mengikuti olahraganya bukan orang tuanya, tidak ada gamet yang mengangkut daya tahan: perolehan — di atas sebuah rentang turunan perawakan dan jantungnya (Proposisi 49.7 membangun apa yang hanya dirangka pewarisan sifatnya).

Latihan 63.10 ★★

Kasus biolanya: apa yang mungkin diteruskan keluarga pemusiknya, kalau tidak pernah keterampilan terlatihnya? Bedakan dengan cermat.

Solusi

Solusi Latihan 63.10.

Tidak pernah keterampilannya — sinapsisnya dilatih ulang pada tiap kehidupan. Yang mungkin lewat: bahan mentah bakatnya — telinga, ketangkasan, perangai — sebuah rentang turunan yang lalu diisi rumah tangga pemusiknya dengan latihan, ajaran dan teladan (saluran penerusan yang kedua, yaitu hidup bersama).

Latihan 63.11 ★★

Dua orang tua bermata cokelat, seorang anak bermata biru — dan tetangganya meragukan keluarganya. Belalah keluarganya dengan logika Contoh 63.5.

Solusi

Solusi Latihan 63.11.

Melompat adalah pewarisan sifat yang berperilaku wajar: tiap orang tua dapat mengangkut penentu mata birunya tanpa memperlihatkannya lalu meneruskannya; dua salinan tersembunyi semacam itu yang bertemu pada satu anak menampilkan sifatnya. Polanya membuktikan pengangkutan-tanpa-memperlihatkan — bukan apa pun tentang kejujuran keluarganya.

Latihan 63.12 ★★★

Dari anatomi sel spermanya saja (Contoh 57.2), berhujahlah tentang di mana penentu ayahnya pasti duduk — dan ukuran apa yang disiratkannya bagi petunjuk seorang manusia utuh.

Solusi

Solusi Latihan 63.12.

Segala yang diteruskan ayahnya menumpang di dalam sel spermanya, dan sel sperma itu adalah sebuah ekor dan sebuah inti sel yang padat — sehingga penentunya pasti duduk di dalam inti selnya. Dan karena petunjuk pihak ayah bagi seorang manusia utuh muat di dalam sebuah bungkusan yang berukuran seperseribu milimeter, petunjuknya pasti tertulis pada kekecilan molekul — sebuah tulisan yang lebih halus daripada struktur sel mana pun yang diperlihatkan mikroskop sekolahnya.

63.4 Soal: Sang Ahli Silsilah Desa

Soal 63.1

Soal akhir pekan — tiga angkatan, satu buku besar sifat

Seorang ahli silsilah desa memberi catatan pada pohon keluarga parokinya dengan sifat: “dagu kapel” (sebuah dagu khas yang berulang selama seabad), kidal, batuk paru berdebu tepung para pembuat rotinya, golongan darah dari daftar donornya, dan wajah terbakar matahari para gembalanya.

Bagian I — Memilah buku besarnya.

  1. Pilahlah kelima sifatnya dengan Metode 63.8, beserta uji yang menentukan bagi masing-masing.
  2. Batuknya mengikuti toko rotinya, bukan keluarganya: menikah masuk membawanya, pindah pergi kehilangannya. Uji yang mana ini, sedang bekerja?
  3. Dagu kapelnya melompati angkatan tengah pada dua cabang. Tariklah kesimpulan yang dipaksakannya.
  4. Golongan darahnya kadang mengejutkan daftarnya: seorang anak bergolongan O dari orang tua bergolongan A dan B. Apa yang pasti diangkut tiap orang tuanya?

Bagian II — Bacaan penentunya.

  1. Tulis ulang seabad dagunya dalam bahasa penentu: apa yang sebenarnya berjalan menuruni empat angkatan, di dalam kendaraan yang mana (Definisi 63.2)?
  2. Mengapa para sepupu pembawa dagunya berbeda dalam segala hal lainnya? Temukan pengocokannya.
  3. Sang ahli silsilah tidak menemukan satu kasus pun — dalam seabad — tentang sebuah parut, sebuah pekerjaan atau sebuah bahasa yang lewat kepada seorang bayi. Nyatakan penyamarataannya, dan alasannya setingkat mekanisme.
  4. Kembar satu keluarga serupa sampai ke dagunya dan lebih jauh lagi. Apa yang disimpulkan buku besarnya tentang permulaannya (Catatan 32.7)?

Bagian III — Ceramahnya.

  1. Sang ahli silsilah berceramah: “parokinya meneruskan dua warisan — satu lewat gamet, satu lewat hidup bersama.” Tetapkan kelima sifat buku besarnya pada kedua salurannya.
  2. “Kita masing-masing menampilkan lebih sedikit daripada yang kita angkut.” Belalah dari buku besarnya, dua kali.
  3. Seorang pendengar bertanya, secara ragawi petunjuk pada saluran gametnya itu apa. Berikan jawaban jujur pada Catatan 63.7 — letaknya diketahui, isinya bab berikutnya.
  4. Tutuplah ceramahnya dengan vonis satu baris auditnya atas kasus yang paling lazim: sebagian besar sifat adalah apa, yang dijalani bagaimana?
Solusi

Solusi Soal 63.1.

1. Dagu kapelnya: turunan (pola keluarganya, hadir sejak awalnya). Kidalnya: kecenderungan turunan (mengikuti keluarganya secara longgar, dipatok awal). Batuk pembuat rotinya: perolehan (mengikuti pekerjaannya). Golongan darahnya: turunan (dipatok pada pembuahan, dapat diangkut gamet). Wajah terbakarnya: perolehan (mengikuti kehidupan penggembalaannya).

2. Uji pola keluarganya: sifatnya terpeta pada garis sebuah pekerjaan, bukan pada garis reproduksinya — menikah masuk memperolehnya, pindah pergi kehilangannya, tanpa gamet yang terlibat.

3. Bahwa sebuah penentu dapat diangkut tanpa diperlihatkan: angkatan tengahnya meneruskan petunjuk dagunya sambil menampilkan dagu yang lain.

4. Tiap orang tua mengangkut, di samping penentu golongan yang diperlihatkannya, sebuah penentu golongan O yang tersembunyi — dan anaknya menerima kedua yang tersembunyi itu. Pengangkutan tanpa diperlihatkan, dengan tinta daftarnya sendiri.

5. Bukan dagunya melainkan penentunya — petunjuk untuk membangunnya — yang berjalan di dalam satu-satunya kendaraan yang dipunyai reproduksinya: satu sel telur dan satu sel sperma tiap angkatan, empat serah terima dalam seabadnya.

6. Pada pilihannya: tiap pembuahan membagikan penentu dagu yang sama itu di samping pilihan separuh-separuh yang baru atas segala hal lainnya — kartu yang sama, tangan yang berbeda.

7. Sifat perolehan tidak pernah diteruskan. Alasannya: ia dibangun di dalam jaringan tubuhnya oleh kehidupannya, dan gametnya — dua sel, yang hanya mengangkut penentu — tidak punya cara untuk mencatatnya.

8. Satu pembuahan, yang terbelah kemudian: satu pembagian penentu yang dibangun dua kali — kembar identik pada Catatan 32.7, disahkan oleh keserupaan pada buku besarnya.

9. Saluran gametnya: dagunya, golongan darahnya, kecenderungan kidalnya. Saluran hidup bersamanya: batuknya (udara toko rotinya), terbakarnya wajah (cuaca perbukitannya) — dan, dari bab albumnya, bahasa, pekerjaan dan keterampilannya.

10. Dari lompatannya: angkatan tengahnya mengangkut dagunya tanpa memperlihatkan. Dari daftar darahnya: orang tua yang memperlihatkan A dan B mengangkut O tanpa memperlihatkan. Dua kali pula, pengangkutannya melampaui penampilannya.

11. Secara ragawi: ia duduk di dalam inti sel gametnya — sejauh itu sudah dibuktikan anatomi spermanya. Terbuat dari apa ia, dan bagaimana bungkusan sekecil itu menuliskan buku sebesar itu, justru itulah pertanyaan bab berikutnya.

12. Sebagian besar sifat adalah rentang turunan yang dijalani: gametnya membagikan rangkanya, kehidupannya menggambarnya penuh.

Istilah yang didefinisikan dalam bab ini

Lihat semua 479 istilah di glosarium