Trigonometri bermula pada segitiga siku-siku, tetapi rumah sejatinya adalah lingkaran satuan, tempat kosinus dan sinus menjadi fungsi dari sebarang bilangan real. Bab ini memasang radian, pelilitan garis bilangan real pada lingkaran, nilai eksak yang harus dihafal, dan kesimetrian yang membangkitkan semua identitas klasiknya. Telaah cos dan sin sebagai fungsi — variasi, turunan — dilakukan pada Bab 24.
14.1 Radian dan pelilitan
Definisi 14.1(Radian)
Misalkan C lingkaran berjari-jari 1 yang berpusat di titik asal O, dan I(1,0). Ukuran radian sebuah sudut pusat C adalah panjang busur yang dipotongnya pada C. Karena keliling lingkaran penuhnya 2π:
360∘=2π rad,180∘=π rad,1 rad=π180∘≈57.3∘.
Metode 14.2(Mengonversi)
Derajat dan radian sebanding: kalikan dengan 180π untuk beralih dari derajat ke radian, dan dengan π180 untuk arah sebaliknya. Misalnya 60∘=60×180π=3π, dan 43π=43×180∘=135∘.
Definisi 14.3(Melilitkan garis pada lingkaran)
Kepada setiap bilangan realt, kaitkan titik M(t) pada C yang diperoleh dengan berjalan sejauh ∣t∣ sepanjang lingkaran dari I, berlawanan arah jarum jam bila t≥0, dan searah jarum jam bila t<0. Karena kelilingnya 2π, bilangan t dan t+2kπ (k∈Z) mencapai titik yang sama: M(t+2kπ)=M(t).
Contoh 14.4
M(0)=I; M(2π)=(0,1), yaitu puncak lingkarannya; M(π)=(−1,0); M(−2π)=(0,−1); lalu M(49π)=M(4π+2π)=M(4π).
14.2 Kosinus dan sinus
Definisi 14.5(Kosinus dan sinus)
Untuk setiap bilangan realt, kosinus dan sinus dari t adalah koordinat titik M(t) pada lingkaran satuan:
M(t)=(cost,sint).
Lingkaran satuan: bilangan realt, yang dililitkan berlawanan arah jarum jam dari I, mendarat di titik M(t) yang koordinatnyamendefinisikancost dan sint.
Proposisi 14.6(Sifat pertama)
Untuk semua t∈R dan k∈Z:
−1≤cost≤1,−1≤sint≤1,cos2t+sin2t=1,
cos(t+2kπ)=cost,sin(t+2kπ)=sint.
Bukti.M(t) terletak pada lingkaran satuan, sehingga koordinatnya berada antara −1 dan 1, dan koordinat itu memenuhi persamaan lingkarannya x2+y2=1, yaitu identitas cos2t+sin2t=1. Kaperiodikannya menyatakan ulang M(t+2kπ)=M(t) (Definisi 14.3). ∎
Contoh 14.7
Jika sint=53 dan t∈[2π,π] (kuadran kedua), maka cos2t=1−259=2516, sehingga cost=±54; pada kuadran kedua absisnya negatif, jadi cost=−54.
Nilai yang harus dihafal:
t
0
6π
4π
3π
2π
[6pt] cost
1
23
22
21
0
[6pt] sint
0
21
22
23
1
Catatan 14.8
Kiat mengingatnya: sinusnya terbaca 20,21,22,23,24, dan kosinusnya adalah daftar yang sama dalam urutan terbalik.
Bukti. Setiap barisnya menyatakan sebuah kesimetrian lingkaran.
M(−t) adalah cerminan M(t) terhadap sumbu x: absisnya tidak berubah, ordinatnya berganti tanda.
M(π−t) adalah cerminan M(t) terhadap sumbu y: berjalan mundur dari π sejauh t mendarat berseberangan (secara mendatar) dengan berjalan maju dari 0 sejauh t. Absisnya berganti tanda, ordinatnya tidak berubah.
M(π+t) terletak diametral berseberangan dengan M(t) (setengah putaran): kedua koordinatnya berganti tanda.
M(2π−t) adalah cerminan M(t) terhadap garis diagonal y=x, yang menukar kedua koordinatnya. ∎
Keempat titik berelasinya: M(−t) mencerminkan M(t) terhadap sumbu x, M(π−t) terhadap sumbu y, dan M(π+t) terletak diametral berseberangan. Setiap identitas pada Proposisi 14.9 terbaca dari gambar ini.
Contoh 14.10
cos32π=cos(π−3π)=−cos3π=−21, dan sin67π=sin(π+6π)=−sin6π=−21. Tabel berisi lima nilai itu, yang diperluas oleh kesimetriannya, meliputi seluruh lingkaran.
Bukti. Dua titik pada lingkaran satuan berabsis sama tepat ketika keduanya berimpit atau saling mencerminkan terhadap sumbu x; menurut Proposisi 14.9, cerminan M(a) adalah M(−a). Jadi cost=cosa berarti M(t)=M(a) atau M(t)=M(−a), yaitu t=±a sampai pada kelipatan 2π. Serupa dengan itu, ordinat yang sama berarti titiknya berimpit atau saling mencerminkan terhadap sumbu y, dan cerminan M(a) adalah M(π−a). ∎
Metode 14.12(Menyelesaikan cost=c pada sebuah interval)
Carilah satu sudut a dengan cosa=c, dari tabel nilai yang sudah dikenal.
Tulislah penyelesaian umumnya t=±a+2kπ (Teorema 14.11).
Pilihlah bilangan bulatk yang mendarat di dalam interval yang diminta, lalu daftarkan penyelesaiannya.
Lakukan hal serupa untuk sint=c dengan t=a+2kπ atau t=π−a+2kπ.
Contoh 14.13
Selesaikan cost=21 pada (−π,π]. Satu penyelesaian cosa=21 adalah a=3π. Penyelesaian umumnya adalah t=3π+2kπ dan t=−3π+2kπ. Di dalam (−π,π], hanya k=0 yang menyumbang: t∈{−3π,3π}.
Selesaikan sint=−22 pada [0,2π). Satu sudutnya adalah a=−4π; penyelesaiannya t=−4π+2kπ dan t=π+4π+2kπ=45π+2kπ. Di [0,2π): t=47π (dari k=1) dan t=45π.
Menyelesaikan cost=21: garis tegak x=21 (jingga) memotong lingkaran satuan di dua titik, yang setangkup terhadap sumbu x — karena itulah kedua keluarga penyelesaiannya t=±3π+2kπ.
14.5 Latihan
Latihan 14.1★
Konversikan ke radian: 30∘, 45∘, 120∘, 270∘. Konversikan ke derajat: 5π, 65π, 47π, 92π.
Solusi
Solusi Latihan 14.1.
Ke radian: 30∘=6π, 45∘=4π, 120∘=32π, 270∘=23π.
Ke derajat: 5π=36∘, 65π=150∘, 47π=315∘, 92π=40∘.
Latihan 14.2★
Tempatkan pada lingkaran satuan titik M(t) untuk
t=32π,t=−4π,t=617π,t=−27π,
setelah masing-masing disusutkan ke sebuah nilai di (−π,π] modulo 2π.
Solusi
Solusi Latihan 14.2.
32π dan −4π sudah berada di (−π,π]: berturut-turut di kuadran kedua dan kuadran keempat.
617π−2π=65π: kuadran kedua, dekat dengan sumbu x negatif.
−27π+4π=2π: puncak lingkarannya, yaitu (0,1).
Latihan 14.3★
Dengan memakai tabel dan sudut berelasi, berikan nilai eksak
cos43π,sin65π,cos(−3π),sin34π,cos611π.
Solusi
Solusi Latihan 14.3.
cos43π=cos(π−4π)=−cos4π=−22.
sin65π=sin(π−6π)=sin6π=21.
cos(−3π)=cos3π=21.
sin34π=sin(π+3π)=−sin3π=−23.
cos611π=cos(−6π+2π)=cos6π=23.
Latihan 14.4★
Diberikan cost=135 dengan t∈(−2π,0), hitunglah sint secara eksak.
Solusi
Solusi Latihan 14.4.
sin2t=1−cos2t=1−16925=169144, sehingga sint=±1312. Pada (−2π,0) (kuadran keempat) ordinatnya negatif: jadi sint=−1312.
cost=23: satu penyelesaiannya 6π, sehingga t=±6π (pergeseran sebesar 2kπ keluar dari intervalnya).
sint=21: t=6π atau t=π−6π=65π.
cost=−1: satu-satunya titik yang berabsis −1 adalah M(π), jadi t=π.
Latihan 14.7★★
Selesaikan pada [0,2π):
sint=−23,cost=0,2sint+1=0.
Solusi
Solusi Latihan 14.7.
sint=−23: dari a=−3π, keluarganya adalah −3π+2kπ dan π+3π+2kπ; di [0,2π): t=34π dan t=35π.
cost=0: t=2π dan t=23π.
2sint+1=0 berarti sint=−21: dari a=−6π, di [0,2π): t=67π dan t=611π.
Latihan 14.8★★
Selesaikan pada Rpersamaancos2t=cost. (Pakailah Teorema 14.11 dengan a=t, lalu bahaslah kedua keluarga penyelesaiannya.)
Solusi
Solusi Latihan 14.8.
Menurut Teorema 14.11, cos2t=cost berarti 2t=t+2kπ atau 2t=−t+2kπ, yaitu t=2kπ atau t=32kπ (k∈Z). Keluarga pertamanya termuat dalam yang kedua (ambil k kelipatan 3), sehingga himpunan penyelesaiannya
S={32kπ:k∈Z}
— pada lingkarannya, yaitu ketiga titik M(0), M(32π), M(34π).
Sebuah roda berjari-jari 30 cm menggelinding tanpa tergelincir. Sudut berapa (dalam radian, lalu dalam derajat) yang ditempuhnya ketika sepedanya maju 1.5 m? Sejauh apa sepeda itu maju selama satu putaran penuh rodanya?
Solusi
Solusi Latihan 14.10.
Menggelinding tanpa tergelincir berarti panjang busurnya sama dengan jarak yang ditempuh: rθ=150 cm memberi θ=30150=5 rad =5×π180≈286.5∘. Satu putaran penuh memajukan sepedanya sejauh kelilingnya, 2π×30=60π≈188.5 cm, sekitar 1.88 m.
Latihan 14.11★★★
Selesaikan pada (−π,π] pertidaksamaan cost≤21. (Sketsalah lingkaran satuannya, tandai daerah yang absisnya paling besar 21, lalu bacalah interval nilai t-nya.)
Solusi
Solusi Latihan 14.11.
Pada lingkaran satuan, titik yang berabsis tepat 21 adalah M(±3π). Titik yang berabsis paling besar21 membentuk busur di sebelah kiri garis tegak x=21, yang dilalui ketika t berjalan dari 3π sampai π, atau dari −π sampai −3π. Jadi, pada (−π,π]:
S=(−π,−3π]∪[3π,π].
(Titik ujung ±3π termasuk karena pertidaksamaannya takmurni.)
14.6 Soal: Kincir ria dan pasang surut
Soal 14.1
Soal akhir pekan — radian sebagai jarak gelinding, dan lingkaran satuan sebagai jam induk setiap gejala berkala
Sebuah kincir ria membawamu mengelilingi lingkaran; pasang surut membawa air pelabuhan naik dan turun pada lingkaran matematis yang sama. Setiap gejala yang berkala — roda, pasang surut, bunyi, musim — membaca jadwalnya dari lingkaran satuan bab ini (Definisi 14.5), dan persamaan pada Metode 14.12 memberitahukan waktunya secara tepat. Soal ini mengonversi, melilit, memodelkan dan menyelesaikan — lalu di sepanjang jalan itu menuntaskan mengapa matematikawan mengukur sudut dalam radian.
Konversikan ke radian: 30∘, 135∘, 300∘; lalu ke derajat: 43π, 65π (Metode 14.2).
Inti radian: sebuah busur bersudut t (dalam radian) pada lingkaran berjari-jari r berpanjang tepat rt. Busur berapa yang dipotong sudut 2radian pada lingkaran berjari-jari 3 m? (Tanpa π di mana pun — itulah intinya.)
Sebuah roda berjari-jari 30 cm menggelinding 1 km tanpa tergelincir. Berapa radian yang telah ditempuhnya, dan berapa putaran penuh?
Tempatkan pada lingkaran satuan lalu hitunglah secara eksak: cos32π, sin(−4π), dan cos619π (susutkan modulo 2π lebih dahulu; Proposisi 14.9).
Sebuah sudut t∈(2π,π) memenuhi sint=53. Dengan memakai cos2t+sin2t=1 dan kuadrannya, carilah cost dan tant.
Bagian II — Kincir ria. Sebuah kincir raksasa berjari-jari 60 m, dengan porosnya 65 m di atas tanah, dan berputar sekali setiap 30 menit. Kamu naik di titik terendah pada waktu t=0 (dalam menit), sehingga tinggimu menuruti
h(t)=65−60cos(15πt).
Berikan alasan rumusnya: periksalah sudut yang ditempuh setelah t menit, tingginya di t=0, lalu jelaskan tanda minusnya.
Hitunglah tinggimu pada t=7.5, t=15 dan t=20 menit (nilai eksaknya).
Pada waktu berapa kamu pertama kali berada di 95 m? (Selesaikan h(t)=95 dengan Metode 14.12.)
Pada selang waktu mana selama perjalanan itu kamu berada paling sedikit 95 m di atas tanah — dan berapa lama seluruhnya? (Bandingkan Latihan 14.11.)
Di mana tingginya berubah paling cepat? Bandingkan kenaikan selama menit pertama (h(1)−h(0)) dengan kenaikan antara menit 7 dan 8, lalu rumuskan pengamatannya (perkakas yang membuatnya eksak — turunan sinusoida — tiba pada tahun berikutnya).
Giliran sang insinyur: rancanglah rumus tinggi sebuah kincir dengan tinggi maksimum40 m, tinggi minimum4 m dan kala 12 menit, dengan penumpang naik di bawah pada t=0.
Bagian III — Pasang surut dan kesimetrian lingkaran. Di sebuah pelabuhan, kedalaman airnya dalam meter, t jam setelah tengah malam, adalah
d(t)=7+3sin(6πt).
Berikan kedalaman maksimum dan minimumnya, waktu keduanya pertama kali terjadi, dan kala pasang surutnya.
Sebuah kapal barang memerlukan 8.5 m air. Selesaikan d(t)≥8.5 pada [0,12): pada jendela waktu mana kapal itu dapat masuk, dan berapa lama jendela itu? Kapan jendela berikutnya terbuka?
Turunkan ulang dua identitas sudut berelasi langsung dari kesimetrian lingkaran — sin(π−t)=sint (cerminan terhadap sumbu tegak) dan cos(π+t)=−cost (setengah putaran) — lalu nyatakan identitas pelengkapnya cos(2π−t)=sint.
Paritas (dengan kosakata Soal 11.1): golongkan sin, cos, dan t↦sint+t3 sebagai genap atau ganjil, dengan bukti satu baris dari lingkarannya.
Selesaikan pada [0,2π): 2sin2t−sint−1=0. (Sebuah bentuk kuadrat dalam samaran: faktorkan seperti pada Soal 10.1, lalu bacalah lingkarannya.)
Bagian IV — Sudut milik matematikawan.
Berapa derajat 1radian? Lalu sebuah jebakan kalkulator: mana yang lebih besar, sin(1) (mode radian) atau sin(1∘) — dan kira-kira berapa kali lipat? Apa moralnya bagi penyetelan kalkulator?
Selesaikan cost=sint pada [0,2π), dengan memakai lingkarannya (di mana absis dan ordinatnya sama?).
Untuk sudut kecil, busur dan sinusnya hampir berimpit: bandingkan sin(0.1) dengan 0.1 (lima angka desimal), lalu berikan galat nisbinya. “Hampiran sudut kecil” ini mengemudikan kapal dan bandul; teorema di baliknya (tsint→1) menjadi bintang bab limit tahun berikutnya.
Penutup — lingkaran satuan itu sebagai jam induk, satu kalimat untuk setiap butir: radian mengubah sudut menjadi bilangan yang jujur (busur = jari-jari × sudut); kosinus dan sinus adalah bayangan dan tinggi jarum jamnya; kesimetrian lingkarannya adalah identitasnya; menyelesaikan cost=c membaca waktu dari jam itu; dan setiap gejala berkala — roda, pasang surut, bunyi — adalah jam ini yang mengenakan busana.
Solusi
Solusi Soal 14.1.
1.30∘=6π; 135∘=43π; 300∘=35π. Lalu 43π=135∘; 65π=150∘.
2. Panjangnya rt=3×2=6 m. Radian membuat panjang busur menjadi hasil kali yang polos — derajat akan menyeret 180π ke dalam setiap rumus.
3.Radian yang ditempuh =jari-jarijarak=0.301000≈3333 rad; dibagi 2π: sekitar 530 putaran penuh.
4.cos32π=−21; sin(−4π)=−22; 619π−2π=67π, sehingga cos619π=cos67π=−23.
5.cos2t=1−259=2516; pada kuadran kedua kosinusnya negatif: cost=−54, dan tant=−4/53/5=−43.
6. Dalam t menit kincirnya berputar 30t×2π=15πt. Di t=0: h=65−60=5 m — yaitu peron naik di bawah (tinggi poros dikurangi jari-jari). Tanda minusnya menempatkanmu di bawah poros ketika sudut yang ditempuh 0.
7.h(7.5)=65−60cos2π=65 m (setinggi porosnya); h(15)=65+60=125 m (puncaknya); h(20)=65−60cos34π=65+30=95 m.
8.65−60cos15πt=95 memberi cos15πt=−21: penyelesaian pertamanya 15πt=32π, yaitu t=10 menit.
9.cos15πt≤−21 untuk 15πt∈[32π,34π], yaitu t∈[10,20]: sepuluh menit perjalanan di atas 95 m, setangkup terhadap puncaknya di t=15.
10. Menit pertama:
h(1)−h(0)=60(1−cos15π)≈1.3 m.
Antara menit 7 dan 8:
60(cos157π−cos158π)≈12.5 m
— hampir sepuluh kali lebih banyak. Tingginya berubah paling cepat ketika melewati ketinggian poros dan melambat di dekat dasar dan puncaknya: sinusoidanya curam di tengah, mendatar di ujung ekstremnya.
11. Jari-jarinya =240−4=18 m, porosnya di 4+18=22 m, kalanya 12 menit: h(t)=22−18cos(6πt).
12.Maksimumnya7+3=10 m ketika sin6πt=1: pertama kali di t=3 (pukul 03.00); minimumnya4 m pertama kali di t=9; kalanya π/62π=12 jam.
13.sin6πt≥21 untuk 6πt∈[6π,65π]: t∈[1,5] — jendela empat jam dari pukul 01.00 sampai 05.00, yang terbuka lagi satu kala kemudian, t∈[13,17] (pukul 13.00 sampai 17.00).
14. Cermin terhadap sumbu tegak mengirim titik bersudut t ke titik bersudut π−t, dan mempertahankan ordinatnya: sin(π−t)=sint. Setengah putaran terhadap pusatnya mengirim t ke π+t, dan meniadakan kedua koordinatnya: cos(π+t)=−cost. Lalu cermin terhadap diagonalnya menukar absis dan ordinat: cos(2π−t)=sint — yaitu “ko” pada sudut yang saling berpenyiku.
15.sin(−t)=−sint: ganjil (grafiknya setangkup setengah putaran); cos(−t)=cost: genap (setangkup cermin). Lalu sint+t3 adalah jumlah dua fungsi ganjil: jadi ganjil.
16. Faktorkan: (2sint+1)(sint−1)=0: sint=1 memberi t=2π; sint=−21 memberi t=67π dan t=611π. Jadi tiga penyelesaian pada lingkarannya.
17.1 rad =π180≈57.3∘. Jadi sin(1)≈0.841 sedangkan sin(1∘)≈0.0175: hampir 50 kali lipat. Moralnya: periksalah tanda modenya sebelum memercayai tampilan trigonometri mana pun.
18.Absis sama dengan ordinat pada diagonalnya: t=4π dan t=45π.
19.sin(0.1)=0.09983… terhadap 0.1: galat nisbinya sekitar 0.17%. Untuk sudut kecil, tali busurnya memeluk busurnya — dan limit tsint→1 tahun berikutnya persis merupakan pengamatan ini yang dijadikan sebuah teorema.
20.Radian: sudut = busur pada lingkaran satuan, sehingga sudut dihitung seperti panjang. Kosinus dan sinus: koordinat jarum jamnya — bayangan di tanah, tinggi di dinding. Kesimetrian lingkarannya: seluruh katalog identitas, yang terbaca dari cermin dan setengah putaran. Persamaancost=c: jadwal jam itu, dengan lingkarannya memperlihatkan semua penyelesaian sekaligus. Busananya: kincirnya mengenakan 65−60cos, pasang surutnya mengenakan 7+3sin — jam yang sama, matematika yang sama.