Mathematics · Buku 2 · Grades 10–12

Matematika Sekolah Menengah Atas

Matematika Sekolah Menengah Atas · Grades 10–12

5Geometri Koordinat

Gagasan besar Descartes adalah memerikan titik dengan pasangan bilangan, sehingga soal geometri berubah menjadi perhitungan. Hanya dengan dua rumus — titik tengah dan jarak — orang dapat membuktikan bahwa sebuah segitiga sama kaki, bahwa sebuah segi empat adalah jajargenjang, atau bahwa tiga titik segaris, tanpa menarik satu pun garis bantu.

5.1 Koordinat pada bidang

Definisi 5.1 (Sistem koordinat)

Sebuah sistem koordinat pada bidang terdiri atas sebuah titik asal OO dan dua sumbu berskala yang melalui OO: sumbu xx yang mendatar dan sumbu yy yang tegak. Setiap titik MM lalu mempunyai sepasang koordinat (x,y)(x, y) yang tunggal: absis xx dan ordinat yy. Sistem itu disebut ortonormal apabila kedua sumbunya tegak lurus dan membawa satuan panjang yang sama. Semua sistem dalam bab ini bersifat ortonormal.

Setiap titik pada bidang ditentukan oleh dua bilangan: absisnya dahulu (mendatar), lalu ordinatnya (tegak).
Setiap titik pada bidang ditentukan oleh dua bilangan: absisnya dahulu (mendatar), lalu ordinatnya (tegak).

5.2 Titik tengah sebuah ruas garis

Proposisi 5.2 (Rumus titik tengah)

Misalkan A(xA,yA)A(x_A, y_A) dan B(xB,yB)B(x_B, y_B). Titik tengah II ruas garis [AB][AB] berkoordinat

I(xA+xB2, yA+yB2).I\left(\frac{x_A + x_B}{2},\ \frac{y_A + y_B}{2}\right).

Bukti. Tinjaulah koordinat mendatarnya. Dari AA ke BB, absisnya berubah sebesar xBxAx_B - x_A; titik di tengah jalan berabsis

xA+xBxA2=2xA+xBxA2=xA+xB2,x_A + \frac{x_B - x_A}{2} = \frac{2x_A + x_B - x_A}{2} = \frac{x_A + x_B}{2},

yaitu rata-rata kedua absisnya. Perhitungan yang sama berlaku untuk ordinatnya.

Contoh 5.3

Dengan A(1,4)A(-1, 4) dan B(5,2)B(5, -2), titik tengah [AB][AB] adalah

I(1+52, 4+(2)2)=I(2,1).I\left(\frac{-1 + 5}{2},\ \frac{4 + (-2)}{2}\right) = I(2, 1).

Rumus itu berjalan mundur juga: jika A(1,4)A(-1, 4) dan titik tengahnya I(2,1)I(2, 1), maka BB memenuhi 1+xB2=2\frac{-1 + x_B}{2} = 2 dan 4+yB2=1\frac{4 + y_B}{2} = 1, jadi xB=5x_B = 5 dan yB=2y_B = -2: titik BB adalah pencerminan AA terhadap II.

5.3 Jarak antara dua titik

Teorema 5.4 (Rumus jarak)

Pada sistem ortonormal, jarak antara A(xA,yA)A(x_A, y_A) dan B(xB,yB)B(x_B, y_B) adalah

AB=(xBxA)2+(yByA)2.AB = \sqrt{(x_B - x_A)^2 + (y_B - y_A)^2}.

Bukti. Misalkan CC titik (xB,yA)(x_B, y_A): tingginya sama dengan AA dan absisnya sama dengan BB, sehingga segitiga ACBACB bersudut siku-siku di CC. Kedua sisi sikunya adalah ruas garis mendatar dan tegak, dengan panjang AC=xBxAAC = \abs{x_B - x_A} dan CB=yByACB = \abs{y_B - y_A}. Menurut teorema Pythagoras,

AB2=AC2+CB2=(xBxA)2+(yByA)2,AB^2 = AC^2 + CB^2 = (x_B - x_A)^2 + (y_B - y_A)^2,

lalu menarik akar kuadratnya (kedua ruas taknegatif) memberi rumus tadi.

Rumus jarak adalah teorema Pythagoras yang diterapkan pada segitiga siku-siku ACB yang dibangun pada sisi mendatar dan sisi tegak.
Rumus jarak adalah teorema Pythagoras yang diterapkan pada segitiga siku-siku ACBACB yang dibangun pada sisi mendatar dan sisi tegak.

Contoh 5.5

Dengan A(1,1)A(1, 1) dan B(5,3)B(5, 3):

AB=(51)2+(31)2=16+4=20=25.AB = \sqrt{(5-1)^2 + (3-1)^2} = \sqrt{16 + 4} = \sqrt{20} = 2\sqrt 5 .

Jarak biasanya dibiarkan dalam bentuk eksak (dengan akar); bulatkan hanya di akhir sekali bila jawaban desimal memang diperlukan.

Catatan 5.6

Urutan titiknya tidak berpengaruh: (xAxB)2=(xBxA)2(x_A - x_B)^2 = (x_B - x_A)^2. Namun jangan lupakan kuadratnya! Jaraknya bukan xBxA+yByA\abs{x_B - x_A} + \abs{y_B - y_A}.

5.4 Memakai kedua rumus dalam geometri

Metode 5.7 (Jenis sebuah segitiga)

Diberikan tiga titik AA, BB, CC lewat koordinatnya:

  1. hitunglah ketiga kuadrat panjangnya AB2AB^2, AC2AC^2, BC2BC^2 dengan rumus jarak (mempertahankan kuadratnya menghindarkan akar);
  2. dua kuadrat panjang yang sama \Rightarrow segitiganya sama kaki;
  3. jika kuadrat panjang terbesarnya sama dengan jumlah dua yang lain, segitiga itu siku-siku di titik sudut yang berhadapan dengan sisi terpanjangnya, menurut kebalikan teorema Pythagoras.

Contoh 5.8

Misalkan A(0,1)A(0, 1), B(4,3)B(4, 3) dan C(2,3)C(2, -3). Maka

AB2=(40)2+(31)2=16+4=20,AC2=(20)2+(31)2=4+16=20,BC2=(24)2+(33)2=4+36=40.\begin{align*} AB^2 &= (4-0)^2 + (3-1)^2 = 16 + 4 = 20, \\ AC^2 &= (2-0)^2 + (-3-1)^2 = 4 + 16 = 20, \\ BC^2 &= (2-4)^2 + (-3-3)^2 = 4 + 36 = 40 . \end{align*}

Pertama, AB2=AC2AB^2 = AC^2, jadi AB=ACAB = AC: segitiga itu sama kaki di AA. Lebih lanjut AB2+AC2=40=BC2AB^2 + AC^2 = 40 = BC^2, jadi menurut kebalikan teorema Pythagoras segitiga itu juga siku-siku di AA.

Metode 5.9 (Mengenali jajargenjang)

Sebuah segi empat ABCDABCD adalah jajargenjang tepat ketika kedua diagonalnya [AC][AC] dan [BD][BD] mempunyai titik tengah yang sama. Jadi: hitunglah kedua titik tengah itu dengan rumus titik tengah lalu bandingkan.

Contoh 5.10

Misalkan A(1,0)A(-1, 0), B(2,2)B(2, 2), C(5,1)C(5, 1) dan D(2,1)D(2, -1). Titik tengah [AC][AC] adalah (1+52,0+12)=(2,12)\left(\frac{-1+5}{2}, \frac{0+1}{2}\right) = (2, \frac12); titik tengah [BD][BD] adalah (2+22,212)=(2,12)\left(\frac{2+2}{2}, \frac{2-1}{2}\right) = (2, \frac12). Keduanya berimpit, jadi ABCDABCD adalah jajargenjang.

ABCD adalah jajargenjang karena kedua diagonalnya berbagi titik tengah yang sama, yaitu I(2, 1/2).
ABCDABCD adalah jajargenjang karena kedua diagonalnya berbagi titik tengah yang sama, yaitu I(2,12)I(2, \frac12).

5.5 Latihan

Latihan 5.1

Misalkan A(2,5)A(2, 5) dan B(4,1)B(-4, 1). Hitunglah koordinat titik tengah [AB][AB] dan jarak ABAB.

Solusi

Solusi Latihan 5.1.

Titik tengah: (2+(4)2,5+12)=(1,3)\left(\frac{2 + (-4)}{2}, \frac{5 + 1}{2}\right) = (-1, 3). Jaraknya:

AB=(42)2+(15)2=36+16=52=213.AB = \sqrt{(-4 - 2)^2 + (1 - 5)^2} = \sqrt{36 + 16} = \sqrt{52} = 2\sqrt{13}.

Latihan 5.2

Misalkan A(3,2)A(3, -2) dan I(1,2)I(1, 2). Carilah koordinat titik BB sehingga II menjadi titik tengah [AB][AB].

Solusi

Solusi Latihan 5.2.

II titik tengah [AB][AB] berarti 3+xB2=1\frac{3 + x_B}{2} = 1 dan 2+yB2=2\frac{-2 + y_B}{2} = 2, jadi xB=1x_B = -1 dan yB=6y_B = 6: B(1,6)B(-1, 6).

Latihan 5.3

Di antara titik P(4,1)P(4, 1), Q(3,2)Q(-3, 2) dan R(0,5)R(0, -5), manakah yang terdekat ke titik asal O(0,0)O(0,0)? Jawablah dengan jarak eksak.

Solusi

Solusi Latihan 5.3.

OP=16+1=17OP = \sqrt{16 + 1} = \sqrt{17}; OQ=9+4=13OQ = \sqrt{9 + 4} = \sqrt{13}; OR=0+25=5=25OR = \sqrt{0 + 25} = 5 = \sqrt{25}. Karena 13<17<2513 < 17 < 25 dan akar kuadrat bersifat naik, QQ yang terdekat ke titik asal.

Latihan 5.4

Gambarlah titik A(1,2)A(1, 2), B(5,4)B(5, 4), C(7,0)C(7, 0) pada kertas berpetak, lalu tunjukkan lewat perhitungan bahwa segitiga ABCABC sama kaki. Apakah siku-siku?

Solusi

Solusi Latihan 5.4.

Kuadrat panjangnya:

AB2=(51)2+(42)2=16+4=20,BC2=(75)2+(04)2=4+16=20,AC2=(71)2+(02)2=36+4=40.\begin{align*} AB^2 &= (5-1)^2 + (4-2)^2 = 16 + 4 = 20, \\ BC^2 &= (7-5)^2 + (0-4)^2 = 4 + 16 = 20, \\ AC^2 &= (7-1)^2 + (0-2)^2 = 36 + 4 = 40 . \end{align*}

AB=BCAB = BC: segitiga itu sama kaki di BB. Lebih lanjut AB2+BC2=40=AC2AB^2 + BC^2 = 40 = AC^2: menurut kebalikan teorema Pythagoras segitiga itu juga siku-siku di BB.

Latihan 5.5 ★★

Misalkan A(2,1)A(-2, 1), B(1,3)B(1, 3), C(4,1)C(4, 1) dan D(1,1)D(1, -1).

  1. Tunjukkan bahwa ABCDABCD adalah jajargenjang.
  2. Hitunglah ABAB dan BCBC. Apakah ABCDABCD belah ketupat (semua sisinya sama)?
  3. Hitunglah ACAC dan BDBD. Apakah ABCDABCD persegi panjang (diagonalnya sama)?
Solusi

Solusi Latihan 5.5.

1. Titik tengah [AC][AC]: (2+42,1+12)=(1,1)\left(\frac{-2+4}{2}, \frac{1+1}{2}\right) = (1, 1); titik tengah [BD][BD]: (1+12,3+(1)2)=(1,1)\left(\frac{1+1}{2}, \frac{3+(-1)}{2}\right) = (1, 1). Titik tengahnya sama: ABCDABCD adalah jajargenjang.

2. AB2=32+22=13AB^2 = 3^2 + 2^2 = 13 dan BC2=32+(4)2=25BC^2 = 3^2 + (-4)^2 = 25: ABBCAB \neq BC, jadi bukan belah ketupat.

3. AC2=62+02=36AC^2 = 6^2 + 0^2 = 36 dan BD2=02+(4)2=16BD^2 = 0^2 + (-4)^2 = 16: ACBDAC \neq BD, jadi bukan persegi panjang. ABCDABCD hanyalah jajargenjang biasa.

Latihan 5.6 ★★

Lingkaran berpusat Ω(2,1)\Omega(2, 1) dan berjari-jari 55 terdiri atas semua titik yang berjarak 55 dari Ω\Omega. Di antara titik A(5,5)A(5, 5), B(1,3)B(-1, -3), C(6,2)C(6, 2), manakah yang terletak pada lingkaran itu? Di dalamnya? Di luarnya?

Solusi

Solusi Latihan 5.6.

Hitunglah kuadrat jaraknya ke Ω(2,1)\Omega(2,1) lalu bandingkan dengan 52=255^2 = 25:

ΩA2=32+42=25,ΩB2=(3)2+(4)2=25,ΩC2=42+12=17.\Omega A^2 = 3^2 + 4^2 = 25, \qquad \Omega B^2 = (-3)^2 + (-4)^2 = 25, \qquad \Omega C^2 = 4^2 + 1^2 = 17 .

AA dan BB berada pada lingkaran itu; CC di dalamnya (17<2517 < 25).

Latihan 5.7 ★★

Misalkan A(1,1)A(1, 1) dan B(7,5)B(7, 5). Carilah semua titik M(x,0)M(x, 0) pada sumbu xx yang berjarak sama dari AA dan BB. (Tulislah MA2=MB2MA^2 = MB^2 lalu selesaikan untuk xx.)

Solusi

Solusi Latihan 5.7.

MA2=(x1)2+1MA^2 = (x - 1)^2 + 1 dan MB2=(x7)2+25MB^2 = (x - 7)^2 + 25. Dengan menetapkan MA2=MB2MA^2 = MB^2:

x22x+2=x214x+74  12x=72  x=6.x^2 - 2x + 2 = x^2 - 14x + 74 \ \Longleftrightarrow\ 12x = 72 \ \Longleftrightarrow\ x = 6 .

Satu-satunya titik semacam itu adalah M(6,0)M(6, 0).

Latihan 5.8 ★★

Misalkan A(0,3)A(0, 3), B(4,1)B(4, 1).

  1. Hitunglah koordinat titik tengah II dari [AB][AB].
  2. Tunjukkan bahwa M(2,2)=IM(2, 2) = I, lalu periksa dengan menghitung MAMA dan MBMB bahwa MM berjarak sama dari AA dan BB.
  3. Carilah titik kedua, pada sumbu yy, yang berjarak sama dari AA dan BB.
Solusi

Solusi Latihan 5.8.

1. I=(0+42,3+12)=(2,2)I = \left(\frac{0+4}{2}, \frac{3+1}{2}\right) = (2, 2).

2. M(2,2)M(2,2) memang sama dengan II. Lalu MA2=(02)2+(32)2=5MA^2 = (0-2)^2 + (3-2)^2 = 5, MB2=(42)2+(12)2=5MB^2 = (4-2)^2 + (1-2)^2 = 5: jadi titik tengahnya berjarak sama dari kedua ujung, seperti diharapkan.

3. Carilah N(0,y)N(0, y) dengan NA2=NB2NA^2 = NB^2:

(3y)2=16+(1y)2  96y=16+12y  4y=8,(3 - y)^2 = 16 + (1 - y)^2 \ \Longleftrightarrow\ 9 - 6y = 16 + 1 - 2y \ \Longleftrightarrow\ -4y = 8,

jadi y=2y = -2: titik N(0,2)N(0, -2).

Latihan 5.9 ★★

Diberikan titik A(1,1)A(-1, -1), B(3,1)B(3, 1) dan C(11,5)C(11, 5). Hitunglah ABAB, BCBC dan ACAC, lalu simpulkan bahwa AA, BB, CC segaris. (Tiga titik segaris tepat ketika jarak terbesar di antara ketiganya sama dengan jumlah dua jarak yang lain.)

Solusi

Solusi Latihan 5.9.

AB=42+22=20=25,BC=82+42=80=45,AC=122+62=180=65.\begin{align*} AB &= \sqrt{4^2 + 2^2} = \sqrt{20} = 2\sqrt5, \\ BC &= \sqrt{8^2 + 4^2} = \sqrt{80} = 4\sqrt5, \\ AC &= \sqrt{12^2 + 6^2} = \sqrt{180} = 6\sqrt5 . \end{align*}

Lalu AB+BC=25+45=65=ACAB + BC = 2\sqrt5 + 4\sqrt5 = 6\sqrt5 = AC: ketaksamaan segitiganya menjadi kesamaan, sehingga BB terletak pada ruas garis [AC][AC] — ketiga titik itu segaris.

Latihan 5.10 ★★★

Misalkan A(a,0)A(a, 0) dan B(0,b)B(0, b) dengan a,b>0a, b > 0, dan misalkan II titik tengah [AB][AB]. Tunjukkan lewat perhitungan bahwa OI=IA=IBOI = IA = IB, dengan OO titik asalnya. (Ini membuktikan sebuah teorema klasik: pada segitiga siku-siku, titik tengah sisi miringnya berjarak sama dari ketiga titik sudut.)

Solusi

Solusi Latihan 5.10.

Titik tengah [AB][AB] adalah I(a2,b2)I\left(\frac a2, \frac b2\right). Maka

OI2=a24+b24,IA2=(aa2)2+(0b2)2=a24+b24,OI^2 = \frac{a^2}{4} + \frac{b^2}{4}, \qquad IA^2 = \left(a - \frac a2\right)^2 + \left(0 - \frac b2\right)^2 = \frac{a^2}{4} + \frac{b^2}{4},

dan IB2=(0a2)2+(bb2)2=a24+b24IB^2 = \left(0 - \frac a2\right)^2 + \left(b - \frac b2\right)^2 = \frac{a^2}{4} + \frac{b^2}{4} juga. Ketiga kuadrat jaraknya sama, jadi OI=IA=IBOI = IA = IB: titik tengah sisi miring segitiga siku-siku OABOAB berjarak sama dari ketiga titik sudutnya (titik itu pusat lingkaran luarnya).

5.6 Soal: Jembatan Descartes — persamaan lingkaran dan cara mengetahui posisimu

Soal 5.1

Soal akhir pekan — lingkaran menjadi sebuah persamaan, teorema lama menjadi perhitungan, dan tiga suar menentukan letak sebuah titik: trilaterasi secara aljabar

Pada tahun 1637 René Descartes membangun jembatan antara dua benua: setiap kurva geometri menjadi sebuah persamaan, setiap pertanyaan geometri menjadi perhitungan. Soal ini menyusuri jembatan itu ke dua arah — menurunkan persamaan lingkaran dari rumus jarak (Teorema 5.4), membuktikan ulang teorema klasik dalam tiga baris aljabar, lalu berakhir di tempat jembatan itu paling ramai dilalui hari ini: menghitung posisi dari isyarat jarak, yaitu jantung datar sistem penentu posisi satelit.

Bagian I — Lingkaran memperoleh persamaan.

  1. Sebuah titik M(x,y)M(x, y) terletak pada lingkaran berpusat Ω(2,1)\Omega(2, 1) dan berjari-jari 55 tepat ketika ΩM=5\Omega M = 5. Kuadratkan syarat ini untuk memperoleh persamaan lingkarannya:

    (x2)2+(y1)2=25.(x - 2)^2 + (y - 1)^2 = 25 .
  2. Ujilah keanggotaannya: di antara A(5,5)A(5, 5), B(6,4)B(6, 4), D(4,4)D(4, 4), manakah yang berada pada lingkaran, di dalamnya, di luarnya?
  3. Sebuah lingkaran dalam samaran: lengkapkan kuadratnya (Soal 2.1) pada

    x2+y26x+4y12=0x^2 + y^2 - 6x + 4y - 12 = 0

    lalu berikan pusat dan jari-jarinya.

  4. Lakukan hal yang sama pada x2+y26x+4y+14=0x^2 + y^2 - 6x + 4y + 14 = 0. Apa yang disingkapkan bentuk lengkapnya? Nyatakan kriterianya: kapan (xh)2+(yk)2=c(x - h)^2 + (y - k)^2 = c memerikan sebuah lingkaran, sebuah titik tunggal, atau bukan apa-apa?
  5. Potonglah lingkaran pada pertanyaan 3 dengan garis mendatar y=3y = 3: substitusikan lalu selesaikan. Berapa titik potongnya, dan apa nama geometris garis semacam itu?

Bagian II — Teorema lama dalam tiga baris.

  1. Teorema lingkaran di jilid sebelumnya (sudut siku-siku pada setiap setengah lingkaran), dibuktikan ulang secara aljabar: misalkan A(r,0)A(-r, 0) dan B(r,0)B(r, 0) kedua ujung sebuah diameter dan M(x,y)M(x, y) sebarang titik pada lingkaran x2+y2=r2x^2 + y^2 = r^2. Hitunglah MA2+MB2MA^2 + MB^2 lalu simpulkan dengan kebalikan teorema Pythagoras bahwa AMB^\widehat{AMB} siku-siku.
  2. Teorema garis berat: dengan A(a,0)A(-a, 0), B(a,0)B(a, 0) (sehingga titik tengah [AB][AB] adalah titik asal II), tunjukkan bahwa untuk setiap titik M(x,y)M(x, y):

    MA2+MB2=2MI2+AB22.MA^2 + MB^2 = 2\,MI^2 + \frac{AB^2}{2} .
  3. Simpulkan tempat kedudukan titik MM dengan MA2+MB2=26MA^2 + MB^2 = 26 ketika AB=6AB = 6: kurva apa, pusatnya di mana, jari-jarinya berapa?
  4. Tempat kedudukan yang lain: A(0,0)A(0,0), B(3,0)B(3,0); carilah semua titik dengan MA=2MBMA = 2\,MB. (Kuadratkan, jabarkan, lengkapkan kuadratnya: sebuah lingkaran termasyhur muncul — Apollonius sudah mengenalnya tanpa koordinat.)
  5. Dalam satu atau dua kalimat: apa yang diubah jembatan Descartes tentang cara teorema dibuktikan? Bandingkan pertanyaan 6 dengan bukti persegi panjang pada teorema lingkaran di jilid sebelumnya (sudut siku-siku pada setiap setengah lingkaran).

Bagian III — Tiga suar menemukanmu. Posisimu M(x,y)M(x, y) belum diketahui. Suar P(0,0)P(0, 0) mengukur jarakmu sebagai 55; suar Q(6,0)Q(6, 0) juga mengukur 55.

  1. Tulislah kedua persamaan lingkarannya, kurangkan, lalu amati kuadratnya saling menghapus: persamaan sederhana apa yang tersisa? Padukan dengan salah satu lingkaran untuk menemukan dua calon posisimu.
  2. Suar ketiga R(0,8)R(0, 8) mengukur jarakmu sebagai 55. Hitunglah jaraknya ke masing-masing calon lalu putuskan di mana kamu berada.
  3. Jelaskan mengapa pengurangan dua persamaan lingkaran selalu menghasilkan persamaan sebuah garis (suku mana yang saling menghapus?), dan apa arti geometris garis itu ketika kedua lingkarannya berpotongan di dua titik.
  4. Penentuan posisi satelit yang sesungguhnya bekerja di ruang dan dengan jam yang tidak sempurna: setiap satelit memberi (lewat waktu tempuh isyarat) satu jarak, jadi satu bola. Berapa banyak besaran tak diketahui yang dipunyai sebuah penerima (posisinya dan galat jamnya sendiri), dan mengapa karena itu sistem penentu posisi mendengarkan paling sedikit empat satelit?
  5. Ketelitian: andaikan jarak suar PP sebenarnya 5.15.1 dan bukan 55 (yang lain tetap). Ulangi pengurangan pada pertanyaan 11 untuk mencari xx yang baru, lalu ukurlah seberapa jauh taksirannya bergeser. (Bandingkan dengan gagasan anggaran galat pada Soal 1.1.)

Bagian IV — Kotak perkakas juru ukur.

  1. Jalur menyiram terpendek: sebuah perkemahan di A(1,5)A(1, 5), sebuah lumbung di B(7,3)B(7, 3), sebuah sungai lurus sepanjang sumbu y=0y = 0. Untuk pergi dari AA ke sungai lalu ke BB dengan langkah paling sedikit: cerminkan BB terhadap sungai menjadi BB', lalu carilah tempat ruas garis [AB][AB'] memotong sungai. Berikan titik potongnya dan panjang total minimalnya. (Gagasannya adalah latihan pantulan bola bilyar di jilid sebelumnya, kini dapat dihitung sepenuhnya.)
  2. Buktikan keminimalannya terhadap seorang penantang: hitunglah jalur total lewat Q(3,0)Q(3, 0) lalu periksa bahwa jalur itu kalah oleh jawabanmu.
  3. Golongkan segi empat A(1,1)A(1,1), B(4,2)B(4,2), C(5,5)C(5,5), D(2,4)D(2,4) selengkapnya: jajargenjang? belah ketupat? persegi panjang? persegi? (Metode 5.9, Metode 5.7 — bandingkan diagonalnya juga.)
  4. Diberikan A(1,2)A(-1, 2), B(3,4)B(3, 4), C(6,0)C(6, 0), carilah DD sehingga ABCDABCD menjadi jajargenjang (kiat titik tengah diagonal pada soal akhir pekan tentang setengah putaran di jilid sebelumnya, kini dalam rumus).
  5. Penutup: tiga perkakas — rumus titik tengah, rumus jarak, dan pengurangan persamaan lingkaran. Untuk masing-masing, sebutkan jenis pertanyaan yang dituntaskannya dalam soal ini, lalu nyatakan apa yang ditambahkan dua bab berikutnya ke dalam kotak itu (arah dan gradien: vektor dan persamaan garis).
Solusi

Solusi Soal 5.1.

1. ΩM=5    ΩM2=25    (x2)2+(y1)2=25\Omega M = 5 \iff \Omega M^2 = 25 \iff (x - 2)^2 + (y - 1)^2 = 25 menurut rumus jarak (Teorema 5.4) — pengkuadratan tidak berbahaya di sini, sebab kedua ruasnya positif.

2. AA: (52)2+(51)2=9+16=25(5-2)^2 + (5-1)^2 = 9 + 16 = 25: pada lingkaran. BB: 16+9=2516 + 9 = 25: pada lingkaran juga. DD: 4+9=13<254 + 9 = 13 < 25: di dalam.

3. x26x=(x3)29x^2 - 6x = (x - 3)^2 - 9 dan y2+4y=(y+2)24y^2 + 4y = (y + 2)^2 - 4, sehingga persamaannya berbunyi (x3)2+(y+2)2=25(x - 3)^2 + (y + 2)^2 = 25: pusat (3,2)(3, -2), jari-jari 55.

4. (x3)2+(y+2)2=1(x - 3)^2 + (y + 2)^2 = -1: jumlah kuadrat tidak pernah negatif — tidak ada titik yang memenuhinya: himpunan kosong. Secara umum (xh)2+(yk)2=c(x - h)^2 + (y - k)^2 = c adalah lingkaran berjari-jari c\sqrt c bila c>0c > 0, titik tunggal (h,k)(h, k) bila c=0c = 0, dan kosong bila c<0c < 0.

5. Dengan y=3y = 3: (x3)2+25=25(x - 3)^2 + 25 = 25, jadi (x3)2=0(x - 3)^2 = 0: titik tunggal (3,3)(3, 3). Satu titik sentuh: garis itu menyinggung lingkarannya.

6. MA2+MB2=(x+r)2+y2+(xr)2+y2=2x2+2y2+2r2=2r2+2r2=4r2MA^2 + MB^2 = (x + r)^2 + y^2 + (x - r)^2 + y^2 = 2x^2 + 2y^2 + 2r^2 = 2r^2 + 2r^2 = 4r^2 (dengan memakai x2+y2=r2x^2 + y^2 = r^2). Karena AB2=(2r)2=4r2AB^2 = (2r)^2 = 4r^2, segitiga AMBAMB memenuhi MA2+MB2=AB2MA^2 + MB^2 = AB^2: siku-siku di MM (kebalikan teorema Pythagoras) — tiga baris, seperti dijanjikan.

7. MA2+MB2=(x+a)2+y2+(xa)2+y2=2x2+2y2+2a2=2MI2+2a2MA^2 + MB^2 = (x + a)^2 + y^2 + (x - a)^2 + y^2 = 2x^2 + 2y^2 + 2a^2 = 2\,MI^2 + 2a^2, dan AB22=(2a)22=2a2\frac{AB^2}{2} = \frac{(2a)^2}{2} = 2a^2. Identitasnya terbukti.

8. 2MI2+362=262\,MI^2 + \frac{36}{2} = 26 memberi MI2=4MI^2 = 4: yaitu lingkaran berpusat titik tengah II dan berjari-jari 22.

9. MA2=4MB2MA^2 = 4\,MB^2: x2+y2=4((x3)2+y2)x^2 + y^2 = 4\left((x - 3)^2 + y^2\right), yaitu 3x2+3y224x+36=03x^2 + 3y^2 - 24x + 36 = 0, atau x2+y28x+12=0x^2 + y^2 - 8x + 12 = 0: setelah dilengkapkan, (x4)2+y2=4(x - 4)^2 + y^2 = 4 — lingkaran berpusat (4,0)(4, 0) dan berjari-jari 22 (lingkaran Apollonius dengan rasio 22).

10. Jembatan itu mengubah lukisan menjadi perhitungan: tanpa persegi panjang bantu, tanpa penelaahan kasus — cukup satu penjabaran dan teoremanya jatuh sendiri. Harganya: perhitungan membawa lebih sedikit wawasan geometris; bukti klasik menunjukkan mengapa, bukti aljabar menunjukkan bahwa — seorang matematikawan menyimpan keduanya.

11. x2+y2=25x^2 + y^2 = 25 dan (x6)2+y2=25(x - 6)^2 + y^2 = 25. Setelah dikurangkan: x2(x6)2=0x^2 - (x - 6)^2 = 0, yaitu 12x36=012x - 36 = 0: x=3x = 3. Lalu 9+y2=259 + y^2 = 25: y=±4y = \pm 4. Calonnya (3,4)(3, 4) dan (3,4)(3, -4).

12. Dari (3,4)(3, 4) ke R(0,8)R(0, 8): 9+16=5\sqrt{9 + 16} = 5 — cocok. Dari (3,4)(3, -4): 9+14412.4\sqrt{9 + 144} \approx 12.4 — keliru. Kamu berada di (3,4)(3, 4).

13. Kedua persamaannya membawa x2+y2x^2 + y^2 yang sama (atau dengan koefisien yang sama setelah dijabarkan): pengurangannya menghapus kuadratnya dan menyisakan persamaan berderajat satu — yaitu garis. Ketika kedua lingkarannya berpotongan dua kali, garis itu melalui kedua titik potongnya: itulah garis tali busur persekutuannya.

14. Empat besaran tak diketahui: tiga koordinat ditambah galat jam penerimanya (jam murah, yang dikoreksi oleh matematikanya). Setiap satelit memasok satu persamaan, sehingga empat satelit memberi empat persamaan untuk empat besaran — dan makin banyak satelit, makin baik ketelitiannya.

15. Pengurangannya kini memberi x=5.1252+3612=37.01123.084x = \frac{5.1^2 - 5^2 + 36}{12} = \frac{37.01}{12} \approx 3.084: galat 1010 cm pada satu jarak menggeser taksirannya sekitar 88 cm di sini. Galat merambat lewat setiap rumus — kehati-hatian aritmetika interval pada Soal 1.1, kini dengan koordinat.

16. B(7,3)B' (7, -3). Garis (AB)(AB') bergradien 3571=43\frac{-3 - 5}{7 - 1} = -\frac43 dan memotong y=0y = 0 di x=1+58×6=4.75x = 1 + \frac{5}{8} \times 6 = 4.75: minumlah di P(4.75, 0)P(4.75,\ 0). Panjang minimalnya: AP+PB=AP+PB=AB=62+82=10AP + PB = AP + PB' = AB' = \sqrt{6^2 + 8^2} = 10.

17. Lewat Q(3,0)Q(3, 0): AQ+QB=4+25+16+9=29+510.39>10AQ + QB = \sqrt{4 + 25} + \sqrt{16 + 9} = \sqrt{29} + 5 \approx 10.39 > 10. Garis lurus hasil pencerminan yang menang.

18. Titik tengah diagonalnya: [AC][AC]: (3,3)(3, 3); [BD][BD]: (3,3)(3, 3) — sama: jajargenjang. Sisinya: AB=10=ADAB = \sqrt{10} = AD: belah ketupat. Diagonalnya: AC=32BD=8AC = \sqrt{32} \neq BD = \sqrt{8}: bukan persegi panjang, jadi bukan persegi. Putusannya: belah ketupat, tidak lebih.

19. D=A+CB=(1+63, 2+04)=(2,2)D = A + C - B = (-1 + 6 - 3,\ 2 + 0 - 4) = (2, -2): lalu [AC][AC] dan [BD][BD] berbagi titik tengah (52,1)\left(\frac52, 1\right).

20. Rumus titik tengah: jajargenjang dan pusatnya (pertanyaan 18, 19). Rumus jarak: lingkaran, tempat kedudukan, jenis segitiga, jalur terpendek (pertanyaan 1–9, 16). Pengurangan persamaan lingkaran: garis yang menentukan sebuah posisi (pertanyaan 11–15). Yang belum ada dalam kotak itu: aljabar yang rapi untuk arah — vektor — dan untuk gradienpersamaan garis dan sistem persamaan: dua bab berikutnya memasok tepat hal itu.

Istilah yang didefinisikan dalam bab ini

Lihat semua 395 istilah di glosarium