Mathematics · Buku 2 · Grades 10–12

Matematika Sekolah Menengah Atas

Matematika Sekolah Menengah Atas · Grades 10–12

29Aritmetika

Aritmetika mengkaji bilangan bulat: keterbagian, bilangan prima, sisa. Lama dianggap yang paling murni di antara matematika murni, kini ia melindungi setiap pembayaran daring: sistem sandi RSA bersandar pada teorema Bézout, Gauss dan Fermat yang dibuktikan di bab ini.

29.1 Keterbagian dan pembagian Euklides

Definisi 29.1 (Keterbagian)

Misalkan a,bZa, b \in \Z. Kita katakan bb membagi aa, ditulis bab \mid a, jika ada kZk \in \Z dengan a=kba = kb. Kita katakan pula bahwa aa adalah kelipatan dari bb.

Proposisi 29.2

Jika cac \mid a dan cbc \mid b, maka cc membagi setiap gabungan bulat au+bvau + bv (u,vZu, v \in \Z). Jika aba \mid b dan bab \mid a dengan a,bNa,b \in \N, maka a=ba = b. Jika aba \mid b dan b0b \neq 0, maka ab\abs a \leq \abs b.

Bukti. Tulislah a=kca = kc, b=lcb = lc: maka au+bv=(ku+lv)cau + bv = (ku + lv)c. Butir lainnya menyusul dari a=kb\abs{a} = \abs{k}\,\abs{b} dengan k1\abs k \geq 1 ketika b=ka0b = ka \neq 0.

Teorema 29.3 (Pembagian Euklides)

Misalkan aZa \in \Z dan bNb \in \N^*. Ada tepat satu pasangan (q,r)Z×N(q, r) \in \Z \times \N sedemikian sehingga

a=bq+rdan0r<b.a = bq + r \qquad\text{dan}\qquad 0 \leq r < b .

Di sini qq disebut hasil bagi dan rr disebut sisanya.

Bukti. Keberadaannya. Himpunan kelipatan bb yang tidak melampaui aa punya anggota terbesar bqbq (himpunan itu tak kosong dan terbatas di atas); ambil r=abqr = a - bq. Menurut kemaksimalannya, b(q+1)>ab(q+1) > a, sehingga 0r<b0 \leq r < b. Ketunggalannya. Jika bq+r=bq+rbq + r = bq' + r' dengan 0r,r<b0 \leq r, r' < b, maka b(qq)=rrb(q - q') = r' - r dan rr<b\abs{r' - r} < b: kelipatan bb yang nilai mutlaknya kurang dari bb haruslah 00, sehingga r=rr = r' dan q=qq = q'.

29.2 Kekongruenan

Definisi 29.4 (Kekongruenan)

Misalkan nNn \in \N^*. Dua bilangan bulat a,ba, b disebut kongruen modulo nn, ditulis ab(modn)a \equiv b \pmod n, jika n(ab)n \mid (a - b) — setara dengan mengatakan bahwa aa dan bb bersisa sama pada pembagian Euklides oleh nn.

Proposisi 29.5 (Keselarasan dengan operasinya)

Jika ab(modn)a \equiv b \pmod n dan cd(modn)c \equiv d \pmod n, maka

a+cb+d,acbd,akbk (kN)(modn).a + c \equiv b + d, \qquad ac \equiv bd, \qquad a^k \equiv b^k \ (k \in \N) \pmod n .

Bukti. Bilangan nn membagi (ab)+(cd)=(a+c)(b+d)(a-b) + (c-d) = (a+c) - (b+d), dan acbd=a(cd)+d(ab)ac - bd = a(c - d) + d(a - b) juga kelipatan nn. Kaidah pemangkatannya menyusul lewat induksi dari kaidah hasil kalinya.

Metode 29.6 (Menghitung pangkat modulo nn)

Untuk menghitung akmodna^k \bmod n, susutkan bilangan pokoknya modulo nn, lalu carilah pangkat kecil dari aa yang kongruen dengan ±1\pm1, dan pakailah itu untuk meruntuhkan eksponennya. Misalnya 2100mod72^{100} \bmod 7: karena 23=81(mod7)2^3 = 8 \equiv 1 \pmod 7 dan 100=3×33+1100 = 3\times33 + 1,

2100=(23)33×2133×2=2(mod7).2^{100} = \left(2^{3}\right)^{33} \times 2 \equiv 1^{33}\times 2 = 2 \pmod 7 .

29.3 FPB, Bézout dan Gauss

Definisi 29.7 (Pembagi persekutuan terbesar)

Misalkan a,ba, b bilangan bulat yang tidak keduanya nol. Pembagi persekutuan terbesar gcd(a,b)\gcd(a, b) adalah bilangan bulat terbesar yang membagi aa sekaligus bb. Ketika gcd(a,b)=1\gcd(a,b) = 1, maka aa dan bb disebut saling prima.

Proposisi 29.8 (Algoritme Euklides)

Jika a=bq+ra = bq + r (b0b \neq 0), maka gcd(a,b)=gcd(b,r)\gcd(a, b) = \gcd(b, r). Karena itu melelarkan pembagian Euklidesnya menghitung gcd(a,b)\gcd(a,b): yaitu sisa tak nol yang terakhir.

Bukti. Setiap pembagi persekutuan aa dan bb membagi r=abqr = a - bq (Proposisi 29.2), sehingga menjadi pembagi persekutuan bb dan rr; begitu pula sebaliknya, sebab a=bq+ra = bq + r. Kedua pasangan itu punya pembagi persekutuan yang sama, jadi punya FPB yang sama. Algoritmenya berhenti sebab sisanya membentuk barisan bilangan bulat tak negatif yang turun tegas.

Contoh 29.9

gcd(252,198)\gcd(252, 198): 252=198+54252 = 198 + 54; 198=3×54+36198 = 3\times54 + 36; 54=36+1854 = 36 + 18; 36=2×18+036 = 2 \times 18 + 0. Jadi gcd(252,198)=18\gcd(252,198) = 18.

Teorema 29.10 (Identitas Bézout)

Misalkan a,ba, b bilangan bulat yang tidak keduanya nol, dan d=gcd(a,b)d = \gcd(a,b). Ada u,vZu, v \in \Z sedemikian sehingga

au+bv=d.au + bv = d .

Khususnya, aa dan bb saling prima jika dan hanya jika au+bv=1au + bv = 1 untuk suatu bilangan bulat u,vu, v.

Bukti. Jalankan algoritme Euklides secara mundur: setiap sisanya adalah gabungan bulat dari dua sisa sebelumnya, dan data awalnya a,ba, b adalah gabungan dari dirinya sendiri; lewat substitusi menurun, sisa tak nol yang terakhir dd adalah gabungan bulat dari aa dan bb. (Pada Contoh 29.9: 18=5436=54(1983×54)=4×54198=4(252198)198=4×2525×19818 = 54 - 36 = 54 - (198 - 3\times54) = 4\times54 - 198 = 4(252 - 198) - 198 = 4\times252 - 5\times198.)

Untuk kesetaraannya: jika gcd(a,b)=1\gcd(a,b) = 1, maka Bézout menyediakan u,vu, v; sebaliknya, setiap pembagi persekutuan aa dan bb membagi au+bv=1au + bv = 1, sehingga memaksa gcd(a,b)=1\gcd(a,b) = 1.

Teorema 29.11 (Lema Gauss)

Misalkan a,b,cZa, b, c \in \Z. Jika abca \mid bc dan gcd(a,b)=1\gcd(a, b) = 1, maka aca \mid c.

Bukti. Bézout memberi au+bv=1au + bv = 1; kalikanlah dengan cc: acu+bcv=cacu + bcv = c. Kedua suku pada ruas kirinya kelipatan aa (yang kedua sebab abca \mid bc), sehingga begitu pula cc.

Akibat 29.12

Jika aca \mid c, bcb \mid c dan gcd(a,b)=1\gcd(a,b) = 1, maka abcab \mid c.

Bukti. Tulislah c=akc = ak. Dari bakb \mid ak dan gcd(a,b)=1\gcd(a,b)=1, Gauss memberi bkb \mid k, sebutlah k=blk = bl; maka c=ablc = abl.

29.4 Bilangan prima

Definisi 29.13 (Prima)

Bilangan bulat p2p \geq 2 disebut prima jika pembagi positifnya hanyalah 11 dan pp.

Proposisi 29.14

Setiap bilangan bulat n2n \geq 2 punya pembagi prima; jika nn bukan prima, ia punya pembagi prima n\leq \sqrt n. Jika suatu prima pp membagi hasil kali abab, maka pap \mid a atau pbp \mid b (lema Euklides).

Bukti. Pembagi terkecil d2d \geq 2 dari nn adalah prima (setiap pembagi sejati dd akan menjadi pembagi nn yang lebih kecil). Jika n=den = de tersusun dengan 2de2 \leq d \leq e, maka d2de=nd^2 \leq de = n, sehingga dnd \leq \sqrt n. Untuk lema Euklidesnya: jika pap \nmid a, maka gcd(p,a)=1\gcd(p, a) = 1 (sebab pembagi pp hanyalah 11 dan pp), dan lema Gauss memberi pbp \mid b.

Teorema 29.15 (Euklides)

Ada tak berhingga banyak bilangan prima.

Bukti. Diberikan sebarang daftar berhingga p1,,pkp_1, \dots, p_k berisi bilangan prima, tinjaulah N=p1p2pk+1N = p_1 p_2 \cdots p_k + 1. Ada prima pp yang membagi NN; tetapi tak satu pun pip_i membagi NN (sebab sisanya 11), sehingga pp prima yang tak ada di daftarnya. Jadi tak ada daftar berhingga yang menghabiskan bilangan primanya.

Teorema 29.16 (Teorema dasar aritmetika)

Setiap bilangan bulat n2n \geq 2 adalah hasil kali bilangan prima, dan pemfaktoran itu tunggal sampai pada urutan faktornya:

n=p1α1p2α2prαr,p1<p2<<pr prima, αi1.n = p_1^{\alpha_1} p_2^{\alpha_2} \cdots p_r^{\alpha_r}, \qquad p_1 < p_2 < \dots < p_r \text{ prima},\ \alpha_i \geq 1 .

Bukti. Keberadaannya, lewat induksi kuat: nn yang prima adalah pemfaktorannya sendiri; jika tidak, n=den = de dengan 2d,e<n2 \leq d, e < n, dan keduanya terfaktorkan menurut hipotesis induksinya. Ketunggalannya: andaikan p1ps=q1qtp_1\cdots p_s = q_1 \cdots q_t (bilangan prima, pengulangan diperbolehkan). Menurut lema Euklides, p1p_1 membagi suatu qjq_j, dan karena prima, p1=qjp_1 = q_j; coretlah lalu ulangi. Kedua pemfaktorannya cocok suku demi suku.

Teorema 29.17 (Teorema kecil Fermat)

Misalkan pp prima dan aZa \in \Z dengan pap \nmid a. Maka

ap11(modp).a^{p-1} \equiv 1 \pmod p .

Untuk setiap aZa \in \Z (tanpa anggapan saling prima), apa(modp)a^p \equiv a \pmod p.

Bukti. Tinjaulah p1p - 1 bilangan bulat a,2a,3a,,(p1)aa, 2a, 3a, \dots, (p-1)a modulo pp. Tak satu pun 0\equiv 0 (sebab jika pkap \mid ka dengan 1kp11 \leq k \leq p-1, lema Euklides memaksa pkp \mid k, dan itu mustahil), dan semuanya berbeda sepasang demi sepasang modulo pp (sebab jika kalaka \equiv la, maka p(kl)ap \mid (k - l)a, sehingga pklp \mid k - l dan k=lk = l). Karena itu, modulo pp, semuanya adalah bilangan 1,2,,p11, 2, \dots, p-1 dalam suatu urutan. Dengan mengalikan semua kekongruenannya:

ap1(p1)!(p1)!(modp).a^{p-1}\,(p-1)! \equiv (p-1)! \pmod p .

Karena pp tidak membagi satu pun dari 1,,p11, \dots, p-1, pemakaian berulang lema Euklides membolehkan pencoretan (p1)!(p-1)!, sehingga tersisa ap11a^{p-1} \equiv 1. Bentuk keduanya menyusul dengan mengalikannya dengan aa (dan sepele ketika pap \mid a).

Contoh 29.18 (Penerapan pada persandian)

Teorema Fermat membuat pemangkatan modulo nn dapat dibalik ketika eksponennya dipilih dengan tepat — dan itulah jantung sistem sandi RSA. Dengan p,qp, q bilangan prima besar dan n=pqn = pq, orang menerbitkan nn dan sebuah eksponen ee; penyandiannya xxemodnx \mapsto x^e \bmod n. Pembacaan sandinya menuntut eksponen dd dengan ed1(mod(p1)(q1))ed \equiv 1 \pmod{(p-1)(q-1)}, yang hanya dapat dihitung oleh orang yang tahu pp dan qq — lagi pula memperoleh kembali p,qp, q dari nn berarti memfaktorkan bilangan yang panjangnya ratusan angka, dan tak ada algoritme yang diketahui melakukannya dalam waktu yang masuk akal.

29.5 Latihan

Latihan 29.1

Hitunglah hasil bagi dan sisa pembagian Euklides 20262026 oleh 1717, lalu 2026-2026 oleh 1717.

Solusi

Solusi Latihan 29.1.

17×119=202317 \times 119 = 2023, jadi 2026=17×119+32026 = 17 \times 119 + 3: hasil baginya 119119, sisanya 33. Untuk 2026-2026: 2026=17×(120)+14-2026 = 17\times(-120) + 14 (memang 17×120=204017 \times 120 = 2040 dan 20402026=142040 - 2026 = 14): hasil baginya 120-120, sisanya 1414 (sisanya harus terletak di [0,17)\intco{0}{17}, jadi bukan 3-3).

Latihan 29.2

Berapakah sisa 71007^{100} modulo 1010? (Berapakah angka terakhir 71007^{100}?)

Solusi

Solusi Latihan 29.2.

Modulo 1010: 72=49917^2 = 49 \equiv 9 \equiv -1. Karena itu 7100=(72)50(1)50=1(mod10)7^{100} = \left(7^2\right)^{50} \equiv (-1)^{50} = 1 \pmod{10}: jadi angka terakhir 71007^{100} adalah 11.

Latihan 29.3

Dengan algoritme Euklides, hitunglah gcd(1071,462)\gcd(1071, 462), lalu carilah bilangan bulat u,vu, v dengan 1071u+462v=gcd(1071,462)1071u + 462v = \gcd(1071, 462).

Solusi

Solusi Latihan 29.3.

Euklides: 1071=2×462+1471071 = 2\times462 + 147; 462=3×147+21462 = 3\times147 + 21; 147=7×21+0147 = 7\times21 + 0. Jadi gcd=21\gcd = 21.

Substitusi mundurnya: 21=4623×147=4623(10712×462)=7×4623×107121 = 462 - 3\times147 = 462 - 3(1071 - 2\times462) = 7\times462 - 3\times1071. Jadi u=3u = -3, v=7v = 7: 1071×(3)+462×7=211071\times(-3) + 462\times7 = 21.

Latihan 29.4

Tunjukkan bahwa untuk setiap nZn \in \Z, n2n^2 kongruen dengan 00 atau 11 modulo 44. Simpulkan bahwa bilangan bulat yang 3(mod4)\equiv 3 \pmod 4 tak pernah menjadi jumlah dua kuadrat.

Solusi

Solusi Latihan 29.4.

Setiap bilangan bulat 0,1,2\equiv 0, 1, 2 atau 3(mod4)3 \pmod 4, dan setelah dikuadratkan: 0200^2 \equiv 0, 1211^2 \equiv 1, 22=402^2 = 4 \equiv 0, 32=913^2 = 9 \equiv 1. Jadi n20n^2 \equiv 0 atau 1(mod4)1 \pmod 4. Jumlah dua kuadrat lalu kongruen dengan 0+00 + 0, 0+10 + 1 atau 1+11 + 1, yaitu dengan 00, 11 atau 2(mod4)2 \pmod 4 — tak pernah dengan 33.

Latihan 29.5 ★★

Tunjukkan bahwa untuk semua nNn \in \N, n(n+1)(2n+1)n(n+1)(2n+1) terbagi oleh 66.

Solusi

Solusi Latihan 29.5.

Keterbagian oleh 22: di antara nn dan n+1n + 1, salah satunya genap. Keterbagian oleh 33: jika n0n \equiv 0, maka 3n3 \mid n; jika n1(mod3)n \equiv 1 \pmod 3, maka 2n+1302n + 1 \equiv 3 \equiv 0; jika n2n \equiv 2, maka n+10n + 1 \equiv 0. Pada semua kasusnya 33 membagi hasil kalinya. Karena gcd(2,3)=1\gcd(2,3) = 1, Akibat 29.12 memberi 6n(n+1)(2n+1)6 \mid n(n+1)(2n+1). (Ini sekaligus membuktikan kembali bahwa n(n+1)(2n+1)6\frac{n(n+1)(2n+1)}{6}, jumlah kuadrat pada Latihan 20.1, adalah bilangan bulat.)

Latihan 29.6 ★★

Selesaikan di Z\Z kekongruenan 5x3(mod11)5x \equiv 3 \pmod{11}. (Petunjuk: carilah balikan 55 modulo 1111.)

Solusi

Solusi Latihan 29.6.

Kita mencari balikan 55 modulo 1111: lewat pengujian (atau Bézout), 5×9=45=44+11(mod11)5 \times 9 = 45 = 44 + 1 \equiv 1 \pmod{11}. Dengan mengalikan kekongruenannya dengan 99:

x9×3=275(mod11).x \equiv 9 \times 3 = 27 \equiv 5 \pmod{11}.

Penyelesaiannya adalah bilangan bulat x=5+11kx = 5 + 11k, kZk \in \Z. (Periksalah: 5×5=253(mod11)5\times5 = 25 \equiv 3 \pmod{11}.)

Latihan 29.7 ★★

Selesaikan di Z×Z\Z \times \Z persamaan Diofantin

17x40y=1,17x - 40y = 1,

lalu lukiskan semua penyelesaian 17x40y=617x - 40y = 6.

Solusi

Solusi Latihan 29.7.

gcd(17,40)=1\gcd(17, 40) = 1, jadi penyelesaiannya ada. Euklides: 40=2×17+640 = 2\times17 + 6; 17=2×6+517 = 2\times6 + 5; 6=5+16 = 5 + 1. Dengan substitusi mundur: 1=65=6(172×6)=3×617=3(402×17)17=3×407×171 = 6 - 5 = 6 - (17 - 2\times6) = 3\times6 - 17 = 3(40 - 2\times17) - 17 = 3\times40 - 7\times17. Jadi 17×(7)40×(3)=117\times(-7) - 40\times(-3) = 1: itulah penyelesaian khususnya, (x0,y0)=(7,3)(x_0, y_0) = (-7, -3).

Penyelesaian umum 17x40y=117x - 40y = 1: dengan mengurangkan hubungan khususnya, 17(x+7)=40(y+3)17(x + 7) = 40(y + 3); karena gcd(17,40)=1\gcd(17, 40) = 1, Gauss memberi 40x+740 \mid x + 7, sehingga x=7+40kx = -7 + 40k lalu y=3+17ky = -3 + 17k, kZk \in \Z (dan semuanya lolos pemeriksaan).

Untuk 17x40y=617x - 40y = 6, kalikan penyelesaian khususnya dengan 66: (x1,y1)=(42,18)(x_1, y_1) = (-42, -18), lalu penalaran yang sama memberi

x=42+40k,y=18+17k,kZ.x = -42 + 40k, \qquad y = -18 + 17k, \qquad k \in \Z .

(Misalnya k=2k = 2: x=38x = 38, y=16y = 16; memang 17×3840×16=646640=617\times38 - 40\times16 = 646 - 640 = 6.)

Latihan 29.8 ★★

Tunjukkan bahwa 2\sqrt2 irasional, dengan memakai ketunggalan pemfaktoran primanya (bandingkan eksponen 22 pada kedua ruas a2=2b2a^2 = 2b^2).

Solusi

Solusi Latihan 29.8.

Andaikan 2=ab\sqrt2 = \frac ab dengan a,bNa, b \in \N^*; maka a2=2b2a^2 = 2b^2. Pada pemfaktoran prima suatu kuadrat, setiap eksponennya genap; jadi eksponen 22 pada a2a^2 genap, sedangkan pada 2b22b^2 ganjil (satu lebih daripada bilangan genap). Dua pemfaktoran bilangan bulat yang sama dengan eksponen 22 yang berbeda bertentangan dengan ketunggalan pada Teorema 29.16. Jadi pecahan semacam itu tak ada: 2Q\sqrt2 \notin \Q.

Latihan 29.9 ★★★

Misalkan pp suatu bilangan prima.

  1. Tunjukkan bahwa untuk 1kp11 \leq k \leq p - 1, pp membagi (pk)\dbinom{p}{k}. (Petunjuk: pakailah k(pk)=p(p1k1)k\binom pk = p\binom{p-1}{k-1}, Latihan 27.7, dan lema Gauss.)
  2. Simpulkan, lewat induksi pada a0a \geq 0, suatu bukti lain bagi teorema kecil Fermat dalam bentuk apa(modp)a^p \equiv a \pmod p.
Solusi

Solusi Latihan 29.9.

1. Dari k(pk)=p(p1k1)k\binom pk = p \binom{p-1}{k-1}, jelas pp membagi k(pk)k\binom pk. Untuk 1kp11 \leq k \leq p-1, pkp \nmid k dan pp yang prima memberi gcd(p,k)=1\gcd(p, k) = 1, sehingga lema Gauss menghasilkan p(pk)p \mid \binom pk.

2. Induksi pada aa. Untuk a=0a = 0: 0p00^p \equiv 0. Andaikan apa(modp)a^p \equiv a \pmod p. Menurut teorema binomial,

(a+1)p=k=0p(pk)akap+1(modp),(a+1)^p = \sum_{k=0}^{p} \binom pk a^k \equiv a^p + 1 \pmod p,

sebab semua suku tengahnya lenyap modulo pp menurut butir 1. Menurut hipotesis induksinya, (a+1)pa+1(modp)(a+1)^p \equiv a + 1 \pmod p. Ini membuktikan apaa^p \equiv a untuk semua aNa \in \N, dan kasus a<0a < 0 menyusul dengan menulis aa+kpa \equiv a + kp untuk suatu wakil positif yang sesuai.

Latihan 29.10 ★★★

(Soal sisa Tiongkok.) Carilah semua bilangan bulat nn sedemikian sehingga

n2(mod3),n3(mod5),n2(mod7).n \equiv 2 \pmod 3, \qquad n \equiv 3 \pmod 5, \qquad n \equiv 2 \pmod 7 .

(Petunjuk: selesaikan dua syarat pertamanya, lalu masukkan yang ketiga; koefisien Bézout akan membantu.)

Solusi

Solusi Latihan 29.10.

n2(mod3)n \equiv 2 \pmod 3 dan n3(mod5)n \equiv 3 \pmod 5: tulislah n=2+3sn = 2 + 3s; maka 2+3s3(mod5)2 + 3s \equiv 3 \pmod 5, yaitu 3s1(mod5)3s \equiv 1 \pmod 5. Balikan 33 modulo 55 adalah 22 (sebab 3×2=613\times2 = 6 \equiv 1), jadi s2(mod5)s \equiv 2 \pmod 5, sebutlah s=2+5ts = 2 + 5t, dan n=8+15tn = 8 + 15t: jadi kedua syarat pertamanya berarti n8(mod15)n \equiv 8 \pmod{15}.

Dengan menambahkan n2(mod7)n \equiv 2 \pmod 7: 8+15t2(mod7)8 + 15t \equiv 2 \pmod 7, dan 151(mod7)15 \equiv 1 \pmod 7, jadi t61(mod7)t \equiv -6 \equiv 1 \pmod 7, sebutlah t=1+7ut = 1 + 7u. Karena itu n=23+105un = 23 + 105u:

n23(mod105).n \equiv 23 \pmod{105}.

(Periksalah: 23=3×7+2=5×4+3=7×3+223 = 3\times7 + 2 = 5\times4 + 3 = 7\times3 + 2.)

29.6 Soal: Sandi rahasia dan angka pemeriksa

Soal 29.1

Soal akhir pekan — kekongruenan menjaga setiap kode batang dan kartu kredit, dan teorema kecil Fermat menjalankan kunci bagi rahasia dunia

G. H. Hardy membanggakan diri pada tahun 1940 bahwa teori bilangan “tak ternoda” oleh penerapan. Delapan puluh tahun kemudian, setiap bunyi pemindai kode batang, setiap pembayaran kartu kredit dan setiap pesan bersandi membantahnya — justru dengan perkakas bab ini: kekongruenan (Proposisi 29.5), balikan Bézout (Teorema 29.10) dan teorema kecil Fermat (Latihan 29.9). Soal ini memeriksa kodenya, membobol kunci versi mainannya, lalu belajar mengapa kunci yang sungguhan bertahan.

Bagian I — Kelancaran kekongruenan.

  1. Hitunglah 2026mod72026 \bmod 7; lalu angka terakhir 71007^{100} (carilah kitaran pangkat 77 modulo 1010).
  2. Pemangkatan cepat (Metode 29.6): hitunglah 5117mod135^{117} \bmod 13 (mulailah dari 5215^2 \equiv -1).
  3. Selesaikan 3x5(mod7)3x \equiv 5 \pmod 7.
  4. Jalankan algoritme Euklides pada (97,35)(97, 35), substitusikan mundur untuk mencari bilangan bulat u,vu, v dengan 97u+35v=197u + 35v = 1, lalu simpulkan balikan 3535 modulo 9797.
  5. Nyatakan dengan tepat kapan aa punya balikan modulo nn, dan teorema mana yang menyerahkan balikannya.

Bagian II — Angka pemeriksa.

  1. ISBN-10: kesepuluh angka d1d10d_1 \dots d_{10} pada kode sebuah buku harus memenuhi 10d1+9d2++2d9+1d100(mod11)10d_1 + 9d_2 + \dots + 2d_9 + 1d_{10} \equiv 0 \pmod{11}. Periksalah ISBN yang sungguhan, 03064061520\,306\,40615\,2.
  2. Buktikan bahwa rancangan ISBN itu mendeteksi setiap galat satu angka: jika satu angkanya berubah sebesar d≢0d \not\equiv 0, maka jumlah berbobotnya berubah sebesar wdw d dengan 1w101 \leq w \leq 10 — mengapa itu tak pernah bisa 0(mod11)\equiv 0 \pmod{11} (Teorema 29.11)?
  3. Buktikan bahwa rancangan itu juga mendeteksi setiap pertukaran dua angka bertetangga (yang berbeda). Lalu jelaskan rahasia rancangannya: sifat 1111 yang mana yang membuat kedua buktinya jalan, dan apa yang bisa keliru dengan modulus 1010?
  4. Kode batang EAN-13 memberi bobot 1,3,1,3,1, 3, 1, 3, \dots pada angkanya, modulo 1010. Hitunglah angka pemeriksa yang melengkapi 978294019905978\,2940199\,05. Pertukaran bertetangga mana yang gagal dideteksi EAN? (Kapan 2(ab)0(mod10)2(a - b) \equiv 0 \pmod{10}?)
  5. Kartu kredit memakai rancangan Luhn: dari kanan, lipatduakan tiap angka kedua (dengan mengurangi 99 ketika lipatduanya melampaui 99), jumlahkan semuanya, lalu tuntutlah kelipatan 1010. Periksalah nomor ujinya, 45391488034364674539\,1488\,0343\,6467.
  6. Dalam satu kalimat: apa yang dibeli modulus prima bagi ISBN, yang tak dapat dimiliki EAN dan Luhn karena terantai pada 1010?

Bagian III — Kunci Fermat.

  1. Sebuah jebakan sebelum hartanya: hitunglah 210mod3412^{10} \bmod 341, simpulkan 2340mod3412^{340} \bmod 341 — lalu faktorkanlah 341341. Apa yang dikatakan contoh ini (sebuah prima semu Fermat) tentang pemakaian teorema kecil Fermat sebagai uji keprimaan?
  2. RSA dalam ukuran mini: ambil p=3p = 3, q=11q = 11, jadi n=33n = 33 dan (p1)(q1)=20(p-1)(q-1) = 20; eksponen umumnya e=3e = 3. Carilah eksponen rahasianya dd dengan 3d1(mod20)3d \equiv 1 \pmod{20} (cara pertanyaan 4).
  3. Sandikanlah pesan m=4m = 4: hitunglah c=m3mod33c = m^3 \bmod 33.
  4. Bacalah sandinya: hitunglah cdmod33c^d \bmod 33 (pakailah c2(mod33)c \equiv -2 \pmod{33}) lalu perolehlah kembali pesannya.
  5. Mengapa pembacaan sandinya selalu berhasil: tunjukkan bahwa m21mm^{21} \equiv m baik modulo 33 maupun modulo 1111 (teorema kecil Fermat di masing-masing dunianya), lalu simpulkan modulo 3333 (Teorema 29.11 merekatkan kedua kekongruenannya). Di manakah bentuk khusus 21=ed21 = ed, yaitu 1+20k1 + 20k, masuk?
  6. Keamanan kuncinya: semua orang tahu nn dan ee; memperoleh kembali dd menuntut (p1)(q1)(p-1)(q-1), sehingga menuntut faktor nn. Bilangan 3333 kita terfaktorkan sekali lihat — lalu mengapa rancangan yang sama, dengan nn sepanjang enam ratus angka, melindungi bank sedunia? (Satu kalimat tentang ketaksetangkupan antara mengalikan dan memfaktorkan.)

Bagian IV — Yang klasik.

  1. Pencacahan prajurit Tiongkok kuno (bandingkan Latihan 29.10): sejumlah prajurit menyisakan 22 ketika dibariskan dalam kelompok 33 dan menyisakan 33 ketika dibariskan dalam kelompok 55. Carilah semua cacah yang mungkin, lalu jelaskan mengapa jawabannya tunggal modulo 1515.
  2. Bukti satu baris, akhirnya: dari 101(mod9)10 \equiv 1 \pmod 9, buktikan bahwa setiap bilangan kongruen dengan jumlah angkanya modulo 99; dari 101(mod11)10 \equiv -1 \pmod{11}, turunkan kaidah jumlah berselang-seling untuk 1111. (Jilid sekolah menengah pertama membuktikan ini dengan aljabar yang gamblang — kagumilah pemampatannya.)
  3. Penutup — Hardy melawan kode batang: rangkumlah perkakas bab ini (aritmetika kekongruenan, balikan Bézout, teorema kecil Fermat, perekatan modulus yang saling prima) dan di mana masing-masingnya mengunci pada tempatnya dalam soal ini; lalu berikan vonis zaman kini atas kata “tak ternoda” itu.
Solusi

Solusi Soal 29.1.

1. 2026=289×7+32026 = 289 \times 7 + 3, jadi 20263(mod7)2026 \equiv 3 \pmod 7. Pangkat 77 modulo 1010: 7,9,3,17, 9, 3, 1, sebuah kitaran sepanjang 44; dan 1000(mod4)100 \equiv 0 \pmod 4, jadi angka terakhir 71007^{100} adalah 11.

2. 52=251(mod13)5^2 = 25 \equiv -1 \pmod{13}, sehingga 5116=(52)58(1)58=15^{116} = \left(5^2\right)^{58} \equiv (-1)^{58} = 1 dan 51175(mod13)5^{117} \equiv 5 \pmod{13}.

3. Balikan 33 modulo 77 adalah 55 (sebab 15115 \equiv 1): jadi x5×5=254(mod7)x \equiv 5 \times 5 = 25 \equiv 4 \pmod 7.

4. 97=2×35+2797 = 2 \times 35 + 27; 35=27+835 = 27 + 8; 27=3×8+327 = 3 \times 8 + 3; 8=2×3+28 = 2 \times 3 + 2; 3=2+13 = 2 + 1. Dengan substitusi mundur: 1=97×13+35×(36)1 = 97 \times 13 + 35 \times (-36). Jadi 35×(36)1(mod97)35 \times (-36) \equiv 1 \pmod{97}: balikan 3535 adalah 3661(mod97)-36 \equiv 61 \pmod{97}.

5. Bilangan aa punya balikan modulo nn tepat ketika gcd(a,n)=1\gcd(a, n) = 1: Bézout menyediakan au+nv=1au + nv = 1, yaitu au1au \equiv 1; sebaliknya adanya balikan memaksa FPB-nya membagi 11.

6. 010+39+08+67+46+05+64+13+52+21=132=12×110(mod11)0{\cdot}10 + 3{\cdot}9 + 0{\cdot}8 + 6{\cdot}7 + 4{\cdot}6 + 0{\cdot}5 + 6{\cdot}4 + 1{\cdot}3 + 5{\cdot}2 + 2{\cdot}1 = 132 = 12 \times 11 \equiv 0 \pmod{11}: jadi sah.

7. Jumlahnya berubah sebesar wdwd dengan 1w101 \leq w \leq 10 dan 1d91 \leq \abs d \leq 9: karena 1111 prima dan tidak membagi satu pun faktornya, ia tak dapat membagi hasil kalinya (Teorema 29.11 / Proposisi 29.14), sehingga jumlah yang berubah itu tak pernah lagi 0\equiv 0: jadi setiap galat satu angka membunyikan alarmnya.

8. Menukar angka bertetangga a,ba, b (yang berbobot w+1,ww + 1, w) mengubah jumlahnya sebesar (w+1)b+wa(w+1)awb=ba≢0(w+1)b + wa - (w+1)a - wb = b - a \not\equiv 0 bagi aba \neq b: jadi terdeteksi. Rahasianya adalah keprimaan 1111: modulo 1010, hasil kali seperti 5×25 \times 2 lenyap padahal tak satu faktornya nol, sehingga galat berbobot 55 sebesar ±2\pm 2 (atau pertukaran yang bernasib sial) bisa lolos.

9. Jumlah berbobot kedua belas angkanya: 119119; angka pemeriksanya harus melengkapinya menjadi kelipatan 1010, jadi 11 (kode lengkapnya 9782940199051978\,2940199\,051). EAN meleset pada pertukaran bertetangga dengan 2(ab)0(mod10)2(a - b) \equiv 0 \pmod{10}, yaitu ab=5\abs{a - b} = 5: menukar 22 dengan 77, misalnya, lolos tanpa terlihat — itulah harga modulus 1010 yang bersahabat itu.

10. Dengan melipatduakan tiap angka kedua dari kanan lalu melipatnya (16716 \to 7, dan seterusnya), jumlahnya menjadi 800(mod10)80 \equiv 0 \pmod{10}: jadi kartu ujinya sah.

11. Dengan modulus prima setiap bobotnya punya balikan, sehingga semua galat tunggal dan semua pertukaran bertetangga tertangkap — itulah kemewahan ISBN; sedangkan rancangan modulo 1010 mempertahankan angka yang ramah bagi manusia dan menerima satu titik buta.

12. 210=1024=3×341+11(mod341)2^{10} = 1024 = 3 \times 341 + 1 \equiv 1 \pmod{341}, sehingga 2340=(210)3412^{340} = \left(2^{10}\right)^{34} \equiv 1. Padahal 341=11×31341 = 11 \times 31 tersusun: bilangan itu lolos uji Fermat pada bilangan pokok 22 padahal bukan prima. Pelajarannya: kekongruenan Fermat itu perlu, tetapi tidak cukup — pengujian keprimaan menuntut perkakas yang lebih tajam (dan memperolehnya, di jilid universitas).

13. 3d1(mod20)3d \equiv 1 \pmod{20}: jadi d=7d = 7 (sebab 21=20+121 = 20 + 1).

14. c=43=6431(mod33)c = 4^3 = 64 \equiv 31 \pmod{33}.

15. 31231 \equiv -2: maka (2)7=128(-2)^7 = -128, dan 128+4×33=4-128 + 4 \times 33 = 4: jadi teks sandinya terbaca kembali menjadi m=4m = 4. Kuncinya berputar.

16. Modulo 33: jika 3m3 \nmid m, maka m21m^2 \equiv 1 (Fermat), sehingga m21=m(m2)10mm^{21} = m \cdot \left(m^2\right)^{10} \equiv m; sedangkan jika 3m3 \mid m, kedua ruasnya 0\equiv 0. Modulo 1111: m101m^{10} \equiv 1 atau 11m11 \mid m, dan m21=m(m10)2mm^{21} = m \cdot \left(m^{10}\right)^2 \equiv m. Jadi 33 dan 1111 keduanya membagi m21mm^{21} - m, dan karena saling prima hasil kalinya 3333 juga membaginya (Gauss): m21m(mod33)m^{21} \equiv m \pmod{33}. Eksponen ed=21=1+20ked = 21 = 1 + 20k dibangun justru agar kedua eksponen Fermat (22 dan 1010, yang membagi 2020) lenyap.

17. Mengalikan dua bilangan prima sepanjang 300300 angka memakan waktu sepersejuta detik; memperolehnya kembali dari hasil kalinya mengalahkan setiap algoritme yang diketahui dan seluruh komputer di dunia — kuncinya jalan satu arah. (Bilangan n=33n = 33 kita adalah jalan itu dalam ukuran mainan, yang dapat ditempuh ke dua arah.)

18. Dengan menguji sisanya (atau membangun lewat Bézout): n8(mod15)n \equiv 8 \pmod{15}, jadi cacahnya 8,23,38,53,8, 23, 38, 53, \dots Ketunggalannya modulo 1515: dua penyelesaian berselisih kelipatan 33 sekaligus 55, sehingga kelipatan 1515 (sebab 33 dan 55 saling prima, Gauss). Sang jenderal dengan 10001000 prajurit mengumumkan “88” lewat tiga kali baris cepat — muslihat pencacahan kepala dari zaman dahulu.

19. Dari 101(mod9)10 \equiv 1 \pmod 9 diperoleh 10k110^k \equiv 1, sehingga dk10kdk\sum d_k 10^k \equiv \sum d_k: jadi sebuah bilangan dan jumlah angkanya kongruen modulo 99 (dan modulo 33). Lalu 101(mod11)10 \equiv -1 \pmod{11} memberi dk10k(1)kdk\sum d_k 10^k \equiv \sum (-1)^k d_k: itulah kaidah berselang-selingnya. Dua kaidah masa kanak-kanak, masing-masing satu baris.

20. Kekongruenan mengubah sisa menjadi sebuah aritmetika (Bagian I); Bézout mencetak balikan yang menyelesaikan kekongruenan linear dan dd milik RSA (pertanyaan 4, 13); teorema kecil Fermat membuka dan menutup kuncinya (pertanyaan 15–16); perekatan modulus yang saling prima mencacah prajurit dan menuntaskan buktinya (pertanyaan 16, 18). Vonis atas Hardy: teorema paling murni yang dikenalnya kini menjaga setiap pembelian — kemurnian, jika diberi waktu, adalah hal yang paling dapat diterapkan.

Istilah yang didefinisikan dalam bab ini

Lihat semua 395 istilah di glosarium