Mathematics · Buku 2 · Grades 10–12

Matematika Sekolah Menengah Atas

Matematika Sekolah Menengah Atas · Grades 10–12

4Fungsi Acuan

Segelintir fungsi sederhana — afin, pangkat dua, kebalikan, akar kuadrat, pangkat tiga — muncul di mana-mana, sendirian atau berpadu. Hafal di luar kepala grafik dan variasinya mengubah banyak soal menjadi sebuah sketsa singkat. Bab ini menelaah masing-masing secara berurutan dan membuktikan variasinya dengan teknik pembandingan dari Bab 3.

4.1 Fungsi afin

Definisi 4.1 (Fungsi afin)

Sebuah fungsi afin adalah fungsi berbentuk

f(x)=mx+p,f(x) = mx + p,

dengan mm dan pp bilangan real tetap. Grafiknya berupa garis lurus: mm adalah gradien dan pp adalah titik potong sumbu-yy (garis itu memotong sumbu tegak di (0,p)(0, p)). Bila p=0p = 0 fungsi itu disebut linear: f(x)=mxf(x) = mx menyatakan kesebandingan.

Proposisi 4.2 (Gradien dan variasi)

Misalkan f(x)=mx+pf(x) = mx + p.

  1. Untuk sebarang dua masukan berbeda uvu \neq v: m=f(v)f(u)vum = \dfrac{f(v) - f(u)}{v - u} (gradien adalah perubahan keluaran per satu satuan perubahan masukan).
  2. Jika m>0m > 0, maka ff tegas naik pada R\R; jika m<0m < 0, tegas turun; jika m=0m = 0, tetap.

Bukti. 1. Hitunglah f(v)f(u)=(mv+p)(mu+p)=m(vu)f(v) - f(u) = (mv + p) - (mu + p) = m(v - u), lalu bagilah dengan vu0v - u \neq 0.

2. Jika u<vu < v, maka f(v)f(u)=m(vu)f(v) - f(u) = m(v-u) bertanda sama dengan mm, sebab vu>0v - u > 0: untuk mm positif diperoleh f(u)<f(v)f(u) < f(v) (naik), untuk mm negatif diperoleh f(u)>f(v)f(u) > f(v) (turun).

Dua fungsi afin: naik untuk m = 1/2 > 0, turun untuk m = -1 < 0. Bergerak satu satuan ke kanan mengubah y sebesar m.
Dua fungsi afin: naik untuk m=12>0m = \frac12 > 0, turun untuk m=1<0m = -1 < 0. Bergerak satu satuan ke kanan mengubah yy sebesar mm.

Contoh 4.3

Carilah fungsi afin yang grafiknya melalui A(1,3)A(1, 3) dan B(4,9)B(4, 9). Gradiennya adalah

m=9341=63=2.m = \frac{9 - 3}{4 - 1} = \frac{6}{3} = 2 .

Jadi f(x)=2x+pf(x) = 2x + p, dan f(1)=3f(1) = 3 memberi 2+p=32 + p = 3, sehingga p=1p = 1: f(x)=2x+1f(x) = 2x + 1. Periksa dengan BB: f(4)=9f(4) = 9.

4.2 Fungsi pangkat dua

Proposisi 4.4 (Fungsi pangkat dua)

Fungsi f(x)=x2f(x) = x^2, terdefinisi pada R\R:

  1. tegas turun pada (,0]\intoc{-\infty}{0} dan tegas naik pada [0,+)\intco{0}{+\infty}, dengan minimum 00 di x=0x = 0;
  2. memenuhi f(x)=f(x)f(-x) = f(x) untuk semua xx: grafiknya, sebuah parabola, simetris terhadap sumbu tegak.

Bukti. 1. Misalkan 0u<v0 \leq u < v. Maka

f(v)f(u)=v2u2=(vu)(v+u)>0,f(v) - f(u) = v^2 - u^2 = (v - u)(v + u) > 0,

sebab vu>0v - u > 0 dan v+u>0v + u > 0: jadi ff tegas naik pada [0,+)\intco{0}{+\infty}. Jika u<v0u < v \leq 0, maka vu>0v - u > 0 tetapi v+u<0v + u < 0, sehingga f(v)f(u)<0f(v) - f(u) < 0: tegas turun. Akhirnya x20=f(0)x^2 \geq 0 = f(0) untuk semua xx.

2. (x)2=x2(-x)^2 = x^2; jadi titik (x,x2)(x, x^2) dan (x,x2)(-x, x^2), yang saling bercermin terhadap sumbu tegak, sama-sama terletak pada grafiknya.

Catatan 4.5 (Kuadrat dan urutan)

Karena fungsi pangkat dua turun di sisi negatif, mengambil kuadrat membalik urutan bilangan negatif: 3<2-3 < -2 tetapi 9>49 > 4. Jangan pernah mengkuadratkan kedua ruas suatu pertidaksamaan tanpa memeriksa tandanya.

4.3 Fungsi kebalikan

Proposisi 4.6 (Fungsi kebalikan)

Fungsi f(x)=1xf(x) = \dfrac1x, terdefinisi untuk x0x \neq 0:

  1. tegas turun pada (,0)\intoo{-\infty}{0} dan tegas turun pada (0,+)\intoo{0}{+\infty};
  2. memenuhi f(x)=f(x)f(-x) = -f(x): grafiknya, sebuah hiperbola, simetris terhadap titik asal.

Bukti. 1. Misalkan 0<u<v0 < u < v. Maka

f(v)f(u)=1v1u=uvuv<0,f(v) - f(u) = \frac1v - \frac1u = \frac{u - v}{uv} < 0,

sebab uv<0u - v < 0 dan uv>0uv > 0: tegas turun pada (0,+)\intoo{0}{+\infty}. Pada (,0)\intoo{-\infty}{0} pecahan yang sama mempunyai uv<0u - v < 0 dan lagi-lagi uv>0uv > 0 (hasil kali dua bilangan negatif), jadi ff turun di sana juga.

2. 1x=1x\frac{1}{-x} = -\frac1x.

Catatan 4.7

Hati-hati: 1x\frac1x tidak turun pada seluruh daerah asalnya. Dari u=1u = -1 ke v=1v = 1 nilainya melompat dari 1-1 naik ke 11. Kedua cabangnya harus ditelaah terpisah.

Parabola y = x2 (simetris terhadap sumbu tegak) dan hiperbola y = 1x (dua cabang, simetris terhadap titik asal). Parabola y = x2 (simetris terhadap sumbu tegak) dan hiperbola y = 1x (dua cabang, simetris terhadap titik asal).
Parabola y=x2y = x^2 (simetris terhadap sumbu tegak) dan hiperbola y=1xy = \frac1x (dua cabang, simetris terhadap titik asal).

4.4 Akar kuadrat dan pangkat tiga

Proposisi 4.8 (Fungsi akar kuadrat)

Fungsi f(x)=xf(x) = \sqrt{x}, terdefinisi pada [0,+)\intco{0}{+\infty}, bersifat tegas naik.

Bukti. Misalkan 0u<v0 \leq u < v. Kalikan dan bagilah dengan bentuk sekawan:

vu=(vu)(v+u)v+u=vuv+u>0,\sqrt v - \sqrt u = \frac{(\sqrt v - \sqrt u)(\sqrt v + \sqrt u)}{\sqrt v + \sqrt u} = \frac{v - u}{\sqrt v + \sqrt u} > 0,

sebab vu>0v - u > 0 dan v+u>0\sqrt v + \sqrt u > 0 (perhatikan v>0v > 0, jadi v>0\sqrt v > 0).

Proposisi 4.9 (Fungsi pangkat tiga)

Fungsi f(x)=x3f(x) = x^3, terdefinisi pada R\R, bersifat tegas naik, dan grafiknya simetris terhadap titik asal.

Bukti. Diterima tanpa bukti pada tingkat ini.

Akar kuadrat (terdefinisi hanya untuk x ≥ 0) dan pangkat tiga, keduanya naik. Akar kuadrat (terdefinisi hanya untuk x ≥ 0) dan pangkat tiga, keduanya naik.
Akar kuadrat (terdefinisi hanya untuk x0x \geq 0) dan pangkat tiga, keduanya naik.

Proposisi 4.10 (Membandingkan xx, x2x^2 dan x\sqrt x)

Untuk 0<x<10 < x < 1: x2<x<xx^2 < x < \sqrt x. Untuk x>1x > 1: x<x<x2\sqrt x < x < x^2. Di x=0x = 0 dan x=1x = 1 ketiga nilainya sama.

Bukti. Andaikan 0<x<10 < x < 1. Mengalikan x<1x < 1 dengan x>0x > 0 memberi x2<xx^2 < x. Selanjutnya, x<xx < \sqrt x: karena kedua ruas positif dan pengkuadratan bersifat naik pada bilangan positif, ketaksamaan ini setara dengan x2<xx^2 < x, yang baru saja dibuktikan. Untuk x>1x > 1, mengalikan x>1x > 1 dengan xx memberi x2>xx^2 > x, dan x<x\sqrt x < x menyusul dengan alasan pengkuadratan yang sama.

Ketiga kurva berpotongan di (0,0) dan (1,1) lalu bertukar urutan di sana: antara 0 dan 1, x2 yang terkecil dan √ x yang terbesar; setelah 1 urutannya terbalik.
Ketiga kurva berpotongan di (0,0)(0,0) dan (1,1)(1,1) lalu bertukar urutan di sana: antara 00 dan 11, x2x^2 yang terkecil dan x\sqrt x yang terbesar; setelah 11 urutannya terbalik.

Metode 4.11 (Membandingkan peta)

Untuk membandingkan f(a)f(a) dan f(b)f(b) pada sebuah fungsi acuan ff:

  1. tempatkan aa dan bb pada interval yang variasi ff-nya sudah diketahui;
  2. jika ff naik di sana, petanya berurutan sama dengan masukannya; jika ff turun, urutannya terbalik;
  3. jika aa dan bb tidak berada pada interval kemonotonan yang sama, uruslah tandanya lebih dahulu (misalnya untuk pangkat dua: satu masukan negatif dan satu masukan positif).

Contoh 4.12

Bandingkan 12.3\dfrac{1}{2.3} dan 12.4\dfrac{1}{2.4}: kedua masukannya berada di (0,+)\intoo{0}{+\infty}, tempat fungsi kebalikan turun, dan 2.3<2.42.3 < 2.4, jadi 12.3>12.4\dfrac{1}{2.3} > \dfrac{1}{2.4}. Bandingkan (1.2)2(-1.2)^2 dan (1.5)2(-1.5)^2: pada (,0]\intoc{-\infty}{0} pangkat dua turun, dan 1.5<1.2-1.5 < -1.2, jadi (1.5)2>(1.2)2(-1.5)^2 > (-1.2)^2 — memang 2.25>1.442.25 > 1.44.

4.5 Latihan

Latihan 4.1

Untuk setiap fungsi afin berikut, berikan gradiennya, titik potong sumbu-yy-nya, dan sebutkan apakah fungsi itu naik atau turun:

f(x)=3x2,g(x)=12x+4,h(x)=7,k(x)=x.f(x) = 3x - 2, \qquad g(x) = -\tfrac12 x + 4, \qquad h(x) = 7, \qquad k(x) = -x .
Solusi

Solusi Latihan 4.1.

ff: gradien 33, titik potong 2-2, naik. gg: gradien 12-\frac12, titik potong 44, turun. hh: gradien 00, titik potong 77, tetap. kk: gradien 1-1, titik potong 00, turun (dan linear).

Latihan 4.2

Carilah fungsi afin yang grafiknya melalui (2,1)(2, 1) dan (5,10)(5, 10); lalu yang melalui (1,4)(-1, 4) dan (3,4)(3, -4).

Solusi

Solusi Latihan 4.2.

Melalui (2,1)(2,1) dan (5,10)(5,10): gradien m=10152=3m = \frac{10 - 1}{5 - 2} = 3; lalu 1=3×2+p1 = 3 \times 2 + p memberi p=5p = -5: f(x)=3x5f(x) = 3x - 5.

Melalui (1,4)(-1,4) dan (3,4)(3,-4): gradien m=443(1)=84=2m = \frac{-4 - 4}{3 - (-1)} = \frac{-8}{4} = -2; lalu 4=2×(1)+p4 = -2 \times (-1) + p memberi p=2p = 2: f(x)=2x+2f(x) = -2x + 2.

Latihan 4.3

Tanpa kalkulator, bandingkan:

(3.1)2 dan (3.2)2;(2.7)2 dan (2.8)2;15.1 dan 15.2;17 dan 15.(3.1)^2 \text{ dan } (3.2)^2; \qquad (-2.7)^2 \text{ dan } (-2.8)^2; \qquad \frac{1}{5.1} \text{ dan } \frac{1}{5.2}; \qquad \sqrt{17} \text{ dan } \sqrt{15}.
Solusi

Solusi Latihan 4.3.

(3.1)2<(3.2)2(3.1)^2 < (3.2)^2: pangkat dua naik pada bilangan positif.

(2.7)2<(2.8)2(-2.7)^2 < (-2.8)^2: pangkat dua turun pada bilangan negatif dan 2.8<2.7-2.8 < -2.7.

15.1>15.2\frac{1}{5.1} > \frac{1}{5.2}: kebalikan turun pada bilangan positif.

17>15\sqrt{17} > \sqrt{15}: akar kuadrat naik.

Latihan 4.4

Dengan memakai grafik fungsi pangkat dua, selesaikan x2=16x^2 = 16, lalu x216x^2 \leq 16, lalu x2>9x^2 > 9.

Solusi

Solusi Latihan 4.4.

x2=16x^2 = 16: dua penyelesaian, x=4x = 4 dan x=4x = -4 (garis mendatar y=16y = 16 memotong parabolanya dua kali).

x216x^2 \leq 16: parabolanya berada di bawah garis itu di antara kedua titik potongnya: x[4,4]x \in \intcc{-4}{4}.

x2>9x^2 > 9: parabolanya tegas berada di atas y=9y = 9 di luar [3,3]\intcc{-3}{3}: x(,3)(3,+)x \in \intoo{-\infty}{-3} \cup \intoo{3}{+\infty}.

Latihan 4.5

Misalkan x(0,1)x \in \intoo{0}{1}. Urutkan bilangan xx, x2x^2, x3x^3 dan x\sqrt x dari yang terkecil sampai yang terbesar, lalu periksa jawabanmu dengan x=0.25x = 0.25.

Solusi

Solusi Latihan 4.5.

Untuk 0<x<10 < x < 1: mengalikan x<1x < 1 berulang kali dengan xx memberi x3<x2<xx^3 < x^2 < x, dan Proposisi 4.10 memberi x<xx < \sqrt x, sehingga

x3<x2<x<x.x^3 < x^2 < x < \sqrt x .

Periksa dengan x=0.25x = 0.25: x3=0.015625x^3 = 0.015625, x2=0.0625x^2 = 0.0625, x=0.25x = 0.25, x=0.5\sqrt x = 0.5.

Latihan 4.6 ★★

Selesaikan secara grafis, lalu secara aljabar: 1x=2\dfrac1x = 2, dan 1x<2\dfrac1x < 2 untuk x>0x > 0. Apa yang berubah bila x<0x < 0 juga diizinkan?

Solusi

Solusi Latihan 4.6.

1x=2\frac1x = 2 mempunyai penyelesaian tunggal x=12x = \frac12 (hiperbolanya memotong garis mendatar y=2y = 2 sekali, pada cabang positifnya).

Untuk x>0x > 0: 1x<2\frac1x < 2. Mengalikan dengan x>0x > 0: 1<2x1 < 2x, jadi x>12x > \frac12: himpunan penyelesaiannya (12,+)\intoo{\frac12}{+\infty}.

Bila x<0x < 0 juga diizinkan: setiap xx negatif memenuhi 1x<0<2\frac1x < 0 < 2, sehingga himpunan penyelesaian lengkapnya adalah (,0)(12,+)\intoo{-\infty}{0} \cup \intoo{\frac12}{+\infty}.

Latihan 4.7 ★★

Dengan mengetahui bahwa fungsi pangkat dua turun pada (,0]\intoc{-\infty}{0} dan naik pada [0,+)\intco{0}{+\infty}, apitlah x2x^2 bila:

(a) x[2,5];(b) x[3,1];(c) x[2,3].\text{(a) } x \in \intcc{2}{5}; \qquad \text{(b) } x \in \intcc{-3}{-1}; \qquad \text{(c) } x \in \intcc{-2}{3}.

(Pada kasus (c), berhati-hatilah: minimum x2x^2 tidak berada di titik ujung.)

Solusi

Solusi Latihan 4.7.

(a) Pada [2,5]\intcc{2}{5}, semua masukannya positif dan pengkuadratan naik: 4x2254 \leq x^2 \leq 25.

(b) Pada [3,1]\intcc{-3}{-1}, pengkuadratan turun: kuadrat terbesarnya berasal dari 3-3: 1x291 \leq x^2 \leq 9.

(c) Pada [2,3]\intcc{-2}{3}, intervalnya memuat 00, tempat kuadratnya mencapai minimum 00; maksimumnya adalah yang lebih besar di antara (2)2=4(-2)^2 = 4 dan 32=93^2 = 9. Jadi 0x290 \leq x^2 \leq 9.

Latihan 4.8 ★★

Sebuah perusahaan taksi menarik biaya tetap 44 ditambah 1.51.5 per kilometer; perusahaan lain tanpa biaya tetap dan 22 per kilometer. Modelkan masing-masing harga dengan fungsi afin dari jarak xx, gambarlah kedua garisnya, lalu carilah mulai jarak berapa perusahaan pertama lebih murah.

Solusi

Solusi Latihan 4.8.

Perusahaan pertama: f(x)=1.5x+4f(x) = 1.5x + 4; yang kedua: g(x)=2xg(x) = 2x. Yang pertama lebih murah apabila

1.5x+4<2x  4<0.5x  x>8.1.5x + 4 < 2x \ \Longleftrightarrow\ 4 < 0.5x \ \Longleftrightarrow\ x > 8 .

Setelah 88 km, perusahaan pertama lebih murah; tepat pada 88 km keduanya menarik biaya 1616.

Latihan 4.9 ★★

Tunjukkan bahwa untuk semua a,b0a, b \geq 0: a+ba+b\sqrt{a + b} \leq \sqrt a + \sqrt b. (Petunjuk: kedua ruas taknegatif, jadi bandingkan kuadratnya.) Kapan kesamaannya berlaku?

Solusi

Solusi Latihan 4.9.

Kedua ruas taknegatif, sehingga ketaksamaannya setara dengan ketaksamaan antara kuadratnya:

(a+b)2=a+bdan(a+b)2=a+2ab+b.\left(\sqrt{a+b}\right)^2 = a + b \qquad\text{dan}\qquad \left(\sqrt a + \sqrt b\right)^2 = a + 2\sqrt a \sqrt b + b .

Karena 2ab02\sqrt a\sqrt b \geq 0, kuadrat kedua paling sedikit sama dengan yang pertama, dan itu membuktikan a+ba+b\sqrt{a+b} \leq \sqrt a + \sqrt b. Kesamaan berlaku tepat ketika ab=0\sqrt a \sqrt b = 0, yaitu ketika a=0a = 0 atau b=0b = 0.

Latihan 4.10 ★★★

Misalkan f(x)=2x+1x1f(x) = \dfrac{2x + 1}{x - 1}, terdefinisi untuk x1x \neq 1.

  1. Tunjukkan bahwa f(x)=2+3x1f(x) = 2 + \dfrac{3}{x - 1} untuk semua x1x \neq 1.
  2. Simpulkan variasi ff pada (1,+)\intoo{1}{+\infty} dari variasi fungsi kebalikan.
Solusi

Solusi Latihan 4.10.

1. Samakan penyebut ruas kanannya:

2+3x1=2(x1)+3x1=2x+1x1=f(x).2 + \frac{3}{x-1} = \frac{2(x-1) + 3}{x - 1} = \frac{2x + 1}{x - 1} = f(x).

2. Pada (1,+)\intoo{1}{+\infty}, ketika xx membesar, x1x - 1 membesar dan tetap positif, sehingga 3x1\frac{3}{x-1} mengecil (fungsi kebalikan, dikalikan konstanta positif 33), jadi f(x)=2+3x1f(x) = 2 + \frac{3}{x-1} mengecil: ff tegas turun pada (1,+)\intoo{1}{+\infty}.

4.6 Soal: Hukum alam berbicara dengan fungsi acuan

Soal 4.1

Soal akhir pekan — jarak pengereman tumbuh seperti v2v^2, tuas menuruti 1/d1/d, planet mengikuti a3/2a^{3/2}: membaca fisika dengan fungsi acuan

Bukalah sebuah buku fisika dan grafik yang itu-itu juga muncul di setiap halaman: parabola, hiperbola, kurva akar. Alam menuliskan hukumnya dengan fungsi acuan bab ini — dan mengenali bentuknya (Proposisi 4.4, Proposisi 4.6, Proposisi 4.8, Proposisi 4.9) sudah cukup untuk mengerem mobil, menyeimbangkan tuas, dan mengukur waktu edar planet. Puncaknya adalah hukum ketiga Kepler, yang dibaca langsung dari data tata surya.

Bagian I — Hukum kuadrat pengereman. Sebuah aturan praktis untuk jarak pengereman mobil di jalan kering: d=(v10)2d = \left(\frac{v}{10}\right)^{2} meter, pada laju vv km/jam.

  1. Hitunglah jarak pengereman pada 3030, 5050, 9090 dan 130130 km/jam.
  2. Melipatduakan lajunya mengalikan jarak pengereman dengan berapa? Jelaskan dari sifat penskalaan fungsi pangkat dua, lalu periksa pada 5010050 \to 100 km/jam.
  3. Forensik: bekas rem terukur 5050 m. Laju berapa yang dituduhkan rumus itu kepada pengemudinya (sampai satuan km/jam)? Fungsi acuan mana yang menjawab — dan pada daerah asal mana pembacaannya tidak bermakna ganda (Proposisi 4.8)?
  4. Bandingkan tambahan jarak yang disebabkan oleh satu km/jam lebih cepat, pada laju rendah dan pada laju tinggi: hitunglah d(31)d(30)d(31) - d(30) dan d(91)d(90)d(91) - d(90). Sifat parabola yang mana (Proposisi 4.4) yang digambarkan oleh kedua jawaban itu?
  5. Pengereman yang sesungguhnya menambahkan waktu reaksi — sekitar satu detik, yang selama itu mobil menempuh 0.28v0.28v meter: D(v)=0.28v+(v10)2D(v) = 0.28v + \left(\frac{v}{10}\right)^2. Hitunglah D(50)D(50) dan D(130)D(130). Manakah dari kedua suku itu — yang afin atau yang pangkat dua — yang menguasai laju dalam kota, dan mana yang menguasai laju di jalan tol?

Bagian II — Hiperbola dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Sebuah tuas seimbang apabila gaya ×\times jarak bernilai sama pada kedua sisinya. Seorang anak 6060 kg duduk 22 m dari poros; gaya penyeimbang pada jarak dd di sisi lain adalah F(d)=120dF(d) = \frac{120}{d} (dalam satuan setara kilogram). Hitunglah F(0.5)F(0.5), F(1)F(1), F(3)F(3).
  2. Apa yang dikatakan variasi fungsi kebalikan (Proposisi 4.6) tentang tuas — dan mengapa kesesumbaran Archimedes (“beri aku tempat berpijak dan akan kugerakkan Bumi”) bersembunyi di ekor hiperbola? Apa yang melarang d=0d = 0?
  3. Bunyi dan cahaya meredup mengikuti kuadrat jaraknya: pada 11 m dari sebuah lampu intensitasnya 100100 satuan; berikan nilainya pada 22, 33 dan 1010 m. Jelaskan pangkat 22 itu dengan sebuah bola: pada luas berapa cahaya itu tersebar pada jarak dd (soal batu nisan Archimedes di jilid sebelumnya)?
  4. Sebuah bus untuk karyawisata berbiaya 600600 euro, dibagi rata di antara nn peserta. Buatlah tabel biaya per kepala untuk n=10,20,30n = 10, 20, 30, carilah berapa peserta yang menurunkannya menjadi 2525 euro atau kurang, lalu nyatakan apa yang dijanjikan — dan ditolak — oleh bentuk hiperbola ketika nn membesar.
  5. Mencetak xx poster berbiaya 2x+32x + 3 euro (33 euro untuk penyiapan). Tunjukkan bahwa biaya rata-rata per poster adalah a(x)=2+3xa(x) = 2 + \frac3x, uraikan variasinya, lalu tafsirkan asimtot mendatarnya secara ekonomi. (Bandingkan dengan aljabar Latihan 4.10.)

Bagian III — Keselarasan Kepler. Untuk setiap planet, misalkan aa jarak rata-ratanya ke Matahari (dalam satuan astronomi, Bumi =1= 1) dan TT kala edarnya (dalam tahun). Data: Mars a=1.52a = 1.52, T=1.88T = 1.88; Jupiter a=5.20a = 5.20, T=11.86T = 11.86; Saturnus a=9.54a = 9.54, T=29.4T = 29.4.

  1. Hitunglah a3a^3 dan T2T^2 untuk Bumi, Mars dan Jupiter. Apa yang diperhatikan Kepler pada tahun 1618?
  2. Nyatakan hukum itu sebagai fungsi: T=a3=aaT = \sqrt{a^3} = a\sqrt a. Ujilah pada Saturnus.
  3. Dua ramalan: sebuah asteroid mengorbit pada a=4a = 4 satuan astronomi — carilah kala edarnya (bilangannya keluar bulat); sebuah komet kembali setiap 2727 tahun — carilah jarak rata-ratanya (carilah sebuah pangkat tiga sempurna).
  4. Tiga fungsi acuan yang mana yang dijalin bersama oleh hukum itu? Lalu aturan penskalaannya: ketika aa dikalikan 44, apa yang terjadi pada TT? (Periksa dengan asteroid tadi terhadap Bumi.)
  5. Kepler membaca hukum ini dalam data Tycho Brahe tujuh puluh tahun sebelum gravitasi Newton menjelaskannya. Dalam satu kalimat: apa yang dikatakan peristiwa ini tentang daya mengenali sebuah fungsi acuan di dalam tabel bilangan?

Bagian IV — Kura-kura dan kelinci.

  1. Urutkan x\sqrt x, xx dan x2x^2 pada (0,1)\intoo{0}{1} dan pada (1,+)\intoo{1}{+\infty} (Proposisi 4.10), lalu periksa kedua urutannya di x=0.25x = 0.25 dan x=4x = 4.
  2. Selesaikan x>x\sqrt x > x selengkapnya (untuk x0x \geq 0, kuadratkan dengan hati-hati lalu tuntaskan dengan tabel tanda).
  3. Masukkan pangkat tiga: urutkan xx, x2x^2, x3x^3 di x=0.5x = 0.5 dan di x=2x = 2, lalu carilah semua titik tempat fungsi pangkat dua dan pangkat tiga berpotongan.
  4. Dua skema tabungan membayar, setelah tt tahun, 100t100\sqrt t euro (skema A) atau 10t210 t^2 euro (skema B). Tunjukkan bahwa B menyalip A ketika t3=100t^3 = 100, lalu berikan waktu penyalipannya sampai satuan bulan. Apa moralnya tentang akar melawan pangkat dalam jangka panjang?
  5. Penutup: untuk setiap hukum dalam soal ini — pengereman (v2v^2), tuas (1/d1/d), lampu (1/d21/d^2), Kepler (a3/2a^{3/2}), skema A (t\sqrt t) — sebutkan dalam satu anak kalimat ciri grafik acuannya yang mengusung makna fisisnya (kenaikan yang makin curam, asimtot tegak, bola yang menyebar, pangkat penskalaan, pertumbuhan yang mendatar). Kesimpulannya: fungsi acuan adalah abjadnya; alam menulis dengan abjad itu.
Solusi

Solusi Soal 4.1.

1. d(30)=32=9d(30) = 3^2 = 9 m; d(50)=25d(50) = 25 m; d(90)=81d(90) = 81 m; d(130)=169d(130) = 169 m.

2. Melipatduakan vv melipatduakan v10\frac v{10} dan mengalikan kuadratnya dengan 44: d(100)=100d(100) = 100 m =4×d(50)= 4 \times d(50). Laju dua kali lipat, jarak empat kali lipat — itulah penskalaan fungsi pangkat dua.

3. (v10)2=50\left(\frac{v}{10}\right)^2 = 50 memberi v10=50\frac{v}{10} = \sqrt{50}, jadi v=105071v = 10\sqrt{50} \approx 71 km/jam. Akar kuadratlah yang menjawab; pembacaannya tidak bermakna ganda karena laju selalu positif, dan pada [0,+)\intco{0}{+\infty} fungsi pangkat dua mendaki secara tegas (Proposisi 4.8: satu prapeta positif).

4. d(31)d(30)=9.619=0.61d(31) - d(30) = 9.61 - 9 = 0.61 m, sedangkan d(91)d(90)=82.8181=1.81d(91) - d(90) = 82.81 - 81 = 1.81 m: tambahan +1+1 km/jam yang sama menuntut jarak tiga kali lebih banyak pada laju tinggi. Parabolanya tidak hanya naik, tetapi juga makin curam — laju pendakiannya membesar seiring xx.

5. D(50)=14+25=39D(50) = 14 + 25 = 39 m; D(130)=36.4+169=205.4D(130) = 36.4 + 169 = 205.4 m. Di dalam kota suku afin (reaksi) yang berbagian lebih besar; di jalan tol suku pangkat dua menghancurkannya — yang afin tumbuh mantap, yang kuadrat melesat pergi.

6. F(0.5)=240F(0.5) = 240, F(1)=120F(1) = 120, F(3)=40F(3) = 40.

7. Fungsi kebalikan turun: makin jauh dari porosnya, makin kecil gaya yang diperlukan — dengan lengan tuas yang cukup panjang (dd sangat besar), gaya apa pun, sekecil apa pun juga, menyeimbangkan beban apa pun: kesesumbaran Archimedes hidup di ekor hiperbolanya, yang mendekati 00 tanpa pernah mencapainya. Dan d=0d = 0 adalah nilai terlarangnya: tanpa lengan, tanpa tuas — itulah asimtot tegaknya.

8. 1004=25\frac{100}{4} = 25 pada 22 m, 100911\frac{100}{9} \approx 11 pada 33 m, 11 pada 1010 m. Pada jarak dd cahaya itu telah tersebar pada bola berluas 4πd24\pi d^2 (soal batu nisan Archimedes di jilid sebelumnya): energi yang sama dibagi luas yang tumbuh seperti d2d^2 — karena itulah kebalikan kuadrat.

9. 6060, 3030, 2020 euro per kepala untuk n=10,20,30n = 10, 20, 30. Agar 600n25\frac{600}{n} \leq 25: n24n \geq 24 peserta. Hiperbolanya menjanjikan bagian yang makin murah ketika nn membesar — dan menolak untuk pernah mencapai 00: busnya tidak pernah gratis.

10. a(x)=2x+3x=2+3xa(x) = \frac{2x + 3}{x} = 2 + \frac3x: turun pada (0,+)\intoo{0}{+\infty} (fungsi kebalikan yang tergeser), mendekati asimtot y=2y = 2. Secara ekonomi: menyebarkan biaya tetap 33 euro ke lebih banyak poster menekan biaya satuannya turun menuju 22 euro bahan yang tak tertekan lagi — skala ekonomi, dengan lantai yang keras.

11. Bumi: a3=1a^3 = 1, T2=1T^2 = 1. Mars: 1.5233.511.52^3 \approx 3.51 dan 1.8823.531.88^2 \approx 3.53. Jupiter: 5.203140.65.20^3 \approx 140.6 dan 11.862140.711.86^2 \approx 140.7. Yang diperhatikan Kepler: T2=a3T^2 = a^3 untuk setiap planet — satu hukum untuk seluruh langit.

12. T=a3T = \sqrt{a^3}: untuk Saturnus 9.543=86829.5\sqrt{9.54^3} = \sqrt{868} \approx 29.5 tahun, terhadap 29.429.4 hasil pengamatan: hukumnya berlaku sampai satu persepuluhan.

13. Asteroid: T=43=64=8T = \sqrt{4^3} = \sqrt{64} = 8 tahun. Komet: a3=272=729=93a^3 = 27^2 = 729 = 9^3, jadi a=9a = 9 satuan astronomi.

14. Pangkat dua (T2T^2), pangkat tiga (a3a^3) dan akar kuadrat (untuk menarik TT). Penskalaannya: mengalikan aa dengan 44 mengalikan TT dengan 44=84\sqrt4 = 8 — seperti yang dibenarkan asteroid tadi (aa empat kali punya Bumi, TT delapan kali).

15. Sebuah tabel bilangan, yang dicocokkan dengan bentuk segelintir fungsi acuan, menghasilkan sebuah hukum alam semesta tujuh puluh tahun sebelum seorang pun tahu mengapa hukum itu berlaku — mengenali fungsinya adalah separuh dari ilmu.

16. Pada (0,1)\intoo{0}{1}: x2<x<xx^2 < x < \sqrt x; pada (1,+)\intoo{1}{+\infty}: x<x<x2\sqrt x < x < x^2. Pemeriksaannya: di x=0.25x = 0.25: 0.0625<0.25<0.50.0625 < 0.25 < 0.5; di x=4x = 4: 2<4<162 < 4 < 16.

17. Untuk x0x \geq 0, kedua ruas bernilai 0\geq 0, jadi x>x    x>x2    x(1x)>0    x(0,1)\sqrt x > x \iff x > x^2 \iff x(1 - x) > 0 \iff x \in \intoo{0}{1}.

18. Di x=0.5x = 0.5: x3=0.125<x2=0.25<x=0.5x^3 = 0.125 < x^2 = 0.25 < x = 0.5. Di x=2x = 2: 2<4<82 < 4 < 8: urutannya terbalik. Perpotongan x2x^2 dan x3x^3: x3x2=x2(x1)=0x^3 - x^2 = x^2(x - 1) = 0: di x=0x = 0 dan x=1x = 1.

19. 10t2=100t10t^2 = 100\sqrt t memberi t2=10tt^2 = 10\sqrt t; setelah dikuadratkan, t4=100tt^4 = 100t, jadi t3=100t^3 = 100 dan t=10034.64t = \sqrt[3]{100} \approx 4.64 tahun — sekitar 44 tahun dan 88 bulan. (Kedua skema lalu membayar sekitar 215215 euro.) Moralnya: akar berlari kencang di awal, pangkat memenangi setiap maraton.

20. Pengereman: parabola yang makin curam adalah bahaya laju tinggi. Tuas: asimtot tegak di 00 dan ekor yang panjang adalah keuntungan sang montir. Lampu: d2d^2 dari bola yang menyebar menentukan peredupannya. Kepler: pangkat 32\frac32 adalah tempo tata surya. Tabungan A: akar yang mendatar adalah nasib penabung yang sabar. Lima grafik, lima hukum: sungguh, itulah abjad alam.

Istilah yang didefinisikan dalam bab ini

Lihat semua 395 istilah di glosarium