Mathematics · Buku 2 · Grades 10–12

Matematika Sekolah Menengah Atas

Matematika Sekolah Menengah Atas · Grades 10–12

20Barisan

Sebuah barisan adalah daftar bilangan real yang terindeks oleh bilangan cacah. Barisan memodelkan perkembangan diskret — populasi yang dibilang tahun demi tahun, saldo sebuah rekening bank, hampiran sebuah bilangan yang berturut-turut — dan limitnya adalah perjumpaan serius pertama dengan ketakhinggaan. Bab ini menyiapkan kosakatanya, asas induksi matematika, serta teorema kekonvergenan yang mendasar.

20.1 Bernalar dengan induksi matematika

Teorema 20.1 (Asas induksi matematika)

Misalkan P(n)P(n) sebuah pernyataan yang bergantung pada bilangan bulat nn, dan misalkan n0Nn_0 \in \N. Jika

  1. (langkah dasar) P(n0)P(n_0) benar, dan
  2. (langkah induksi) untuk setiap nn0n \geq n_0, P(n)P(n) mengakibatkan P(n+1)P(n+1),

maka P(n)P(n) benar untuk setiap nn0n \geq n_0.

Bukti. Andaikan, untuk memperoleh kontradiksi, bahwa himpunan AA berisi bilangan bulat nn0n \geq n_0 yang membuat P(n)P(n) salah tidaklah kosong. Maka AA mempunyai anggota terkecil mm.1 Karena P(n0)P(n_0) benar, m>n0m > n_0, sehingga m1n0m - 1 \geq n_0 dan m1Am-1 \notin A, yaitu P(m1)P(m-1) benar. Langkah induksi yang diterapkan pada n=m1n = m-1 lalu memperlihatkan bahwa P(m)P(m) benar, yang bertentangan dengan mAm \in A.

Contoh 20.2

Mari kita buktikan ketaksamaan Bernoulli: untuk setiap bilangan real a>0a > 0 dan setiap nNn \in \N,

(1+a)n1+na.(1+a)^n \geq 1 + na.

Langkah dasar. Untuk n=0n = 0, kedua ruasnya sama dengan 11. Langkah induksi. Andaikan (1+a)n1+na(1+a)^n \geq 1+na untuk suatu nNn \in \N. Karena 1+a>01 + a > 0, mengalikan kedua ruasnya dengan 1+a1+a mempertahankan ketaksamaannya:

(1+a)n+1(1+na)(1+a)=1+(n+1)a+na21+(n+1)a.(1+a)^{n+1} \geq (1+na)(1+a) = 1 + (n+1)a + na^2 \geq 1 + (n+1)a .

Menurut induksi, ketaksamaannya berlaku untuk semua nNn \in \N.

Metode 20.3 (Menulis bukti dengan induksi)

Nyatakan selalu pernyataan P(n)P(n) secara tersurat sebelum mulai. Bukti yang lengkap mempunyai tiga bagian yang terlihat: langkah dasarnya, langkah induksinya (“andaikan P(n)P(n); kita buktikan P(n+1)P(n+1)”), dan kesimpulan yang memanggil asas induksi matematika. Kekeliruan yang paling lazim adalah membuktikan langkah induksinya tanpa pernah memakai hipotesis P(n)P(n): bila itu terjadi, entah buktinya keliru entah induksinya memang tidak diperlukan.

20.2 Kosakata barisan

Definisi 20.4 (Barisan)

Sebuah barisan adalah fungsi u ⁣:NRu \colon \N \to \R (atau dari {nN:nn0}\{n \in \N : n \geq n_0\} ke R\R). Peta nn ditulis unu_n, dan barisannya sendiri ditulis (un)nN(u_n)_{n\in\N} atau cukup (un)(u_n).

Sebuah barisan dapat diberikan secara eksplisit, lewat rumus un=f(n)u_n = f(n), atau lewat rekurensi, lewat suku pertamanya dan hubungan un+1=f(un)u_{n+1} = f(u_n).

Definisi 20.5 (Kemonotonan)

Sebuah barisan (un)(u_n) disebut naik bila un+1unu_{n+1} \geq u_n untuk semua nn, turun bila un+1unu_{n+1} \leq u_n untuk semua nn, dan monoton bila barisan itu naik atau turun. Barisan itu disebut tegas naik (masing-masing turun) apabila ketaksamaannya tegas.

Metode 20.6 (Menelaah kemonotonan sebuah barisan)

Tiga teknik baku:

  1. telaahlah tanda un+1unu_{n+1} - u_n;
  2. bila semua sukunya positif, bandingkan un+1un\dfrac{u_{n+1}}{u_n} dengan 11;
  3. bila un=f(n)u_n = f(n) dengan ff terdefinisi pada [0,+)\intco{0}{+\infty}, pakailah variasi ff.

Definisi 20.7 (Barisan terbatas)

Sebuah barisan (un)(u_n) disebut terbatas di atas bila ada MRM \in \R dengan unMu_n \leq M untuk semua nn; terbatas di bawah bila ada mRm \in \R dengan unmu_n \geq m untuk semua nn; dan terbatas bila keduanya berlaku.

20.2.1 Barisan aritmetika dan geometri

Definisi 20.8 (Barisan aritmetika dan geometri)

Sebuah barisan (un)(u_n) disebut aritmetika dengan beda rr bila un+1=un+ru_{n+1} = u_n + r untuk semua nn, dan geometri dengan rasio qq bila un+1=qunu_{n+1} = q\,u_n untuk semua nn.

Proposisi 20.9 (Bentuk eksplisit dan jumlahnya)

Misalkan nNn \in \N.

  1. Jika (un)(u_n) aritmetika dengan beda rr, maka un=u0+nru_n = u_0 + nr dan

    u0+u1++un=(n+1)u0+un2.u_0 + u_1 + \dots + u_n = (n+1)\,\frac{u_0 + u_n}{2}.
  2. Jika (un)(u_n) geometri dengan rasio q1q \neq 1, maka un=u0qnu_n = u_0\, q^n dan

    u0+u1++un=u01qn+11q.u_0 + u_1 + \dots + u_n = u_0\,\frac{1 - q^{n+1}}{1 - q}.

Bukti. Bentuk eksplisitnya menyusul lewat induksi langsung. Untuk jumlah aritmetikanya, tulislah S=u0++unS = u_0 + \dots + u_n lalu tambahkan jumlah yang sama dalam urutan terbalik: masing-masing dari n+1n+1 jumlah kolomnya sama dengan u0+unu_0 + u_n, sehingga 2S=(n+1)(u0+un)2S = (n+1)(u_0+u_n). Untuk jumlah geometrinya, hitunglah SqSS - qS: semua sukunya saling menghapus berpasangan kecuali yang pertama dan yang terakhir, sehingga (1q)S=u0(1qn+1)(1-q)S = u_0(1 - q^{n+1}).

20.3 Limit sebuah barisan

Definisi 20.10 (Barisan konvergen)

Sebuah barisan (un)(u_n) konvergen ke bilangan real \ell bila setiap interval terbuka yang memuat \ell memuat semua suku unu_n mulai dari suatu indeks. Kita lalu tulis limn+un=\lim\limits_{n\to+\infty} u_n = \ell.

Setara dengan itu: untuk setiap ε>0\varepsilon > 0, ada NNN \in \N sehingga untuk semua nNn \geq N berlaku unε\abs{u_n - \ell} \leq \varepsilon.

Kekonvergenan u_n = 2 + (-1)n/n ke = 2: diberikan > 0, semua suku mulai dari indeks N terletak dalam pita [ - , + ].
Kekonvergenan un=2+(1)nnu_n = 2 + \frac{(-1)^n}{n} ke =2\ell = 2: diberikan ε>0\varepsilon > 0, semua suku mulai dari indeks NN terletak dalam pita [ε,+ε]\intcc{\ell-\varepsilon}{\ell+\varepsilon}.

Definisi 20.11 (Divergen ke takhingga)

Barisan (un)(u_n) menuju ++\infty bila untuk setiap ARA \in \R ada NNN \in \N sehingga unAu_n \geq A untuk semua nNn \geq N. Kita tulis limn+un=+\lim\limits_{n\to+\infty} u_n = +\infty; definisi limun=\lim u_n = -\infty serupa. Barisan yang tidak konvergen dikatakan divergen.

Catatan 20.12

Sebuah barisan dapat divergen tanpa menuju ±\pm\infty: barisan un=(1)nu_n = (-1)^n hanya mengambil nilai 11 dan 1-1 dan tidak berlimit.

Proposisi 20.13 (Ketunggalan limitnya)

Jika (un)(u_n) konvergen, limitnya tunggal.

Bukti. Andaikan unu_n \to \ell dan unu_n \to \ell' dengan \ell \neq \ell', katakan <\ell < \ell'. Ambil ε=3>0\varepsilon = \frac{\ell' - \ell}{3} > 0. Mulai dari suatu indeks berlaku unε\abs{u_n - \ell} \leq \varepsilon dan unε\abs{u_n - \ell'} \leq \varepsilon, sehingga

un+un2ε=23()<,\ell' - \ell \leq \abs{\ell' - u_n} + \abs{u_n - \ell} \leq 2\varepsilon = \tfrac{2}{3}(\ell' - \ell) < \ell' - \ell,

sebuah kontradiksi.

Proposisi 20.14 (Operasi pada limit)

Misalkan (un)(u_n) dan (vn)(v_n) dua barisan dengan limit \ell dan \ell' (berhingga atau takhingga). Maka, selama ruas kanannya bukan bentuk taktentu,

lim(un+vn)=+,lim(unvn)=,limunvn=.\lim (u_n + v_n) = \ell + \ell', \qquad \lim (u_n v_n) = \ell\,\ell', \qquad \lim \frac{u_n}{v_n} = \frac{\ell}{\ell'}.

Bentuk taktentunya adalah (+)+()(+\infty) + (-\infty), 0×0 \times \infty, \frac{\infty}{\infty} dan 00\frac{0}{0}.

Bukti. Kita buktikan aturan jumlahnya untuk limit yang berhingga; kasus lainnya serupa dan ditinggalkan sebagai latihan. Misalkan ε>0\varepsilon > 0. Ada N1,N2N_1, N_2 sehingga unε/2\abs{u_n - \ell} \leq \varepsilon/2 untuk nN1n \geq N_1 dan vnε/2\abs{v_n - \ell'} \leq \varepsilon/2 untuk nN2n \geq N_2. Untuk nmax(N1,N2)n \geq \max(N_1, N_2), ketaksamaan segitiga memberi

(un+vn)(+)un+vnε.\abs{(u_n + v_n) - (\ell + \ell')} \leq \abs{u_n - \ell} + \abs{v_n - \ell'} \leq \varepsilon. \qedhere

Metode 20.15 (Mengangkat bentuk taktentu)

Ketika berhadapan dengan bentuk taktentu, keluarkan suku yang menguasainya sebagai faktor. Misalnya

n2n=n2(11n)n++,2n2+1n2n=2+1/n211/nn+2.n^2 - n = n^2\left(1 - \tfrac{1}{n}\right) \xrightarrow[n\to+\infty]{} +\infty, \qquad \frac{2n^2+1}{n^2 - n} = \frac{2 + 1/n^2}{1 - 1/n} \xrightarrow[n\to+\infty]{} 2 .

20.4 Teorema kekonvergenan

Teorema 20.16 (Teorema pembandingan dan teorema apit)

Misalkan (un)(u_n), (vn)(v_n), (wn)(w_n) barisan.

  1. Jika unvnu_n \leq v_n mulai dari suatu indeks dan un+u_n \to +\infty, maka vn+v_n \to +\infty.
  2. (Teorema apit) Jika unvnwnu_n \leq v_n \leq w_n mulai dari suatu indeks dan (un)(u_n) serta (wn)(w_n) sama-sama konvergen ke limit yang sama \ell, maka (vn)(v_n) konvergen ke \ell.

Bukti. 1. Misalkan ARA \in \R. Karena un+u_n \to +\infty, ada NN dengan unAu_n \geq A untuk nNn \geq N; dengan memperbesar NN bila perlu, vnunAv_n \geq u_n \geq A untuk nNn \geq N.

2. Misalkan ε>0\varepsilon > 0. Mulai dari suatu indeks, berlaku εun\ell - \varepsilon \leq u_n dan wn+εw_n \leq \ell + \varepsilon, sehingga εunvnwn+ε\ell - \varepsilon \leq u_n \leq v_n \leq w_n \leq \ell + \varepsilon, yaitu vnε\abs{v_n - \ell} \leq \varepsilon.

Contoh 20.17

Untuk semua n1n \geq 1, 1n(1)nn1n-\frac{1}{n} \leq \frac{(-1)^n}{n} \leq \frac{1}{n}, dan kedua batasnya menuju 00; jadi (1)nn0\frac{(-1)^n}{n} \to 0.

Teorema 20.18 (Teorema kekonvergenan monoton)

Barisan naik yang terbatas di atas bersifat konvergen. Barisan turun yang terbatas di bawah bersifat konvergen. Barisan naik yang tidak terbatas di atas menuju ++\infty.

Bukti sebagian. Kita buktikan pernyataan ketiganya. Misalkan (un)(u_n) naik dan tidak terbatas di atas, dan misalkan ARA \in \R. Karena AA bukan batas atas, ada NN dengan uNAu_N \geq A; menurut kemonotonannya, unuNAu_n \geq u_N \geq A untuk semua nNn \geq N. Jadi un+u_n \to +\infty.

Kedua pernyataan kekonvergenannya bersandar pada sifat batas atas terkecil R\R; keduanya diterima tanpa bukti pada tingkat ini (dan dibuktikan pada tahun pertama universitas).

Catatan 20.19

Teoremanya menjamin keberadaan limitnya tetapi tidak memberikan nilainya. Barisan naik yang terbatas di atas oleh MM konvergen ke suatu M\ell \leq M, tidak harus ke MM.

Teorema 20.20 (Limit barisan geometri)

Misalkan qRq \in \R.

  1. Jika q>1q > 1, maka qn+q^n \to +\infty.
  2. Jika q=1q = 1, maka qn1q^n \to 1.
  3. Jika q<1\abs{q} < 1, maka qn0q^n \to 0.
  4. Jika q1q \leq -1, maka (qn)(q^n) divergen dan tidak berlimit.

Bukti. 1. Tulislah q=1+aq = 1 + a dengan a>0a > 0. Ketaksamaan Bernoulli (Contoh 20.2) memberi qn1+na+q^n \geq 1 + na \to +\infty, lalu kita simpulkan lewat pembandingan (Teorema 20.16).

2. Langsung.

3. Jika q=0q = 0 pernyataannya jelas. Bila tidak, q<1\abs{q} < 1 memberi 1/q>11/\abs{q} > 1, sehingga (1/q)n+(1/\abs{q})^n \to +\infty menurut butir 1, jadi qn0\abs{q}^n \to 0, dan qnqnqn-\abs{q}^n \leq q^n \leq \abs{q}^n memungkinkan kita menyimpulkannya lewat teorema apit.

4. Untuk q1q \leq -1, (q2n)(q^{2n}) mengambil nilai 1\geq 1 sedangkan (q2n+1)(q^{2n+1}) mengambil nilai 1\leq -1: tidak ada satu limit pun yang dapat menarik kedua subbarisan itu.

Ketiga perilaku (qn): divergen ke +∈fty untuk q > 1 (merah), konvergen ke 0 untuk q < 1 (biru), dan osilasi teredam — yang tetap konvergen ke 0 — untuk -1 < q < 0 (jingga).
Ketiga perilaku (qn)(q^n): divergen ke ++\infty untuk q>1q > 1 (merah), konvergen ke 00 untuk q<1\abs q < 1 (biru), dan osilasi teredam — yang tetap konvergen ke 00 — untuk 1<q<0-1 < q < 0 (jingga).

Metode 20.21 (Barisan rekuren un+1=f(un)u_{n+1} = f(u_n))

Untuk menelaah barisan yang ditentukan oleh un+1=f(un)u_{n+1} = f(u_n):

  1. buktikan dengan induksi bahwa (un)(u_n) tetap berada pada sebuah interval II tempat ff berperilaku baik (dan, sering kali, bahwa (un)(u_n) monoton);
  2. simpulkan kekonvergenannya dari teorema kekonvergenan monoton;
  3. terapkan limitnya pada hubungan un+1=f(un)u_{n+1} = f(u_n): jika ff kontinu dan unIu_n \to \ell \in I, maka \ell memenuhi f()=f(\ell) = \ell (lihat Bab 21); selesaikan persamaan ini lalu pilihlah akar yang tepat.
Lukisan tangga untuk u_n+1 = √u_n + 2, u_0 = 0 (): setiap langkah tegaknya membaca f(u_n) pada kurvanya, setiap langkah mendatarnya membawanya kembali lewat y = x. Barisannya mendaki ke titik tetap = 2, tempat kurvanya bertemu garisnya.
Lukisan tangga untuk un+1=un+2u_{n+1} = \sqrt{u_n + 2}, u0=0u_0 = 0 (Latihan 20.6): setiap langkah tegaknya membaca f(un)f(u_n) pada kurvanya, setiap langkah mendatarnya membawanya kembali lewat y=xy = x. Barisannya mendaki ke titik tetap =2\ell = 2, tempat kurvanya bertemu garisnya.

Contoh 20.22

Misalkan u0=2u_0 = 2 dan un+1=12(un+2un)u_{n+1} = \frac{1}{2}\left(u_n + \frac{2}{u_n}\right). Dengan induksi diperiksa bahwa un2u_n \geq \sqrt{2} untuk semua nn (ketaksamaan 12(x+2/x)2\frac{1}{2}(x + 2/x) \geq \sqrt{2} untuk x>0x>0 setara dengan (x2)20(x - \sqrt2)^2 \geq 0), lalu bahwa (un)(u_n) turun, sebab

un+1un=2un22un0.u_{n+1}-u_n=\frac{2-u_n^2}{2u_n}\leq 0 .

Karena turun dan terbatas di bawah, (un)(u_n) konvergen ke suatu 2\ell \geq \sqrt{2}, yang pasti memenuhi =12(+2/)\ell = \frac{1}{2}(\ell + 2/\ell), yaitu 2=2\ell^2 = 2. Jadi un2u_n \to \sqrt{2}. Inilah algoritme Heron, yang sudah dipakai orang Babilonia; kekonvergenannya sangat cepat (u3u_3 sudah memberi 2\sqrt 2 sampai delapan angka desimal).

20.5 Latihan

Latihan 20.1

Buktikan dengan induksi bahwa untuk semua nNn \in \N,

12+22++n2=n(n+1)(2n+1)6.1^2 + 2^2 + \dots + n^2 = \frac{n(n+1)(2n+1)}{6}.
Solusi

Solusi Latihan 20.1.

Misalkan P(n)P(n) pernyataan k=1nk2=n(n+1)(2n+1)6\sum_{k=1}^{n} k^2 = \frac{n(n+1)(2n+1)}{6}. Langkah dasar: untuk n=0n = 0 kedua ruasnya 00 (jumlah kosong). Langkah induksi: andaikan P(n)P(n). Maka

k=1n+1k2=n(n+1)(2n+1)6+(n+1)2=(n+1)(n(2n+1)+6(n+1))6=(n+1)(2n2+7n+6)6.\sum_{k=1}^{n+1} k^2 = \frac{n(n+1)(2n+1)}{6} + (n+1)^2 = \frac{(n+1)\bigl(n(2n+1) + 6(n+1)\bigr)}{6} = \frac{(n+1)(2n^2 + 7n + 6)}{6}.

Karena 2n2+7n+6=(n+2)(2n+3)2n^2 + 7n + 6 = (n+2)(2n+3), bentuk ini sama dengan (n+1)(n+2)(2(n+1)+1)6\frac{(n+1)(n+2)(2(n+1)+1)}{6}, yaitu P(n+1)P(n+1). Menurut induksi, P(n)P(n) berlaku untuk semua nn.

Latihan 20.2

Telaahlah kemonotonan barisan yang ditentukan untuk n1n \geq 1 oleh

an=n+1n,bn=2nn,cn=n210n.a_n = \frac{n+1}{n}, \qquad b_n = \frac{2^n}{n}, \qquad c_n = n^2 - 10n .
Solusi

Solusi Latihan 20.2.

an+1an=n+2n+1n+1n=n(n+2)(n+1)2n(n+1)=1n(n+1)<0a_{n+1} - a_n = \frac{n+2}{n+1} - \frac{n+1}{n} = \frac{n(n+2) - (n+1)^2}{n(n+1)} = \frac{-1}{n(n+1)} < 0: jadi (an)(a_n) tegas turun.

(bn)(b_n) mempunyai suku positif dan bn+1bn=2n+1n+1n2n=2nn+11    2nn+1    n1\frac{b_{n+1}}{b_n} = \frac{2^{n+1}}{n+1}\cdot\frac{n}{2^n} = \frac{2n}{n+1} \geq 1 \iff 2n \geq n+1 \iff n \geq 1: jadi (bn)(b_n) naik (tegas untuk n2n \geq 2).

cn+1cn=(n+1)210(n+1)n2+10n=2n9c_{n+1} - c_n = (n+1)^2 - 10(n+1) - n^2 + 10n = 2n - 9, yang bernilai negatif untuk n4n \leq 4 dan positif untuk n5n \geq 5: jadi (cn)(c_n) turun sampai c5=25c_5 = -25, yaitu minimumnya, lalu naik. Barisan itu tidak monoton.

Latihan 20.3

Hitunglah limit barisan yang suku umumnya

un=3n2n+12n2+5,vn=n+1n,wn=2n3n3n+1.u_n = \frac{3n^2 - n + 1}{2n^2 + 5}, \qquad v_n = \sqrt{n+1} - \sqrt{n}, \qquad w_n = \frac{2^n - 3^n}{3^n + 1}.
Solusi

Solusi Latihan 20.3.

Keluarkan suku yang menguasainya sebagai faktor:

un=n2(31/n+1/n2)n2(2+5/n2)n+32.u_n = \frac{n^2(3 - 1/n + 1/n^2)}{n^2(2 + 5/n^2)} \xrightarrow[n\to+\infty]{} \frac{3}{2}.

Kalikan dengan bentuk sekawannya:

vn=(n+1)nn+1+n=1n+1+nn+0.v_n = \frac{(n+1) - n}{\sqrt{n+1} + \sqrt{n}} = \frac{1}{\sqrt{n+1}+\sqrt{n}} \xrightarrow[n\to+\infty]{} 0.

Bagilah pembilang dan penyebutnya dengan 3n3^n:

wn=(2/3)n11+(1/3)nn+011+0=1,w_n = \frac{(2/3)^n - 1}{1 + (1/3)^n} \xrightarrow[n\to+\infty]{} \frac{0-1}{1+0} = -1,

dengan memakai limqn=0\lim q^n = 0 untuk q<1\abs{q} < 1.

Latihan 20.4

Misalkan (un)(u_n) barisan aritmetika dengan u0=5u_0 = 5 dan beda r=3r = 3, dan (vn)(v_n) barisan geometri dengan v0=8v_0 = 8 dan rasio q=12q = \frac{1}{2}. Hitunglah unu_n, vnv_n, k=0nuk\sum_{k=0}^{n} u_k dan k=0nvk\sum_{k=0}^{n} v_k, serta limit keempat bentuk itu ketika n+n \to +\infty.

Solusi

Solusi Latihan 20.4.

un=5+3n+u_n = 5 + 3n \to +\infty dan vn=8(1/2)n=23n0v_n = 8 \cdot (1/2)^n = 2^{3-n} \to 0. Jumlahnya adalah

k=0nuk=(n+1)5+(5+3n)2=(n+1)(10+3n)2n++,\sum_{k=0}^{n} u_k = (n+1)\,\frac{5 + (5+3n)}{2} = \frac{(n+1)(10+3n)}{2} \xrightarrow[n\to+\infty]{} +\infty,
k=0nvk=81(1/2)n+111/2=16(1(12)n+1)n+16.\sum_{k=0}^{n} v_k = 8\,\frac{1 - (1/2)^{n+1}}{1 - 1/2} = 16\left(1 - \left(\tfrac{1}{2}\right)^{n+1}\right) \xrightarrow[n\to+\infty]{} 16 .

Latihan 20.5 ★★

Dengan teorema apit, hitunglah

limn+n+cosnn+1danlimn+n!nn,\lim_{n\to+\infty} \frac{n + \cos n}{n + 1} \qquad\text{dan}\qquad \lim_{n\to+\infty} \frac{n!}{n^n},

dengan n!=1×2××nn! = 1 \times 2 \times \dots \times n. Untuk limit yang kedua, batasi n!nn\frac{n!}{n^n} oleh suku sebuah barisan geometri.

Solusi

Solusi Latihan 20.5.

Karena 1cosn1-1 \leq \cos n \leq 1,

n1n+1n+cosnn+11,\frac{n-1}{n+1} \leq \frac{n + \cos n}{n+1} \leq 1,

dan n1n+11\frac{n-1}{n+1} \to 1, sehingga limitnya 11 menurut teorema apit.

Untuk limit yang kedua, tulislah

0n!nn=1n2nnn1n,0 \leq \frac{n!}{n^n} = \frac{1}{n}\cdot\frac{2}{n}\cdots\frac{n}{n} \leq \frac{1}{n},

sebab setiap faktor kn\frac{k}{n} dengan 2kn2 \leq k \leq n paling besar 11. Karena 1n0\frac1n \to 0, teorema apit memberi n!nn0\frac{n!}{n^n} \to 0. (Batas geometri yang disarankan juga berhasil: setiap faktor dengan kn/2k \leq n/2 paling besar 12\frac12, yang memberi batas lebih kuat (1/2)n/2(1/2)^{\floor{n/2}}.)

Latihan 20.6 ★★

Misalkan u0=0u_0 = 0 dan un+1=un+2u_{n+1} = \sqrt{u_n + 2} untuk semua nNn \in \N.

  1. Buktikan dengan induksi bahwa 0un20 \leq u_n \leq 2 untuk semua nn.
  2. Tunjukkan bahwa (un)(u_n) naik.
  3. Simpulkan bahwa (un)(u_n) konvergen lalu tentukan limitnya.
Solusi

Solusi Latihan 20.6.

1. u0=0[0,2]u_0 = 0 \in \intcc{0}{2}. Jika 0un20 \leq u_n \leq 2, maka 2un+242 \leq u_n + 2 \leq 4, sehingga 2un+12\sqrt{2} \leq u_{n+1} \leq 2; khususnya 0un+120 \leq u_{n+1} \leq 2. Menurut induksi, sifat itu berlaku untuk semua nn.

2. un+1un=un+2unu_{n+1} - u_n = \sqrt{u_n + 2} - u_n. Untuk x[0,2]x \in \intcc{0}{2}, x+2x    x+2x2    (2x)(x+1)0\sqrt{x+2} \geq x \iff x + 2 \geq x^2 \iff (2-x)(x+1) \geq 0, yang benar. Jadi (un)(u_n) naik.

3. Karena naik dan terbatas di atas oleh 22, (un)(u_n) konvergen ke suatu [0,2]\ell \in \intcc{0}{2}. Menerapkan limit pada un+1=un+2u_{n+1} = \sqrt{u_n + 2} (pemetaan xx+2x \mapsto \sqrt{x+2} kontinu) memberi =+2\ell = \sqrt{\ell + 2}, sehingga 22=0\ell^2 - \ell - 2 = 0, yaitu {1,2}\ell \in \{-1, 2\}. Karena 0\ell \geq 0, diperoleh limun=2\lim u_n = 2.

Latihan 20.7 ★★

Seorang pasien meminum dosis 11 satuan obat setiap pagi. Selama setiap selang 24 jam, tubuhnya menyingkirkan 40%40\% obat yang ada. Misalkan unu_n banyaknya obat dalam tubuh tepat setelah dosis pada hari ke-nn, sehingga u0=1u_0 = 1.

  1. Berikan alasan bahwa un+1=0.6un+1u_{n+1} = 0.6\,u_n + 1.
  2. Misalkan vn=un2.5v_n = u_n - 2.5. Tunjukkan bahwa (vn)(v_n) geometri lalu simpulkan rumus eksplisit untuk unu_n.
  3. Tentukan banyaknya obat dalam tubuh dalam jangka panjang.
Solusi

Solusi Latihan 20.7.

1. Di antara dua dosis, 40%40\% obatnya tersingkirkan, sehingga banyaknya unu_n menjadi 0.6un0.6\,u_n; dosis berikutnya menambahkan 11 satuan: un+1=0.6un+1u_{n+1} = 0.6\,u_n + 1.

2. vn+1=un+12.5=0.6un+12.5=0.6(un2.5)=0.6vnv_{n+1} = u_{n+1} - 2.5 = 0.6\,u_n + 1 - 2.5 = 0.6(u_n - 2.5) = 0.6\,v_n: jadi (vn)(v_n) geometri dengan rasio 0.60.6 dan suku pertama v0=12.5=1.5v_0 = 1 - 2.5 = -1.5. Karena itu vn=1.5×0.6nv_n = -1.5 \times 0.6^n dan

un=2.51.5×0.6n.u_n = 2.5 - 1.5 \times 0.6^n .

3. Karena 0.6n00.6^n \to 0, diperoleh un2.5u_n \to 2.5: jadi banyaknya obat menetap pada 2.52.5 satuan.

Latihan 20.8 ★★

Misalkan (un)(u_n) ditentukan oleh u0=3u_0 = 3 dan un+1=4un1un+2u_{n+1} = \frac{4u_n - 1}{u_n + 2}.

  1. Tunjukkan dengan induksi bahwa un>1u_n > 1 untuk semua nNn \in \N.
  2. Tunjukkan bahwa vn=1un1v_n = \dfrac{1}{u_n - 1} menentukan barisan aritmetika.
  3. Simpulkan rumus eksplisit untuk vnv_n dan unu_n, serta limit (un)(u_n).
Solusi

Solusi Latihan 20.8.

1. u0=3>1u_0 = 3 > 1. Jika un>1u_n > 1, maka un+2>0u_n + 2 > 0 dan

un+11=4un1un2un+2=3(un1)un+2>0.u_{n+1} - 1 = \frac{4u_n - 1 - u_n - 2}{u_n + 2} = \frac{3(u_n - 1)}{u_n + 2} > 0 .

Menurut induksi, un>1u_n > 1 untuk semua nn (dan khususnya un+20u_n + 2 \neq 0, sehingga barisannya terdefinisi dengan baik).

2. Dengan memakai identitas di atas,

vn+1=1un+11=un+23(un1)=(un1)+33(un1)=13+vn.v_{n+1} = \frac{1}{u_{n+1} - 1} = \frac{u_n + 2}{3(u_n - 1)} = \frac{(u_n - 1) + 3}{3(u_n - 1)} = \frac{1}{3} + v_n .

Jadi (vn)(v_n) aritmetika dengan beda 13\frac13 dan v0=1u01=12v_0 = \frac{1}{u_0 - 1} = \frac12.

3. vn=12+n3v_n = \frac12 + \frac{n}{3}, sehingga un=1+1vn=1+63+2nu_n = 1 + \frac{1}{v_n} = 1 + \frac{6}{3 + 2n}. Karena vn+v_n \to +\infty, diperoleh un1u_n \to 1.

Latihan 20.9 ★★★

Untuk n1n \geq 1, misalkan Hn=1+12+13++1nH_n = 1 + \frac{1}{2} + \frac{1}{3} + \dots + \frac{1}{n}.

  1. Tunjukkan bahwa untuk semua n1n \geq 1, H2nHn12H_{2n} - H_n \geq \frac{1}{2}.
  2. Simpulkan bahwa H2k1+k2H_{2^k} \geq 1 + \frac{k}{2} untuk semua kNk \in \N, lalu simpulkan bahwa Hn+H_n \to +\infty.
Solusi

Solusi Latihan 20.9.

1. H2nHn=k=n+12n1kH_{2n} - H_n = \sum_{k=n+1}^{2n} \frac{1}{k} adalah jumlah nn suku, masing-masing paling sedikit 12n\frac{1}{2n}; sehingga H2nHnn12n=12H_{2n} - H_n \geq n \cdot \frac{1}{2n} = \frac12.

2. Dengan induksi pada kk: H20=H1=11H_{2^0} = H_1 = 1 \geq 1. Jika H2k1+k2H_{2^k} \geq 1 + \frac{k}{2}, maka menerapkan butir 1 dengan n=2kn = 2^k,

H2k+1H2k+121+k+12.H_{2^{k+1}} \geq H_{2^k} + \frac12 \geq 1 + \frac{k+1}{2}.

Barisan (Hn)(H_n) naik (setiap langkahnya menambahkan 1n+1>0\frac{1}{n+1} > 0) dan subbarisan H2kH_{2^k} takterbatas, sehingga (Hn)(H_n) tidak terbatas di atas. Karena naik dan takterbatas, barisan itu menuju ++\infty (Teorema 20.18).

Latihan 20.10 ★★★

(Barisan berdampingan.) Dua barisan (an)(a_n) dan (bn)(b_n) disebut berdampingan bila (an)(a_n) naik, (bn)(b_n) turun, dan bnan0b_n - a_n \to 0.

  1. Tunjukkan bahwa untuk semua nn berlaku anbna_n \leq b_n. (Petunjuk: telaahlah kemonotonan (bnan)(b_n - a_n).)
  2. Tunjukkan bahwa barisan yang berdampingan sama-sama konvergen, ke limit yang sama.
  3. Penerapannya: tunjukkan bahwa barisan an=k=0n1k!a_n = \sum_{k=0}^{n} \frac{1}{k!} dan bn=an+1nn!b_n = a_n + \frac{1}{n \cdot n!} (n1n \geq 1) berdampingan. (Limit bersamanya adalah bilangan e\eu, yang ditelaah pada Bab 23.)
Solusi

Solusi Latihan 20.10.

1. Barisan dn=bnand_n = b_n - a_n memenuhi dn+1dn=(bn+1bn)(an+1an)0d_{n+1} - d_n = (b_{n+1} - b_n) - (a_{n+1} - a_n) \leq 0, sehingga (dn)(d_n) turun; karena dn0d_n \to 0, diperoleh dn0d_n \geq 0 untuk semua nn (barisan turun yang mempunyai suku negatif akan tetap berada di bawahnya selamanya, sehingga menghalangi limit 00). Jadi anbna_n \leq b_n.

2. Dari anbnb0a_n \leq b_n \leq b_0, barisan naik (an)(a_n) terbatas di atas, sehingga konvergen ke suatu \ell. Serupa dengan itu (bn)(b_n), yang turun dan terbatas di bawah oleh a0a_0, konvergen ke suatu \ell'. Lalu =lim(bnan)=0\ell' - \ell = \lim (b_n - a_n) = 0, sehingga =\ell = \ell'.

3. (an)(a_n) bersifat (tegas) naik sebab an+1an=1(n+1)!>0a_{n+1} - a_n = \frac{1}{(n+1)!} > 0. Untuk (bn)(b_n),

bn+1bn=1(n+1)!+1(n+1)(n+1)!1nn!=n(n+1)+n(n+1)2n(n+1)(n+1)!=1n(n+1)(n+1)!<0,b_{n+1} - b_n = \frac{1}{(n+1)!} + \frac{1}{(n+1)(n+1)!} - \frac{1}{n\,n!} = \frac{n(n+1) + n - (n+1)^2}{n(n+1)(n+1)!} = \frac{-1}{n(n+1)(n+1)!} < 0 ,

sehingga (bn)(b_n) turun. Akhirnya bnan=1nn!0b_n - a_n = \frac{1}{n\,n!} \to 0. Kedua barisan itu berdampingan, sehingga konvergen ke limit yang sama.

20.6 Soal: Barisan Heron, akhirnya diadili

Soal 20.1

Soal akhir pekan — induksi mengesahkan, kekonvergenan monoton menjatuhkan vonis, dan resep berumur dua ribu tahun untuk 2\sqrt2 akhirnya memperoleh buktinya (dengan rataan menakjubkan milik Gauss sebagai penutup)

Tiga kali seri buku ini berjumpa dengan resep Heron — rata-ratakan terkaan dengan 2/terkaan2/\text{terkaan} — dan tiga kali pula hanya dapat mengamati bahwa resep itu berhasil. Bab ini akhirnya memiliki alat penghakimannya: induksi (Teorema 20.1), teorema kekonvergenan monoton (Teorema 20.18), dan limit rekurensi. Vonisnya, beserta laju yang tersahkan, menempati jantung soal ini; di sekelilingnya, jebakan klasik induksi, kedivergenan paling lambat dalam matematika, dan kekonvergenan tercepat yang pernah ditemukan Gauss.

Bagian I — Pemanasan induksi.

  1. Buktikan dengan induksi: 1+3+5++(2n1)=n21 + 3 + 5 + \dots + (2n - 1) = n^2 (tangga bilangan ganjil, yang digambar di jilid sebelumnya, kini tersahkan).
  2. Buktikan dengan induksi bahwa 2n>n2^n > n untuk setiap nNn \in \N.
  3. Buktikan ketaksamaan Bernoulli dengan induksi: untuk x0x \geq 0 dan nNn \in \N, berlaku (1+x)n1+nx(1 + x)^n \geq 1 + nx.
  4. Jebakan klasiknya: “semua kelereng berwarna sama — benar untuk satu kelereng; dan jika sebarang nn kelereng selalu berwarna tunggal, maka di antara n+1n + 1 kelereng, nn yang pertama sewarna, nn yang terakhir sewarna, sehingga seluruh n+1n + 1 kelereng pun sewarna.” Setiap anak tahu kesimpulan itu mustahil: carilah langkah persisnya tempat induksinya patah.
  5. Buktikan dengan induksi bahwa 4n14^n - 1 habis dibagi 33 untuk setiap nNn \in \N.

Bagian II — Pengadilan Heron. Misalkan x0=2x_0 = 2 dan xn+1=12(xn+2xn)x_{n+1} = \dfrac12\left(x_n + \dfrac{2}{x_n}\right).

  1. Hitunglah x1x_1, x2x_2, x3x_3 sebagai pecahan eksak (kawan-kawan lama).
  2. Buktikan identitas kuncinya

    xn+122=(xn222xn) ⁣20,x_{n+1}^2 - 2 = \left(\frac{x_n^2 - 2}{2x_n}\right)^{\!2} \geq 0,

    lalu simpulkan dengan induksi bahwa xn>0x_n > 0 dan xn2>2x_n^2 > 2 untuk setiap nn.

  3. Tunjukkan bahwa (xn)(x_n) tegas turun (hitunglah xn+1xnx_{n+1} - x_n lalu pakai pertanyaan 7).
  4. Panggillah teorema kekonvergenan monoton: mengapa (xn)(x_n) konvergen ke suatu limit L1L \geq 1?
  5. Kenali limitnya: terapkan limit pada rekurensinya (Proposisi 20.14) lalu simpulkan L=2L = \sqrt2. Nyatakan vonis sejarahnya: setelah dua ribu tahun mengabdi dengan setia, resep Heron terbukti konvergen.
  6. Laju yang tersahkan: dengan en=xn2e_n = x_n - \sqrt2, buktikan

    en+1=en22xn,e_{n+1} = \frac{e_n^2}{2 x_n} ,

    lalu simpulkan en+1en222e_{n+1} \leq \frac{e_n^2}{2\sqrt2}: jadi galatnya dikuadratkan pada setiap langkah — penggandaan angka yang teramati sejak jilid sebelumnya, kini menjadi teorema.

  7. Benarkan secara numeris: hitunglah e0,e1,e2,e3e_0, e_1, e_2, e_3 (dari pertanyaan 6) lalu periksalah bahwa setiap en+1en2\frac{e_{n+1}}{e_n^2} dekat dengan 12xn\frac{1}{2x_n}.

Bagian III — Kedivergenan paling lambat.

  1. Latihan 20.9 membuktikan H2k1+k2H_{2^k} \geq 1 + \frac k2 untuk jumlah harmoniknya. Berapa banyak suku yang menjamin Hn>10H_n > 10? (Sebuah pangkat dua sudah cukup; kagumilah besarnya.)
  2. Sebagai bandingannya, jumlah geometri 1+12+14++12n=212n1 + \frac12 + \frac14 + \dots + \frac{1}{2^n} = 2 - \frac{1}{2^n} konvergen ke 22 (Teorema 20.20): gerak hati batang cokelat di jilid sebelumnya, akhirnya menjadi pernyataan limit. Tulislah bukti dua barisnya.
  3. Di antara keduanya: tunjukkan bahwa jumlah Sn=1+14+19++1n2S_n = 1 + \frac{1}{4} + \frac{1}{9} + \dots + \frac{1}{n^2} konvergen, dengan membatasi 1k21k(k1)=1k11k\frac{1}{k^2} \leq \frac{1}{k(k-1)} = \frac{1}{k-1} - \frac{1}{k} (untuk k2k \geq 2), secara teleskopik, lalu menerapkan kekonvergenan monoton. (Limitnya, π26\frac{\pi^2}{6}, adalah salah satu keajaiban Euler, yang dibuktikan pada jilid universitas.)
  4. Nyatakan moral pertanyaan 13–15 dalam dua kalimat: apa yang diputuskan oleh “sukunya menuju 00” tentang kekonvergenan jumlahnya — dan apa yang tidak?

Bagian IV — Rataan aritmetika–geometri milik Gauss. Misalkan a0=1a_0 = 1, b0=2b_0 = 2, dan

an+1=anbn,bn+1=an+bn2.a_{n+1} = \sqrt{a_n b_n}, \qquad b_{n+1} = \frac{a_n + b_n}{2} .
  1. Hitunglah a1,b1,a2,b2a_1, b_1, a_2, b_2 (lima angka desimal). Apa yang kamu amati tentang lajunya?
  2. Tunjukkan bahwa anbna_n \leq b_n untuk setiap nn (yaitu ketaksamaan rataan aritmetika–geometri, yang dijumpai di sepanjang seri ini), bahwa (an)(a_n) naik dan (bn)(b_n) turun.
  3. Tunjukkan bahwa bn+1an+1bnan2b_{n+1} - a_{n+1} \leq \frac{b_n - a_n}{2} (faktorkan bn+1an+1=(bnan)22b_{n+1} - a_{n+1} = \frac{(\sqrt{b_n} - \sqrt{a_n})^2}{2} lalu bandingkan), lalu simpulkan dengan Latihan 20.10 bahwa kedua barisan itu berdampingan: keduanya berbagi limit bersama M(1,2)M(1, 2), yaitu rataan aritmetika–geometri.
  4. Hitunglah M(1,2)M(1, 2) sampai enam angka desimal (berapa iterasi yang kamu perlukan?). Pada 30 Mei 1799, Gauss menghitung M(1,2)M(1, \sqrt2) sampai sebelas angka desimal, mengenali πM(1,2)\frac{\pi}{M(1,\sqrt2)} sebagai sebuah integral yang sudah dikenalnya, lalu menulis bahwa sebuah “lapangan baru analisis” telah terbuka — dan memang demikian: integral eliptik, yang diceritakan pada jilid universitas. Tutuplah dengan laju kekonvergenan yang teramati pada soal ini, dari yang paling lambat sampai yang paling cepat.
Solusi

Solusi Soal 20.1.

1. Benar untuk n=1n = 1 (1=121 = 1^2). Jika 1+3++(2n1)=n21 + 3 + \dots + (2n - 1) = n^2, maka menambahkan bilangan ganjil berikutnya: n2+(2n+1)=(n+1)2n^2 + (2n + 1) = (n + 1)^2: itulah keturunannya. Menurut induksi, benar untuk semua n1n \geq 1.

2. 20=1>02^0 = 1 > 0. Jika 2n>n2^n > n, maka 2n+1=22n>2nn+12^{n+1} = 2 \cdot 2^n > 2n \geq n + 1 untuk n1n \geq 1 (dan n=0n = 0 terperiksa langsung): keturunannya beres.

3. n=0n = 0: 111 \geq 1. Jika (1+x)n1+nx(1 + x)^n \geq 1 + nx, kalikan dengan 1+x1>01 + x \geq 1 > 0: (1+x)n+1(1+nx)(1+x)=1+(n+1)x+nx21+(n+1)x(1 + x)^{n+1} \geq (1 + nx)(1 + x) = 1 + (n + 1)x + nx^2 \geq 1 + (n + 1)x.

4. Langkah dari n=1n = 1 ke n=2n = 2: di antara dua kelereng, “nn yang pertama” dan “nn yang terakhir” adalah dua kelereng tunggal yang lepas — tidak ada kelereng bersama yang menjembatani kedua kelompoknya, sehingga tidak ada yang memaksa warnanya sama. Alasan keturunannya diam-diam menuntut kedua kelompoknya bertindih, dan itu baru benar mulai n2n \geq 2; dengan langkah dasar n=1n = 1 rantainya tidak pernah bermula.

5. 401=0=3×04^0 - 1 = 0 = 3 \times 0. Jika 4n1=3k4^n - 1 = 3k, maka 4n+11=4(4n1)+3=3(4k+1)4^{n+1} - 1 = 4(4^n - 1) + 3 = 3(4k + 1): itulah keturunannya.

6. x1=32x_1 = \frac32, x2=1712x_2 = \frac{17}{12}, x3=577408x_3 = \frac{577}{408}.

7. xn+122=(xn2+2)28xn24xn2=(xn22)24xn2x_{n+1}^2 - 2 = \frac{(x_n^2 + 2)^2 - 8x_n^2} {4x_n^2} = \frac{(x_n^2 - 2)^2}{4 x_n^2}: sebuah kuadrat dibagi bilangan positif, jadi 0\geq 0, dan >0> 0 setiap kali xn22x_n^2 \neq 2. Induksinya: x0=2>0x_0 = 2 > 0 dengan x02=4>2x_0^2 = 4 > 2; jika xn>0x_n > 0 dan xn2>2x_n^2 > 2, maka xn+1x_{n+1} (rata-rata dua bilangan positif) bernilai positif dan xn+122>0x_{n+1}^2 - 2 > 0.

8. xn+1xn=2xn22xn<0x_{n+1} - x_n = \frac{2 - x_n^2}{2x_n} < 0 menurut pertanyaan 7: jadi tegas turun.

9. Karena turun dan terbatas di bawah (oleh 11, sebab xn2>2>1x_n^2 > 2 > 1 dan xn>0x_n > 0): menurut teorema kekonvergenan monoton, (xn)(x_n) konvergen ke suatu L1L \geq 1.

10. Limit menghormati aljabarnya: dari xn+1=12(xn+2xn)x_{n+1} = \frac12\left(x_n + \frac{2}{x_n}\right) dan xnL1>0x_n \to L \geq 1 > 0 diperoleh L=12(L+2L)L = \frac12\left(L + \frac2L\right), sehingga L2=2L^2 = 2 dan, karena LL positif, L=2L = \sqrt2. Vonisnya: kekonvergenannya terbukti, limitnya terkenali — Heron dibebaskan dengan pujian.

11. xn+12=xn222xn+22xn=(xn2)22xnx_{n+1} - \sqrt2 = \frac{x_n^2 - 2\sqrt2\,x_n + 2}{2x_n} = \frac{(x_n - \sqrt2)^2}{2x_n}: tepat en+1=en22xne_{n+1} = \frac{e_n^2}{2x_n}, dan xn>2x_n > \sqrt2 memberi en+1en222e_{n+1} \leq \frac{e_n^2}{2\sqrt2}. Galat yang dikuadratkan: setiap langkahnya melipatduakan banyaknya angka desimal yang benar, sebagaimana teramati sejak jilid sebelumnya.

12. e00.5858e_0 \approx 0.5858, e10.0858e_1 \approx 0.0858, e20.00245e_2 \approx 0.00245, e32.1×106e_3 \approx 2.1 \times 10^{-6}. Rasionya e1e020.25=12x0\frac{e_1}{e_0^2} \approx 0.25 = \frac{1}{2x_0}; e2e120.333=12x1\frac{e_2}{e_1^2} \approx 0.333 = \frac{1}{2x_1}; e3e220.35312x2\frac{e_3}{e_2^2} \approx 0.353 \approx \frac{1}{2x_2}: jadi teoremanya sedang bekerja.

13. H2181+9=10H_{2^{18}} \geq 1 + 9 = 10: sekitar 260000260\,000 suku (218=2621442^{18} = 262\,144) hanya untuk melampaui 1010 — kedivergenan yang merangkak (dan Hn>100H_n > 100 akan menuntut suku lebih banyak daripada atom di perpustakaan mana pun).

14. Sn=212nS_n = 2 - \frac{1}{2^n} (jumlah geometri), dan 12n0\frac{1}{2^n} \to 0 (Teorema 20.20), sehingga Sn2S_n \to 2: batang cokelat yang digigit tanpa henti menuju, tanpa pernah mencapai, keseluruhannya — dan kini dalam bahasa resmi limit.

15. Untuk k2k \geq 2: 1k21k(k1)=1k11k\frac{1}{k^2} \leq \frac{1}{k(k-1)} = \frac{1}{k-1} - \frac1k, sehingga Sn1+(11n)<2S_n \leq 1 + \left(1 - \frac1n\right) < 2: karena naik dan terbatas di atas, barisan itu konvergen (kekonvergenan monoton). Euler kemudian menamai limitnya: π26\frac{\pi^2}{6}.

16. Suku yang menuju 00 memang perlu agar jumlahnya mengendap, tetapi tidak memutuskan apa-apa: suku harmonik 1n0\frac1n \to 0 padahal jumlahnya meledak; suku 1n20\frac{1}{n^2} \to 0 dan jumlahnya konvergen. Seberapa cepat sukunya mati, itulah seluruh pertanyaannya — yaitu teori deret, yang dibangun pada jilid universitas.

17. a1=21.41421a_1 = \sqrt2 \approx 1.41421, b1=1.5b_1 = 1.5; a21.45648a_2 \approx 1.45648, b21.45711b_2 \approx 1.45711: dua iterasi saja sudah cocok sampai tiga angka desimal — laju yang memukau.

18. bn+1an+1=an+bn2anbn=(bnan)220b_{n+1} - a_{n+1} = \frac{a_n + b_n}{2} - \sqrt{a_n b_n} = \frac{(\sqrt{b_n} - \sqrt{a_n})^2}{2} \geq 0: jadi kedua rataannya tetap berurutan. (an)(a_n) naik: an+1=anbnanan=ana_{n+1} = \sqrt{a_n b_n} \geq \sqrt{a_n \cdot a_n} = a_n; (bn)(b_n) turun secara setangkup.

19. bn+1an+1bnan=(bnan)22(bnan)(bn+an)=bnan2(bn+an)12\frac{b_{n+1} - a_{n+1}}{b_n - a_n} = \frac{(\sqrt{b_n} - \sqrt{a_n})^2} {2(\sqrt{b_n} - \sqrt{a_n})(\sqrt{b_n} + \sqrt{a_n})} = \frac{\sqrt{b_n} - \sqrt{a_n}}{2(\sqrt{b_n} + \sqrt{a_n})} \leq \frac12: jadi selisihnya paling sedikit terbagi dua, sehingga bnan0b_n - a_n \to 0; bersama pertanyaan 18, kedua barisan itu berdampingan dan berbagi limit M(1,2)M(1, 2).

20. Iterasi ketiganya memberi a3b31.456791a_3 \approx b_3 \approx 1.456791: jadi M(1,2)1.456791M(1, 2) \approx 1.456791 dalam tiga putaran engkol (selisihnya kira-kira dikuadratkan, seperti pada Heron). Urutan laju barisan pada soal ini, dari yang paling lambat sampai yang paling cepat: jumlah harmonik (kedivergenan sedingin gletser), jumlah geometri (galatnya terbagi dua setiap langkah), lalu Heron dan rataan aritmetika–geometri (galatnya dikuadratkan setiap langkah) — dan laju yang tak wajar dari rataan itulah yang memberitahu Gauss bahwa ia telah menemukan urat baru analisis.

  1. Setiap himpunan bagian taktakosong dari N\N mempunyai anggota terkecil; sifat N\N ini diambil sebagai aksioma.

Istilah yang didefinisikan dalam bab ini

Lihat semua 395 istilah di glosarium