Physics · Buku 2 · Grades 10–12

Fisika Sekolah Menengah Atas

Fisika Sekolah Menengah Atas · Grades 10–12

18Energi Mekanik dan Kekekalannya

Sebuah kereta luncur pasar malam tidak lagi bermesin setelah bukit pertamanya: setiap putaran, setiap semburan laju sesudahnya dibelanjakan dari rekening yang dibuka ketika naik. Bab ini mengubah pembukuannya menjadi dua bilangan — energi kinetik dan energi potensial — serta satu aturan: selama hanya berat yang melakukan usaha, jumlah keduanya tidak berubah. Gesekan adalah biayanya; kita akan belajar membacanya dari bukunya.

18.1 Energi kinetik

Definisi 18.1 (Energi kinetik)

Sebuah benda bermassa mm (kg\mathrm{kg}) yang bergerak dengan laju vv (m/s\mathrm{m}/\mathrm{s}) membawa energi kinetik

Ek=12mv2.E_k = \tfrac12\, m v^2 .

Pemeriksaan satuannya: kgm2/s2=Nm=J\mathrm{kg}\,\mathrm{m}^{2}/\mathrm{s}^{2} = \mathrm{N}\,\mathrm{m} = \mathrm{J}joule, seperti setiap energi (Bab 9).

Contoh 18.2 (Orde besar)

  • seorang pejalan kaki, 70kg70\,\mathrm{kg} pada 1.4m/s1.4\,\mathrm{m}/\mathrm{s}: Ek=12×70×1.4269JE_k = \tfrac12 \times 70 \times 1.4^2 \approx 69\,\mathrm{J};
  • sebuah mobil, 1300kg1300\,\mathrm{kg} pada 130km/h130\,\mathrm{km}/\mathrm{h} =36.1m/s= 36.1\,\mathrm{m}/\mathrm{s}: Ek8.5×105JE_k \approx 8.5 \times 10^{5}\,\mathrm{J};
  • sebuah kereta cepat, m=3.85×105kgm = 3.85 \times 10^{5}\,\mathrm{kg}, pada 320km/h320\,\mathrm{km}/\mathrm{h} =88.9m/s= 88.9\,\mathrm{m}/\mathrm{s}: Ek1.5×109JE_k \approx 1.5 \times 10^{9}\,\mathrm{J};
  • sebutir peluru senapan, 8.0g8.0\,\mathrm{g} pada 800m/s800\,\mathrm{m}/\mathrm{s}: Ek2.6kJE_k \approx 2.6\,\mathrm{kJ}.

Tujuh orde besar memisahkan langkah santai dari keretanya. Dan EkE_k tumbuh seperti kuadrat lajunya: pada 130km/h130\,\mathrm{km}/\mathrm{h} mobil itu membawa 44 kali energi yang dimilikinya pada 65km/h65\,\mathrm{km}/\mathrm{h} — empat kali yang harus dibuang remnya.

18.2 Teorema energi kinetik

Teorema 18.3 (Teorema energi kinetik)

Untuk benda bermassa mm yang bergerak sepanjang garis lurus dari AA ke BB, perubahan energi kinetiknya sama dengan usaha seluruhnya (Bab 17) yang diterimanya:

ΔEk=Ek(B)Ek(A)=WAB(F),\Delta E_k = E_k(B) - E_k(A) = \sum W_{AB}(\vect F),

dengan jumlahannya meliputi semua gaya yang bekerja pada benda itu. Pernyataan itu meluas ke gerak sepanjang lintasan apa pun, yang juga kita terima di sini.

Bukti. Diterima tanpa bukti pada tingkat ini.

Contoh 18.4 (Jatuh bebas, diperiksa bingkai demi bingkai)

Sebuah bola 0.200kg0.200\,\mathrm{kg} dijatuhkan lalu direkam; bingkainya memberikan:

tt (s\mathrm{s})0.100.200.300.40
tinggi jatuh hh (m\mathrm{m})0.0490.1960.4410.785
laju vv (m/s\mathrm{m}/\mathrm{s})0.981.962.943.92
Ek=12mv2E_k = \tfrac12 mv^2 (J\mathrm{J})0.0960.3840.8641.54
W=mghW = mgh (J\mathrm{J})0.0960.3850.8651.54

Bermula dari Ek=0E_k = 0, pada tiap bingkainya EkE_k sepadan dengan usaha mghmgh oleh beratnya: ΔEk=W(P)\Delta E_k = W(\vect P), yaitu v2=2ghv^2 = 2gh — teoremanya, terbukti sampai ketelitian bacaannya.

Catatan 18.5 (Di mana buktinya bersemayam)

Pernyataan umumnya — yang berlaku sepanjang lintasan apa pun, bukan hanya garis lurus — mengikuti dari hukum kedua Newton beserta sedikit kalkulus, yang keduanya datang kemudian di dalam buku ini (Bab 25 dan 29); sampai saat itu pemeriksaan jatuh bebasnyalah jaminan kita, dan kita menerima versi lintasan melengkungnya lalu memakainya dengan bebas.

18.3 Energi potensial gravitasi

Definisi 18.6 (Energi potensial gravitasi)

Sebuah benda bermassa mm pada ketinggian zz, yang diukur ke atas dari aras acuan yang dipilih dengan z=0z = 0, menyimpan energi potensial gravitasi

Ep=mgz,g=9.81N/kg.E_p = m g z, \qquad g = 9.81\,\mathrm{N}/\mathrm{kg}.

Catatan 18.7 (Hanya selisihnya yang berperan)

Berpindah dari AA ke BB mengubah EpE_p sebesar mg(zBzA)=WAB(P)mg(z_B - z_A) = -W_{AB}(\vect P): kebalikan usaha oleh beratnya (Bab 17). Aras acuannya bebas dipilih — lantai, permukaan laut, atas meja — dan menggesernya menggeser EpE_p di mana pun dengan sebuah tetapan yang hilang pada setiap selisih. Letakkanlah aras itu di tempat yang angkanya paling sederhana, dan jangan memindahkannya di tengah soal.

Contoh 18.8 (Buku di rak)

Sebuah buku 1.2kg1.2\,\mathrm{kg} terletak 1.8m1.8\,\mathrm{m} di atas lantai, yang lantainya sendiri 9.0m9.0\,\mathrm{m} di atas jalan. Dengan acuan pada lantainya: Ep=1.2×9.81×1.821JE_p = 1.2 \times 9.81 \times 1.8 \approx 21\,\mathrm{J}; dengan acuan pada jalannya: Ep127JE_p \approx 127\,\mathrm{J}. Jatuh ke lantainya melepaskan 21J21\,\mathrm{J} pada kedua rekening itu.

18.4 Energi mekanik dan kekekalannya

Definisi 18.9 (Energi mekanik)

Energi mekanik sebuah benda adalah

Em=Ek+Ep=12mv2+mgz.E_m = E_k + E_p = \tfrac12 m v^2 + m g z .

Teorema 18.10 (Kekekalan energi mekanik)

Jika satu-satunya gaya yang melakukan usaha pada sebuah benda adalah beratnya (tanpa gesekan; gaya yang lain, seperti gaya normal dari lintasan tanpa gesekan, tegak lurus geraknya), maka EmE_m bersifat kekal: untuk dua titik AA, BB mana pun pada geraknya,

12mvA2+mgzA=12mvB2+mgzB.\tfrac12 m v_A^2 + m g z_A = \tfrac12 m v_B^2 + m g z_B .

Bukti. Menurut teorema energi kinetik, Ek(B)Ek(A)=WAB(P)=mg(zAzB)=Ep(A)Ep(B)E_k(B) - E_k(A) = W_{AB}(\vect P) = mg(z_A - z_B) = E_p(A) - E_p(B): apa yang diperoleh EkE_k dilepaskan EpE_p.

Contoh 18.11 (Seluncuran air)

Seorang anak bermula dalam keadaan diam di puncak seluncuran tanpa gesekan setinggi h=3.2mh = 3.2\,\mathrm{m}. Dengan acuan pada dasarnya: mgh=12mv2mgh = \tfrac12 mv^2, sehingga v=2gh7.9m/sv = \sqrt{2gh} \approx 7.9\,\mathrm{m}/\mathrm{s} (29km/h29\,\mathrm{km}/\mathrm{h}) — berapa pun massanya dan apa pun bentuk seluncurannya: lurus, melengkung atau berpilin, hanya selisih ketinggiannya yang masuk hitungan.

Contoh 18.12 (Bandul)

Sebuah bandul ditarik ke samping sampai naik h=12cmh = 12\,\mathrm{cm} di atas titik terendahnya, lalu dilepaskan. Pada kedua ujungnya v=0v = 0; di dasarnya seluruh mghmgh menjadi kinetik, v=2gh1.5m/sv = \sqrt{2gh} \approx 1.5\,\mathrm{m}/\mathrm{s}; pada sisi seberangnya bandul itu naik kembali tepat setinggi 12cm12\,\mathrm{cm}.

Bandul itu menukarkan E_p dengan E_k lalu kembali: seluruhnya potensial pada kedua ujungnya, seluruhnya kinetik di dasarnya, dengan kenaikan h yang sama dua kali.
Bandul itu menukarkan EpE_p dengan EkE_k lalu kembali: seluruhnya potensial pada kedua ujungnya, seluruhnya kinetik di dasarnya, dengan kenaikan hh yang sama dua kali.
Diagram batang energi sebuah kereta luncur tanpa gesekan: pada tiap kedudukan, batang E_p dan E_k bertumpuk menjadi jumlah E_m yang sama (garis putus-putus).
Diagram batang energi sebuah kereta luncur tanpa gesekan: pada tiap kedudukan, batang EpE_p dan EkE_k bertumpuk menjadi jumlah EmE_m yang sama (garis putus-putus).

Contoh 18.13 (Laju pendaratan lompat ski)

Seorang peloncat ski meninggalkan papan tolaknya pada vA=25m/sv_A = 25\,\mathrm{m}/\mathrm{s} dan mendarat Δz=40m\Delta z = 40\,\mathrm{m} lebih rendah. Dengan mengabaikan hambatan udara, vB=vA2+2gΔz=625+78538m/sv_B = \sqrt{v_A^2 + 2g\,\Delta z} = \sqrt{625 + 785} \approx 38\,\mathrm{m}/\mathrm{s} — tanpa perlu mengetahui lintasan terbangnya.

Lompat ski: apa pun lengkung yang diterbanginya dari A ke B, hanya selisih ketinggian z yang masuk ke neraca energinya.
Lompat ski: apa pun lengkung yang diterbanginya dari AA ke BB, hanya selisih ketinggian Δz\Delta z yang masuk ke neraca energinya.

18.5 Disipasi oleh gesekan

Definisi 18.14 (Disipasi)

Energi yang meninggalkan rekening mekanisnya dikatakan terdisipasi: energi itu muncul kembali sebagai energi termal pada permukaan yang bergesekan dan pada udaranya. Energi seluruhnya tetap kekal (Bab 9); energi mekaniknya sendirilah yang tidak.

Proposisi 18.15 (Selisihnya mengukur gesekan)

Jika sebuah gaya gesek f\vect f ikut melakukan usaha sepanjang geraknya, maka

ΔEm=Em(B)Em(A)=WAB(f)<0:\Delta E_m = E_m(B) - E_m(A) = W_{AB}(\vect f) < 0:

kehilangan energi mekaniknya sama dengan usaha oleh gesekannya.

Bukti. Teorema energi kinetiknya kini berbunyi ΔEk=WAB(P)+WAB(f)=ΔEp+WAB(f)\Delta E_k = W_{AB}(\vect P) + W_{AB}(\vect f) = -\Delta E_p + W_{AB}(\vect f); pindahkanlah ΔEp\Delta E_p ke ruas yang lain. Gesekan melawan geraknya, sehingga usahanya negatif.

Contoh 18.16 (Audit kereta luncur salju)

Seorang anak beserta kereta luncurnya (m=40kgm = 40\,\mathrm{kg}) bermula dalam keadaan diam, turun h=5.0mh = 5.0\,\mathrm{m} sepanjang 12m12\,\mathrm{m} salju, lalu tiba pada 7.0m/s7.0\,\mathrm{m}/\mathrm{s} dan bukan pada 2gh9.9m/s\sqrt{2gh} \approx 9.9\,\mathrm{m}/\mathrm{s} milik keadaan tanpa gesekan. Dengan acuan pada dasarnya: ΔEm=12×40×7.0240×9.81×5.0=9801962=982J\Delta E_m = \tfrac12 \times 40 \times 7.0^2 - 40 \times 9.81 \times 5.0 = 980 - 1962 = -982\,\mathrm{J}. Jadi W(f)=982JW(\vect f) = -982\,\mathrm{J} sepanjang 12m12\,\mathrm{m}: gaya gesek rata-ratanya f=982/1282Nf = 982/12 \approx 82\,\mathrm{N}, dan 982J982\,\mathrm{J} kehangatan pada peluncur dan saljunya.

E_m sepanjang sebuah gerak: rata tanpa gesekan, menurun dengan gesekan — turunnya pada tiap saat adalah kalor yang sudah dihasilkan sampai saat itu.
EmE_m sepanjang sebuah gerak: rata tanpa gesekan, menurun dengan gesekan — turunnya pada tiap saat adalah kalor yang sudah dihasilkan sampai saat itu.

Metode 18.17 (Pembukuan energi)

  1. Pilihlah sebuah aras acuan lalu pertahankan; namailah AA (datanya) dan BB (pertanyaannya).
  2. Tulislah Em=12mv2+mgzE_m = \tfrac12 mv^2 + mgz di AA dan di BB.
  3. Tanpa gesekan: Em(A)=Em(B)E_m(A) = E_m(B); selesaikan — biasanya vB=vA2+2g(zAzB)v_B = \sqrt{v_A^2 + 2g(z_A - z_B)}.
  4. Dengan gesekan: Em(B)Em(A)=fE_m(B) - E_m(A) = -f\ell (\ell = panjang lintasannya); selesaikan untuk yang belum diketahui.
  5. Periksalah: batang EkE_k/EpE_p bertumpuk menjadi EmE_m, yang rata kecuali jika ada gesekan.

18.6 Latihan

Latihan 18.1

Hitunglah energi kinetik (a) sebuah skuter beserta pengendaranya 90kg90\,\mathrm{kg} pada 25km/h25\,\mathrm{km}/\mathrm{h}; (b) sebuah mobil 1200kg1200\,\mathrm{kg} pada 130km/h130\,\mathrm{km}/\mathrm{h}. (c) Dengan faktor berapa EkE_k berubah ketika lajunya digandakan? Dan ketika lajunya menjadi tiga kali lipat?

Solusi

Solusi Latihan 18.1.

(a) v=6.94m/sv = 6.94\,\mathrm{m}/\mathrm{s}: Ek=12×90×6.9422.2×103JE_k = \tfrac12 \times 90 \times 6.94^2 \approx 2.2 \times 10^{3}\,\mathrm{J}. (b) v=36.1m/sv = 36.1\,\mathrm{m}/\mathrm{s}: Ek=12×1200×36.127.8×105JE_k = \tfrac12 \times 1200 \times 36.1^2 \approx 7.8 \times 10^{5}\,\mathrm{J}. (c) ×4\times 4; ×9\times 9 — karena kuadratnya.

Latihan 18.2

Seorang pendaki 75kg75\,\mathrm{kg} memperoleh ketinggian 850m850\,\mathrm{m}. Hitunglah pertambahan energi potensialnya. Apakah nilainya bergantung pada aras acuannya? Pada rutenya?

Solusi

Solusi Latihan 18.2.

ΔEp=75×9.81×8506.3×105J\Delta E_p = 75 \times 9.81 \times 850 \approx 6.3 \times 10^{5}\,\mathrm{J}. Tidak: aras acuannya menggeser kedua nilainya sama banyak. Tidak juga: hanya selisih ketinggiannya yang masuk hitungan.

Latihan 18.3

Sebuah pot bunga jatuh 20m20\,\mathrm{m} dari balkon. Dengan mengabaikan hambatan udara, tentukan lajunya saat mencapai tanah dalam m/s\mathrm{m}/\mathrm{s} dan km/h\mathrm{km}/\mathrm{h}. Ke mana massanya pergi?

Solusi

Solusi Latihan 18.3.

v=2×9.81×20=19.8m/s71km/hv = \sqrt{2 \times 9.81 \times 20} = 19.8\,\mathrm{m}/\mathrm{s} \approx 71\,\mathrm{km}/\mathrm{h}. Karena mgh=12mv2mgh = \tfrac12 mv^2: massanya saling menghapus.

Latihan 18.4

Sebuah mobil 1200kg1200\,\mathrm{kg} mengerem dari 25m/s25\,\mathrm{m}/\mathrm{s} sampai berhenti dalam 50m50\,\mathrm{m}. Pakailah teorema energi kinetik untuk menemukan usaha oleh remnya, lalu gaya pengereman rata-ratanya.

Solusi

Solusi Latihan 18.4.

W=ΔEk=012×1200×252=3.75×105JW = \Delta E_k = 0 - \tfrac12 \times 1200 \times 25^2 = -3.75 \times 10^{5}\,\mathrm{J}; F=3.75×105/50=7.5×103NF = 3.75 \times 10^{5}/50 = 7.5 \times 10^{3}\,\mathrm{N}.

Latihan 18.5

Sebuah bandul dilepaskan 8.0cm8.0\,\mathrm{cm} di atas titik terendahnya. Tentukan lajunya di dasarnya dan tinggi yang dicapainya di sisi seberangnya.

Solusi

Solusi Latihan 18.5.

v=2×9.81×0.0801.3m/sv = \sqrt{2 \times 9.81 \times 0.080} \approx 1.3\,\mathrm{m}/\mathrm{s}; bandul itu naik kembali sampai 8.0cm8.0\,\mathrm{cm} (kekekalannya).

Latihan 18.6 ★★

Dengan memakai Contoh 18.2: dengan faktor berapa energi kinetik keretanya melampaui energi kinetik pelurunya? Setinggi apa EkE_k miliknya sendiri dapat mengangkat kereta itu (h=v2/2gh = v^2/2g)?

Solusi

Solusi Latihan 18.6.

1.5×109/2.6×1035.9×1051.5 \times 10^{9}/2.6 \times 10^{3} \approx 5.9 \times 10^{5}: sekitar enam ratus ribu peluru. h=88.92/(2×9.81)4.0×102mh = 88.9^2/(2 \times 9.81) \approx 4.0 \times 10^{2}\,\mathrm{m} — lajunya sendiri dapat mengangkat kereta itu setinggi 400400 meter.

Latihan 18.7 ★★

Dua seluncuran tanpa gesekan turun dari peron 3.0m3.0\,\mathrm{m} yang sama, yang satu lurus dan curam, yang lain panjang dan berkelok. Bandingkan laju tibanya (hitunglah keduanya) dan waktu tibanya (tanpa perhitungan).

Solusi

Solusi Latihan 18.7.

Lajunya sama, yaitu v=2×9.81×3.07.7m/sv = \sqrt{2 \times 9.81 \times 3.0} \approx 7.7\,\mathrm{m}/\mathrm{s} (hanya selisih ketinggiannya yang masuk hitungan). Seluncuran yang curam menang dalam waktu: ia mencapai laju tinggi lebih cepat dan lintasannya lebih pendek.

Latihan 18.8 ★★

Sebuah bola dilemparkan lurus ke atas dengan 12m/s12\,\mathrm{m}/\mathrm{s}. Tentukan tinggi terbesar yang dicapainya, lalu lajunya pada 4.0m4.0\,\mathrm{m} — ketika naik dan ketika turun.

Solusi

Solusi Latihan 18.8.

h=v2/2g=144/19.627.3mh = v^2/2g = 144/19.62 \approx 7.3\,\mathrm{m}. Pada 4.0m4.0\,\mathrm{m}: v=1442×9.81×4.08.1m/sv = \sqrt{144 - 2 \times 9.81 \times 4.0} \approx 8.1\,\mathrm{m}/\mathrm{s} — sama pada kedua arahnya: EmE_m bergantung pada ketinggiannya, bukan pada arah perjalanannya.

Latihan 18.9 ★★

Seorang peloncat ski meninggalkan papan tolaknya pada 23m/s23\,\mathrm{m}/\mathrm{s} dan mendarat 35m35\,\mathrm{m} lebih rendah. Ramalkan laju pendaratannya tanpa hambatan udara; apakah nilai yang sebenarnya lebih besar atau lebih kecil, dan mengapa?

Solusi

Solusi Latihan 18.9.

v=232+2×9.81×35=121635m/sv = \sqrt{23^2 + 2 \times 9.81 \times 35} = \sqrt{1216} \approx 35\,\mathrm{m}/\mathrm{s}. Pada kenyataannya lebih kecil: hambatan udara mendisipasikan sebagian EmE_m.

Latihan 18.10 ★★

Sebuah kereta luncur 45kg45\,\mathrm{kg} bermula dalam keadaan diam, turun 6.0m6.0\,\mathrm{m} sepanjang 15m15\,\mathrm{m} lereng, lalu tiba pada 8.0m/s8.0\,\mathrm{m}/\mathrm{s}. Tentukan energi mekanik yang hilang, lalu gaya gesek rata-ratanya. Ke mana energinya pergi?

Solusi

Solusi Latihan 18.10.

ΔEm=12×45×8.0245×9.81×6.0=144026491.2×103J\Delta E_m = \tfrac12 \times 45 \times 8.0^2 - 45 \times 9.81 \times 6.0 = 1440 - 2649 \approx -1.2 \times 10^{3}\,\mathrm{J}; f=1209/1581Nf = 1209/15 \approx 81\,\mathrm{N}. Energinya menjadi kalor, pada peluncur dan saljunya.

Latihan 18.11 ★★

Pasak Galileo: sebuah bandul yang dilepaskan 15cm15\,\mathrm{cm} di atas titik terendahnya menemui sebuah pasak yang menghalangi paruh atas talinya pada kedudukan tegaknya. Tentukan lajunya di dasarnya dan kenaikannya di balik pasak itu; apa yang diubah pasak itu, dan apa yang tidak?

Solusi

Solusi Latihan 18.11.

v=2×9.81×0.151.7m/sv = \sqrt{2 \times 9.81 \times 0.15} \approx 1.7\,\mathrm{m}/\mathrm{s}; bandul itu naik lagi sampai 15cm15\,\mathrm{cm}. Pasaknya mengubah lintasannya (lingkaran yang lebih rapat), bukan energinya: ketinggian dan lajunya tidak tersentuh.

Latihan 18.12 ★★★

Seorang peluncur papan turun ke dalam separuh pipa dari 2.5m2.5\,\mathrm{m}; tiap penyeberangannya (sisi ke sisi) mendisipasikan 10%10\% energi mekaniknya. Tentukan lajunya di dasar penurunan pertamanya, lalu — dengan menghitung tinggi kenaikannya yang berturut-turut — penyeberangan pertama yang berakhir di bawah 1.0m1.0\,\mathrm{m}.

Solusi

Solusi Latihan 18.12.

v=2×9.81×2.5=7.0m/sv = \sqrt{2 \times 9.81 \times 2.5} = 7.0\,\mathrm{m}/\mathrm{s}. Tinggi kenaikannya berskala dengan EmE_m, sehingga ×0.9\times 0.9 tiap penyeberangan: 2.252.25, 2.032.03, 1.821.82, 1.641.64, 1.481.48, 1.331.33, 1.201.20, 1.081.08, 0.970.97 — pertama kali di bawah 1.0m1.0\,\mathrm{m} pada penyeberangan ke-99.

Latihan 18.13 ★★★

Dari puncak tebing 45m45\,\mathrm{m}, sebuah batu dilemparkan dengan 15m/s15\,\mathrm{m}/\mathrm{s} — ke atas, mendatar, atau pada sudut berapa pun. Tunjukkan bahwa laju pendaratannya sama pada semua kasusnya lalu hitunglah nilainya. Lalu apa yang memang bergantung pada sudutnya?

Solusi

Solusi Latihan 18.13.

Energi awalnya Em=12m×152+m×9.81×45E_m = \tfrac12 m \times 15^2 + m \times 9.81 \times 45 sama berapa pun sudutnya, sehingga laju di tanahnya adalah v=225+2×9.81×45=110833m/sv = \sqrt{225 + 2 \times 9.81 \times 45} = \sqrt{1108} \approx 33\,\mathrm{m}/\mathrm{s}. Sudutnya menetapkan arah kecepatan pendaratannya, lama terbangnya dan jangkauannya — bukan laju pendaratannya.

Latihan 18.14 ★★★

Seorang pemain ski menuruni bukit dengan massa 80kg80\,\mathrm{kg}, bermula dalam keadaan diam dan turun 120m120\,\mathrm{m} sepanjang lintasan 800m800\,\mathrm{m}, melawan gaya gesek tetap 65N65\,\mathrm{N}. Tentukan laju tibanya dan bagian EmE_m yang terdisipasi.

Solusi

Solusi Latihan 18.14.

12mv2=mghf=80×9.81×12065×800=9417652000=4.22×104J\tfrac12 mv^2 = mgh - f\ell = 80 \times 9.81 \times 120 - 65 \times 800 = 94\,176 - 52\,000 = 4.22 \times 10^{4}\,\mathrm{J}, sehingga v=2×42176/8032m/sv = \sqrt{2 \times 42\,176/80} \approx 32\,\mathrm{m}/\mathrm{s} (117km/h117\,\mathrm{km}/\mathrm{h}). Bagian yang terdisipasi: 52000/9417655%52000/94176 \approx 55\%.

Latihan 18.15 ★★★

Sebuah pembangkit penyimpanan pompa menaikkan V=2.0×106m3V = 2.0 \times 10^{6}\,\mathrm{m}^{3} air (1000kg1000\,\mathrm{kg} tiap m3\mathrm{m}^{3}) setinggi 300m300\,\mathrm{m}. Hitunglah energi yang tersimpan dalam joule dan dalam kWh\mathrm{kW}\,\mathrm{h}; jika diturbinkan kembali pada efisiensi 85%85\% (Bab 9), berapa rumah yang menarik 10kWh10\,\mathrm{kW}\,\mathrm{h} tiap hari yang dapat dipasoknya selama satu hari?

Solusi

Solusi Latihan 18.15.

m=2.0×109kgm = 2.0 \times 10^{9}\,\mathrm{kg}: Ep=2.0×109×9.81×3005.9×1012J=5.9×1012/3.6×1061.6×106kWhE_p = 2.0 \times 10^{9} \times 9.81 \times 300 \approx 5.9 \times 10^{12}\,\mathrm{J} = 5.9 \times 10^{12}/3.6 \times 10^{6} \approx 1.6 \times 10^{6}\,\mathrm{kW}\,\mathrm{h}. Yang diperoleh kembali: 0.85×1.64×1061.4×106kWh0.85 \times 1.64 \times 10^{6} \approx 1.4 \times 10^{6}\,\mathrm{kW}\,\mathrm{h} — sekitar 1.4×1051.4 \times 10^{5} rumah selama satu hari.

18.7 Soal: Merancang putarannya

Soal 18.1

Soal akhir pekan — audit energi sebuah kereta luncur pasar malam: tinggi peluncuran yang dituntut putarannya, laju yang dijanjikannya, gesekan yang diakui dua pengindra, rem yang menutup rekeningnya — seluruh wahananya bergantung pada satu bilangan

Sebuah rangkaian kereta bermassa m=2.0×103kgm = 2.0 \times 10^{3}\,\mathrm{kg} dilepaskan dalam keadaan diam dari bukit peluncuran setinggi HH lalu meluncur tanpa mesin menembus putaran lingkaran tegak berjari-jari R=8.0mR = 8.0\,\mathrm{m} yang puncaknya berada pada ketinggian 2R2R. Telaah gerak melingkar (tahun depan) memasok satu data yang kita pinjam: pada puncak putarannya, keretanya baru menekan relnya apabila vpuncak2gRv_{\text{puncak}}^2 \geq gR. Bagian I dan II mengabaikan gesekan.

Bagian I — Bukit yang dituntut putarannya.

  1. Hitunglah laju aman terkecil di puncak putarannya.
  2. Dengan tanah sebagai aras acuannya: hitunglah energi mekanik keretanya di puncak putaran pada laju terkecil itu.
  3. Simpulkan HminH_{\min} lalu tunjukkan bahwa Hmin=5R/2H_{\min} = 5R/2 — tanpa massa, tanpa gg.
  4. Timnya mengambil H=24mH = 24\,\mathrm{m}: hitunglah laju yang sebenarnya di puncak putarannya dan nisbah vpuncak2/(gR)v_{\text{puncak}}^2/(gR).
  5. Ke mana mm pergi? Mengapa rancangannya cocok baik untuk kereta yang penuh maupun yang kosong?

Bagian II — Apa yang dijanjikan tingginya (H=24mH = 24\,\mathrm{m}).

  1. Berapa lajunya di dasar putarannya (z=0z = 0), dalam m/s\mathrm{m}/\mathrm{s} dan km/h\mathrm{km}/\mathrm{h}?
  2. Berapa lajunya di sisi putarannya (z=Rz = R)?
  3. Hitunglah EpE_p dan EkE_k pada peluncurannya, di dasar, di sisi dan di puncak putarannya; periksalah bahwa tiap pasangnya berjumlah mgHmgH.
  4. Sebuah gundukan punuk unta 12m12\,\mathrm{m} menyusul putarannya: berapa lajunya di puncak gundukan itu?
  5. Berikan rumus umum v(z)v(z); di mana wahana itu paling cepat, dan di mana paling lambat?

Bagian III — Audit gesekannya. Dua pengindra pada ketinggian yang sama z=2.0mz = 2.0\,\mathrm{m}, yang terpisah 60m60\,\mathrm{m} rel, membaca v1=20.4m/sv_1 = 20.4\,\mathrm{m}/\mathrm{s} lalu v2=19.2m/sv_2 = 19.2\,\mathrm{m}/\mathrm{s}.

  1. Hitunglah perubahan energi mekanik antara kedua pengindranya. Apa yang membuat penempatan pada ketinggian yang sama itu cerdik?
  2. Simpulkan usaha oleh gesekannya dan gaya gesek rata-ratanya.
  3. Ke mana energi yang hilang itu pergi? Sebutkan bentuknya dan tempatnya.
  4. Berapa bagian EmE_m keretanya yang hilang tiap 60m60\,\mathrm{m}? Mengapa HminH_{\min} yang telanjang akan berbahaya di dunia nyata yang bergesekan?
  5. Sekitar 90m90\,\mathrm{m} rel memisahkan peluncurannya dari puncak putarannya: taksirlah EmE_m di sana; apakah kelebihan pada pertanyaan 4 masih menyelamatkan putarannya?

Bagian IV — Menutup rekeningnya. Pengindra terakhir, pada pintu masuk lintasan pengereman mendatar yang lurus (z=0z = 0), membaca 18.0m/s18.0\,\mathrm{m}/\mathrm{s}.

  1. Hitunglah energi kinetik keretanya di sana.
  2. Remnya harus menghentikannya dalam d=45md = 45\,\mathrm{m}: hitunglah gaya pengereman (tetap) yang diperlukan.
  3. Pemeriksaan kenyamanannya: hitunglah perlambatannya a=F/ma = F/m; bandingkan dengan gg.
  4. Berapa energi yang didisipasikan gesekan rel sepanjang seluruh wahananya? Periksalah bahwa gesekan ++ rem =mgH= mgH, sampai ke joulenya.
  5. Puncak ceritanya, dalam satu kalimat: bilangan tunggal yang mana yang menetapkan keamanan putarannya, setiap lajunya, tagihan gesekannya dan gaya remnya — dan berapa harga mengabaikan gesekan?
Solusi

Solusi Soal 18.1.

1. vpuncak=gR=9.81×8.08.9m/sv_{\text{puncak}} = \sqrt{gR} = \sqrt{9.81 \times 8.0} \approx 8.9\,\mathrm{m}/\mathrm{s}.

2. Em=mg(2R)+12mgR=3.14×105+7.8×1043.92×105JE_m = mg\,(2R) + \tfrac12 m gR = 3.14 \times 10^{5} + 7.8 \times 10^{4} \approx 3.92 \times 10^{5}\,\mathrm{J}.

3. mgHmin=EmmgH_{\min} = E_m memberikan Hmin=20mH_{\min} = 20\,\mathrm{m}; secara aljabar Hmin=2R+gR2g=5R2H_{\min} = 2R + \frac{gR}{2g} = \frac{5R}{2}.

4. vpuncak=2g(H2R)=2×9.81×8.012.5m/sv_{\text{puncak}} = \sqrt{2g(H - 2R)} = \sqrt{2 \times 9.81 \times 8.0} \approx 12.5\,\mathrm{m}/\mathrm{s}; vpuncak2/(gR)=2.0v_{\text{puncak}}^2/(gR) = 2.0 — dua kali nilai terkecilnya.

5. Setiap energinya sebanding dengan mm, sehingga mm saling menghapus: lajunya sama dan keamanannya sama, penuh atau kosong.

6. v=2×9.81×2421.7m/s78km/hv = \sqrt{2 \times 9.81 \times 24} \approx 21.7\,\mathrm{m}/\mathrm{s} \approx 78\,\mathrm{km}/\mathrm{h}.

7. v=2×9.81×(248.0)17.7m/sv = \sqrt{2 \times 9.81 \times (24 - 8.0)} \approx 17.7\,\mathrm{m}/\mathrm{s}.

8. mgH=4.71×105JmgH = 4.71 \times 10^{5}\,\mathrm{J}. Pasangan (Ep,Ek)(E_p, E_k): pada peluncurannya (4.71×105,0)(4.71 \times 10^{5}, 0); di dasarnya (0,4.71×105)(0, 4.71 \times 10^{5}); di sisinya (1.57×105,3.14×105)(1.57 \times 10^{5}, 3.14 \times 10^{5}); di puncaknya (3.14×105,1.57×105)(3.14 \times 10^{5}, 1.57 \times 10^{5}) — tiap pasangnya berjumlah 4.71×105J4.71 \times 10^{5}\,\mathrm{J}.

9. v=2×9.81×(2412)15.3m/sv = \sqrt{2 \times 9.81 \times (24 - 12)} \approx 15.3\,\mathrm{m}/\mathrm{s}.

10. v(z)=2g(Hz)v(z) = \sqrt{2g(H - z)}: paling cepat di titik terendah relnya, paling lambat di puncak putarannya.

11. Ketinggiannya sama, sehingga ΔEp=0\Delta E_p = 0 dan ΔEm=ΔEk=12×2000×(19.2220.42)4.75×104J\Delta E_m = \Delta E_k = \tfrac12 \times 2000 \times (19.2^2 - 20.4^2) \approx -4.75 \times 10^{4}\,\mathrm{J}: penempatannya membuat selisihnya murni kinetik, yang cukup dibaca dari dua pengukur laju.

12. W(f)=4.75×104JW(\vect f) = -4.75 \times 10^{4}\,\mathrm{J}; f=4.75×104/607.9×102Nf = 4.75 \times 10^{4}/60 \approx 7.9 \times 10^{2}\,\mathrm{N}.

13. Menjadi energi termal, pada rodanya, relnya dan udaranya.

14. EmE_m pada pengindra pertamanya: 4.16×105+3.9×104=4.55×105J4.16 \times 10^{5} + 3.9 \times 10^{4} = 4.55 \times 10^{5}\,\mathrm{J}; kehilangannya 4.75×104/4.55×10510%4.75 \times 10^{4}/4.55 \times 10^{5} \approx 10\% tiap 60m60\,\mathrm{m}. Pada HminH_{\min}, puncak putarannya tercapai tepat pada gR\sqrt{gR}; kehilangan berapa pun menjatuhkannya di bawah laju amannya.

15. Karena kehilangan 10%\approx 10\% tiap 60m60\,\mathrm{m}, sekitar 15%15\% dari mgHmgH (7.1×104J\approx 7.1 \times 10^{4}\,\mathrm{J}) sudah lenyap: Em4.00×105JE_m \approx 4.00 \times 10^{5}\,\mathrm{J}, masih di atas 3.92×105J3.92 \times 10^{5}\,\mathrm{J} yang dituntut — aman, dengan kelebihan hanya 2%2\%. Kelebihan tadi bukan kemewahan.

16. Ek=12×2000×18.02=3.24×105JE_k = \tfrac12 \times 2000 \times 18.0^2 = 3.24 \times 10^{5}\,\mathrm{J}.

17. F=3.24×105/45=7.2×103NF = 3.24 \times 10^{5}/45 = 7.2 \times 10^{3}\,\mathrm{N}.

18. a=7200/2000=3.6m/s20.37ga = 7200/2000 = 3.6\,\mathrm{m}/\mathrm{s}^{2} \approx 0.37\,g: tegas tetapi masih nyaman.

19. Gesekan relnya: mgH3.24×105=470880324000=1.47×105JmgH - 3.24 \times 10^{5} = 470\,880 - 324\,000 = 1.47 \times 10^{5}\,\mathrm{J}. Auditnya: 1.47×105+3.24×105=4.71×105=mgH1.47 \times 10^{5} + 3.24 \times 10^{5} = 4.71 \times 10^{5} = mgH — setiap joulenya terhitung.

20. Tinggi peluncuran H=24mH = 24\,\mathrm{m} menetapkan keamanan putarannya, setiap lajunya 2g(Hz)\sqrt{2g(H - z)}, tagihan gesekannya dan gaya remnya; harga mengabaikan gesekan adalah kelebihannya — yaitu 4m4\,\mathrm{m} bukit yang diam-diam dilahap dunia yang bergesekan.

Istilah yang didefinisikan dalam bab ini

Lihat semua 393 istilah di glosarium