Mathematics · Buku 1 · Grades 1–9

Matematika Sekolah Dasar dan Menengah

Matematika Sekolah Dasar dan Menengah · Grades 1–9

40Garis, Lingkaran dan Sudut

Geometri bermula dari penggaris, penggaris siku dan jangka. Bab ini menetapkan kosakatanya — titik, ruas garis, sinar garis, garis dan lingkaran — memperkenalkan dua kedudukan istimewa garis (sejajar dan tegak lurus), lalu mengajarkan cara mengukur dan menggambar sudut.

40.1 Titik, ruas garis, garis

Definisi 40.1 (Objek dasar)

Melalui dua titik berbeda AA dan BB lewat:

  • ruas garis [AB][AB]: bagian garis di antara AA dan BB (ia punya panjang, ditulis ABAB);
  • sinar garis [AB)[AB): bermula di AA, melalui BB dan berlanjut selamanya;
  • garis (AB)(AB): memanjang selamanya ke kedua arah. Dua titik menentukan tepat satu garis.

Titik yang terletak pada garis yang sama disebut segaris.

Dua titik yang sama, tiga objek yang berbeda. Kurungnya mengatakan mana yang berhenti dan mana yang berlanjut: [ berhenti, ( berlanjut.
Dua titik yang sama, tiga objek yang berbeda. Kurungnya mengatakan mana yang berhenti dan mana yang berlanjut: [[ berhenti, (( berlanjut.

40.2 Garis sejajar dan garis tegak lurus

Definisi 40.2 (Tegak lurus, sejajar)

Dua garis disebut tegak lurus jika keduanya berpotongan membentuk sudut siku-siku; kita menulis d1d2d_1 \perp d_2 dan menandai sudut siku-sikunya dengan persegi kecil. Dua garis disebut sejajar jika keduanya tidak pernah bertemu, sejauh apa pun diperpanjang; kita menulis d1d2d_1 \parallel d_2.

Sebuah perpotongan siku-siku (ditandai persegi kecil) dan dua garis sejajar: arahnya sama, tanpa titik potong.
Sebuah perpotongan siku-siku (ditandai persegi kecil) dan dua garis sejajar: arahnya sama, tanpa titik potong.

Proposisi 40.3 (Dua fakta yang berguna)

  1. Jika dua garis sama-sama tegak lurus terhadap garis ketiga, keduanya sejajar satu sama lain.
  2. Jika dua garis sejajar, setiap garis yang tegak lurus terhadap salah satunya juga tegak lurus terhadap yang lain.

Bukti. Diterima tanpa bukti pada tingkat ini.

Metode 40.4 (Menggambar dengan penggaris siku)

Untuk menggambar garis tegak lurus terhadap garis dd melalui titik PP:

  1. letakkan satu tepi sudut siku-siku itu sepanjang garis dd;
  2. geser penggaris siku itu sepanjang dd sampai tepinya yang lain mencapai PP;
  3. gambarlah garis sepanjang tepi itu, lalu tandai sudut siku-sikunya.

Untuk garis sejajar melalui PP: gambarlah garis tegak lurus terhadap dd, lalu garis tegak lurus terhadap garis itu melalui PP (Proposisi 40.3).

40.3 Lingkaran

Definisi 40.5 (Lingkaran)

Lingkaran berpusat OO dengan jari-jari rr adalah himpunan semua titik yang berjarak tepat rr dari OO. Ruas garis dari pusat ke lingkaran disebut jari-jari; ruas garis yang menghubungkan dua titik lingkaran melalui pusatnya disebut diameter — panjangnya 2r2r; ruas garis yang menghubungkan dua titik lingkaran disebut tali busur.

Sebuah lingkaran dengan jari-jari [OM], diameter [AB] (tali busur yang melalui pusat, dua kali panjang jari-jari) dan tali busur [CD].
Sebuah lingkaran dengan jari-jari [OM][OM], diameter [AB][AB] (tali busur yang melalui pusat, dua kali panjang jari-jari) dan tali busur [CD][CD].

Contoh 40.6

“Gambarlah lingkaran berpusat OO yang melalui AA”: bukalah jangka dari OO ke AAjari-jarinya adalah jarak OAOA — lalu putar. Setiap titik lingkaran ini berjarak sama dari OO seperti AA.

40.4 Sudut

Definisi 40.7 (Sudut)

Dua sinar garis [AB)[AB) dan [AC)[AC) dengan titik pangkal yang sama AA membentuk sudut BAC^\widehat{BAC}; titik AA adalah titik sudutnya (selalu huruf yang di tengah!). Sudut diukur dalam derajat (^\circ), dari 00^\circ sampai 360360^\circ untuk satu putaran penuh. Sebuah sudut disebut:

  • siku-siku jika besarnya 9090^\circ;
  • lancip jika besarnya kurang daripada 9090^\circ;
  • tumpul jika besarnya antara 9090^\circ dan 180180^\circ;
  • lurus jika besarnya 180180^\circ (kedua sinar garisnya membentuk sebuah garis).
Empat keluarga sudut. Sudut siku-siku (90) adalah patokannya: lancip berarti lebih kecil, tumpul berarti lebih besar.
Empat keluarga sudut. Sudut siku-siku (9090^\circ) adalah patokannya: lancip berarti lebih kecil, tumpul berarti lebih besar.

Metode 40.8 (Mengukur sudut dengan busur derajat)

  1. Letakkan pusat busur derajat tepat pada titik sudutnya;
  2. luruskan garis 00^\circ-nya dengan salah satu sisi sudut itu;
  3. bacalah skala yang dilewati sisi yang lain — dengan memakai skala yang bermula dari 00 pada sisi yang diluruskan tadi;
  4. periksalah dengan mata: sudut lancip harus terbaca kurang daripada 9090^\circ, sudut tumpul lebih.

Contoh 40.9

Sebelum mengukur, taksirlah dulu! Sudut yang sedikit lebih terbuka daripada pojok selembar kertas berukuran sedikit di atas 9090^\circ; setengah sudut siku-siku adalah 4545^\circ; sepertiga sudut siku-siku adalah 3030^\circ. Kalau busur derajatmu menyebut 150150^\circ untuk sudut yang terlihat lancip, kamu membaca skala yang salah: ukuran yang benar adalah 180150=30180^\circ - 150^\circ = 30^\circ.

40.5 Latihan

Latihan 40.1

Gambarlah tiga titik AA, BB, CC yang tidak segaris. Gambarlah dengan warna berbeda: ruas garis [AB][AB], sinar garis [CA)[CA), garis (BC)(BC).

Solusi

Solusi Latihan 40.1.

Lukisan bebas. Ruas garisnya berhenti di AA dan BB; sinar garisnya bermula di CC lalu berlanjut melewati AA; garisnya berlanjut ke kedua arah melewati BB dan CC.

Latihan 40.2

Benar atau salah? “[AB][AB] dan [BA][BA] adalah ruas garis yang sama.” “[AB)[AB) dan [BA)[BA) adalah sinar garis yang sama.” “(AB)(AB) dan (BA)(BA) adalah garis yang sama.” Jelaskan setiap jawabanmu.

Solusi

Solusi Latihan 40.2.

[AB]=[BA][AB] = [BA]”: benar — bagian di antara kedua titik itu tidak bergantung pada urutannya.

[AB)=[BA)[AB) = [BA)”: salah[AB)[AB) bermula di AA, [BA)[BA) bermula di BB; keduanya menunjuk ke arah yang berlawanan.

(AB)=(BA)(AB) = (BA)”: benar — kedua nama itu menjelaskan garis tak terbatas yang sama.

Latihan 40.3

Gambarlah sebuah garis dd dan titik PP yang tidak pada dd. Lukislah dengan penggaris siku: garis tegak lurus terhadap dd melalui PP, lalu garis sejajar dengan dd melalui PP. Jelaskan langkahmu.

Solusi

Solusi Latihan 40.3.

Langkahnya: geser penggaris siku sepanjang dd sampai tepi tegak lurusnya melalui PP; gambarlah garis tegak lurus itu, sebut saja pp. Lalu gambarlah garis tegak lurus terhadap pp melalui PP dengan cara yang sama: menurut Proposisi 40.3 garis itu sejajar dengan dd.

Latihan 40.4

Garis aa dan bb sama-sama tegak lurus terhadap garis cc, dan garis keempat ee tegak lurus terhadap aa. Apa yang dapat kamu katakan tentang aa dan bb? Tentang ee dan cc? Berilah alasan dengan Proposisi 40.3.

Solusi

Solusi Latihan 40.4.

aa dan bb sama-sama tegak lurus terhadap garis yang sama cc, jadi aba \parallel b (fakta 1). Untuk ee dan cc: keduanya tegak lurus terhadap garis yang sama aa (diketahui eae \perp a, dan aca \perp c berarti cac \perp a juga), jadi fakta 1 berlaku lagi: ece \parallel c.

Latihan 40.5

Gambarlah lingkaran berpusat OO dengan jari-jari 33 cm. Letakkan titik MM pada lingkaran, titik NN di dalamnya, titik PP di luarnya. Apa yang dapat kamu katakan tentang jarak OMOM, ONON, OPOP dibandingkan dengan 33 cm?

Solusi

Solusi Latihan 40.5.

OM=3OM = 3 cm tepat (MM pada lingkaran); ON<3ON < 3 cm (NN di dalam); OP>3OP > 3 cm (PP di luar).

Latihan 40.6

Sebuah lingkaran berdiameter 99 cm. Berapa jari-jarinya? Lingkaran lain berjari-jari 2.62.6 cm: berapa diameternya?

Solusi

Solusi Latihan 40.6.

Jari-jari =9÷2=4.5= 9 \div 2 = 4.5 cm. Diameter =2×2.6=5.2= 2 \times 2.6 = 5.2 cm.

Latihan 40.7

Sebutkan nama sudut yang ditandai dengan tiga huruf, lalu golongkan (lancip, siku-siku, tumpul, lurus): sudut 7272^\circ dengan titik sudut RR di antara sinar garis menuju SS dan TT; sudut 148148^\circ dengan titik sudut BB di antara sinar garis menuju AA dan CC; sudut 9090^\circ dengan titik sudut OO di antara sinar garis menuju MM dan NN.

Solusi

Solusi Latihan 40.7.

SRT^=72\widehat{SRT} = 72^\circ: lancip. ABC^=148\widehat{ABC} = 148^\circ: tumpul. MON^=90\widehat{MON} = 90^\circ: siku-siku. (Titik sudutnya selalu huruf yang di tengah.)

Latihan 40.8

Taksirlah, lalu ukurlah dengan busur derajat, ketiga sudut sebuah segitiga yang kamu gambar sendiri. Jumlahkan ketiga ukurannya: apa yang kamu peroleh? (Simpanlah jawabanmu untuk Bab 51.)

Solusi

Solusi Latihan 40.8.

Ukurannya bergantung pada segitiga yang digambar, tetapi jumlah ketiga sudutnya selalu (sangat dekat dengan) 180180^\circselisih yang kecil berasal dari ketidaktelitian pengukuran. Bab 51 membuktikan bahwa jumlahnya tepat 180180^\circ.

Latihan 40.9

Gambarlah sudut xOy^\widehat{xOy} sebesar 6565^\circ dengan busur derajat, lalu sudut 130130^\circ. Bagaimana kamu dapat memperoleh sudut yang kedua dari yang pertama tanpa busur derajat?

Solusi

Solusi Latihan 40.9.

Lukisan bebas. Untuk memperoleh 130130^\circ dari 6565^\circ tanpa busur derajat: salinlah sudut 6565^\circ itu dua kali berdampingan (65+65=13065 + 65 = 130), misalnya dengan kertas kalkir atau dengan menyalin sudut memakai jangka dan penggaris.

Latihan 40.10 ★★

Dua desa AA dan BB digambar pada sebuah peta. Di mana titik yang berjarak 33 cm dari AA dan 22 cm dari BB? Gambarlah yang memperlihatkan ada berapa titik semacam itu (00, 11 atau 22, bergantung pada jarak ABAB).

Solusi

Solusi Latihan 40.10.

Titik yang berjarak 33 cm dari AA membentuk lingkaran berpusat AA dengan jari-jari 33 cm; titik yang berjarak 22 cm dari BB membentuk lingkaran berpusat BB dengan jari-jari 22 cm. Titik yang diminta adalah perpotongan kedua lingkaran itu: dua titik jika keduanya berpotongan (ABAB tepat di antara 11 dan 55 cm), satu titik jika keduanya bersinggungan (AB=5AB = 5 cm atau AB=1AB = 1 cm), tidak ada jika keduanya terlalu berjauhan atau yang satu di dalam yang lain.

Latihan 40.11 ★★

Sebuah jam menunjukkan pukul 3: berapa sudut di antara kedua jarumnya? Pertanyaan yang sama pada pukul 5, dan pada pukul 6. (Satu putaran penuh adalah 360360^\circ untuk 1212 jam.)

Solusi

Solusi Latihan 40.11.

Ada 1212 tanda jam yang membelah satu putaran penuh menjadi 1212 sudut sebesar 360÷12=30360 \div 12 = 30^\circ. Pada pukul 3 kedua jarumnya merentang 33 tanda: 9090^\circ (sudut siku-siku). Pada pukul 5: 5×30=1505 \times 30 = 150^\circ. Pada pukul 6: 180180^\circ (sudut lurus).

Latihan 40.12 ★★★

Gambarlah ruas garis [AB][AB] sepanjang 66 cm. Lukislah titik CC sedemikian sehingga AC=BC=6AC = BC = 6 cm, hanya dengan jangka, lalu ukurlah sudut CAB^\widehat{CAB}. Segitiga apa yang kamu bangun, dan apa dugaanmu tentang sudutnya?

Solusi

Solusi Latihan 40.12.

Gambarlah dua busur berjari-jari 66 cm yang berpusat di AA dan di BB; titik potongnya adalah CC. Ketiga sisinya berukuran 66 cm: jadi segitiganya sama sisi, dan setiap sudutnya berukuran 6060^\circ (pengukurannya membenarkan hal itu). Dugaan: segitiga sama sisi punya tiga sudut yang sama besar, masing-masing 6060^\circ.

40.6 Soal: Geometri pada muka jam

Soal 40.1

Soal akhir pekan — sudut sebagai pecahan dari satu putaran: membacanya pada jam, memburu saat kedua jarum bertemu, lalu mengiris satu hari menjadi diagram lingkaran

Sebuah jam adalah busur derajat yang menunjukkan waktu: mukanya adalah satu putaran penuh 360360^\circ, yang dipotong oleh dua belas tanda jam menjadi dua belas sudut yang sama. Latihan 40.11 mengukur jarumnya pada pukul 3 dan pukul 6; soal ini membangun teorinya secara lengkap — termasuk saat ketika tidak satu pun jarum menunjuk sebuah tanda — menjawab pertanyaan yang jarang dijawab benar oleh orang dewasa (“berapa sering kedua jarum duduk tepat bertumpuk?”), lalu ditutup dengan mengiris satu hari penuh menjadi diagram lingkaran.

Bagian I — Pecahan dari satu putaran.

  1. Satu putaran penuh berukuran 360360^\circ. Berapa derajat setengah putaran, seperempat putaran, dan seperdua belas putaran?
  2. Kedua belas tanda jam memotong muka jam itu menjadi dua belas sudut yang sama besar di pusatnya. Berapa derajat di antara dua tanda yang bertetangga? Perolehlah kembali jawaban Latihan 40.11 untuk pukul 3 dengan membilang tandanya.
  3. Sebutkan sudut di antara kedua jarum pada pukul 1, pukul 4 dan pukul 7. (Pada pukul 7 kedua jarum memisahkan mukanya menjadi dua sudut; “sudut di antara kedua jarum” selalu berarti yang lebih kecil.)
  4. Jarum menit itu menempuh satu putaran penuh dalam 6060 menit. Berapa derajat yang disapunya setiap menit?
  5. Jarum jam berjalan dari satu tanda ke tanda berikutnya — 3030^\circ — dalam 6060 menit. Berapa derajat yang disapu jarum itu setiap menit? (Sebuah bilangan desimal, Bab 38.)

Bagian II — Saat ketika tidak ada yang menunjuk sebuah tanda.

  1. Pada pukul 3:30, jarum menit menunjuk angka 66. Di mana tepatnya jarum jam? Hitunglah sudut setiap jarum dari angka 1212 (diukur searah jarum jam), lalu simpulkan sudut di antara kedua jarum.
  2. Pada pukul 6:30 banyak orang menduga kedua jarumnya bertumpuk. Terkalah dulu, lalu hitunglah sudutnya seperti pada pertanyaan 6. Siapa yang benar?
  3. Hitunglah sudut di antara kedua jarum pada pukul 9:15.
  4. Jelaskan mengapa, di suatu saat antara pukul 1:00 dan 1:10, kedua jarum pasti bertumpuk tepat: di mana jarum menit terhadap jarum jam pada pukul 1:00, dan di mana pada pukul 1:10? Jarum mana yang berjalan lebih cepat, dan mengapa hal itu menyelesaikannya?
  5. Dalam dua belas jam, berapa kali kedua jarum duduk tepat bertumpuk? (Satu pertemuan terjadi pada setiap rentang antara jam yang berurutan — dengan satu kekecualian: apa yang terjadi antara pukul 11 dan 12? Sebutkan waktu pertemuan yang kira-kira lalu bilanglah.) Berapa kali dalam satu hari penuh?

Bagian III — Sudut di sekeliling sebuah titik: diagram lingkaran.

  1. Kedua belas juring pada muka jam bersama-sama mengisi seluruh mukanya: sudutnya berjumlah 360360^\circ. Jelaskan mengapa hal ini benar untuk kumpulan sudut mana pun yang berbagi satu titik sudut dan mengisi satu putaran penuh di sekelilingnya, tanpa tumpang tindih dan tanpa celah.
  2. Zahra mencatat harinya yang 2424 jam: tidur 99 jam, sekolah 66 jam, bermain 33 jam, makan 22 jam, selebihnya 44 jam. Ia menginginkan sebuah diagram lingkaran: sebuah cakram yang setiap kegiatannya mendapat satu juring, dengan sudut yang sebanding dengan waktunya. Berapa pecahan hari untuk setiap kegiatan, dan berapa derajat untuk juringnya? Periksa bahwa kelima sudutnya berjumlah 360360^\circ.
  3. Jelaskan, selangkah demi selangkah, cara menggambar diagram lingkaran Zahra dengan jangka dan busur derajat (Metode 40.8): ke mana jari-jari yang pertama diarahkan, dan bagaimana setiap juring baru bermula di tempat juring sebelumnya berakhir.
  4. Pada diagram lingkaran sebuah hari yang lain, satu juringnya berukuran tepat 9090^\circ. Berapa pecahan cakramnya, dan berapa jam yang diwakilinya?
  5. Penutupnya, kembali ke jam: dalam 2424 jam, berapa putaran penuh yang ditempuh jarum jam? Jarum menit? Jarum detik? (Salah satu jawabannya lebih dari seribu.)
Solusi

Solusi Soal 40.1.

1. Setengah putaran: 360÷2=180360 \div 2 = 180^\circ. Seperempat: 360÷4=90360 \div 4 = 90^\circ. Seperdua belas: 360÷12=30360 \div 12 = 30^\circ.

2. Dua belas sudut sama besar yang mengisi 360360^\circ: 3030^\circ di antara tanda yang bertetangga. Pada pukul 3 kedua jarumnya merentang 33 tanda: 3×30=903 \times 30 = 90^\circsudut siku-siku, seperti yang ditemukan pada Latihan 40.11.

3. Pada pukul 1: 1×30=301 \times 30 = 30^\circ. Pada pukul 4: 4×30=1204 \times 30 = 120^\circ. Pada pukul 7 kedua jarumnya merentang 77 tanda di satu sisi, 7×30=2107 \times 30 = 210^\circ, jadi sudut di antara kedua jarumnya adalah sisi yang lain: 360210=150360 - 210 = 150^\circ.

4. 360360^\circ dalam 6060 menit: 360÷60=6360 \div 60 = 6^\circ setiap menit.

5. 3030^\circ dalam 6060 menit: 30÷60=0.530 \div 60 = 0.5^\circ setiap menit — setengah derajat. Jarum jam merayap, jarum menit melangkah lebar.

6. Dalam 3030 menit sejak pukul 3:00, jarum jam sudah berpindah 30×0.5=1530 \times 0.5 = 15^\circ melewati angka 33: ia duduk tepat di tengah antara angka 33 dan 44, pada 90+15=10590 + 15 = 105^\circ dari angka 1212. Jarum menit menunjuk angka 66: 180180^\circ. Sudut di antara kedua jarumnya: 180105=75180 - 105 = 75^\circ.

7. Perhitungan mengalahkan terkaan: jarum menit ada di 180180^\circ, tetapi jarum jam sudah meninggalkan angka 66 — ia ada di 6×30+30×0.5=180+15=1956 \times 30 + 30 \times 0.5 = 180 + 15 = 195^\circ. Sudut di antara kedua jarumnya 195180=15195 - 180 = 15^\circ: dekat, tetapi tidak bertumpuk.

8. Jarum menit di angka 33: 9090^\circ. Jarum jam: 9×30+15×0.5=270+7.5=277.59 \times 30 + 15 \times 0.5 = 270 + 7.5 = 277.5^\circ. Selisihnya: 277.590=187.5277.5 - 90 = 187.5^\circ, jadi sudut di antara kedua jarumnya 360187.5=172.5360 - 187.5 = 172.5^\circ — hampir sudut lurus.

9. Pada pukul 1:00 jarum menit (00^\circ) berada di belakang jarum jam (3030^\circ). Pada pukul 1:10 jarum menit (6060^\circ) berada di depannya (30+10×0.5=3530 + 10 \times 0.5 = 35^\circ). Jarum menit berjalan lebih cepat (66^\circ setiap menit melawan 0.50.5^\circ), jadi antara pukul 1:00 dan 1:10 ia menyusul lalu melewati jarum jam — pada saat melewati itulah kedua jarumnya tepat bertumpuk.

10. Penyusulan yang sama terjadi berulang-ulang: kedua jarumnya bertemu tepat pada pukul 12:00, lalu kira-kira pada 1:05, 2:11, 3:16, 4:22, 5:27, 6:33, 7:38, 8:44, 9:49 dan 10:55. Pertemuan yang mungkin diharapkan antara pukul 11 dan 12 jatuh tepat pada pukul 12:00, yang sudah memulai putaran berikutnya — jadi dalam dua belas jam kedua jarumnya berimpit 1111 kali, bukan 1212. Dalam satu hari penuh: 2222 kali.

11. Sudut yang berbagi satu titik sudut, tanpa tumpang tindih dan tanpa celah, memenuhi satu putaran penuh di sekeliling titik itu: menyapu sekali mengelilingi titik itu melewati setiap sudutnya tepat sekali, dan satu sapuan penuh adalah 360360^\circ. Jadi ukurannya berjumlah 360360^\circ — berapa pun banyak sudutnya dan berapa pun besarnya.

12. Setiap jam dalam sehari bernilai 360÷24=15360 \div 24 = 15^\circ. Jadi:

tidur 9×15=135,sekolah 90,bermain 45,makan 30,lainnya 60,\text{tidur } 9 \times 15 = 135^\circ, \quad \text{sekolah } 90^\circ, \quad \text{bermain } 45^\circ, \quad \text{makan } 30^\circ, \quad \text{lainnya } 60^\circ,

dan 135+90+45+30+60=360135 + 90 + 45 + 30 + 60 = 360^\circ: lingkarannya penuh, tanpa celah dan tanpa tumpang tindih (pertanyaan 11).

13. Gambarlah sebuah lingkaran dengan jangka beserta satu jari-jari (garis awalnya). Letakkan pusat busur derajat pada pusat lingkaran itu, garis 00^\circ-nya pada jari-jari tadi, lalu tandai 135135^\circ; gambarlah jari-jari yang baru: juring tidur selesai. Lalu letakkan garis 00^\circ-nya pada jari-jari itu lalu tandai 9090^\circ untuk sekolah, dan seterusnya — setiap juring bermula di tempat juring sebelumnya berakhir. Setelah juring terakhir, gambarnya menutup tepat pada jari-jari awalnya.

14. 9090^\circ adalah 90360=14\frac{90}{360} = \frac14 cakramnya (Metode 39.7), jadi ia mewakili seperempat hari: 24÷4=624 \div 4 = 6 jam.

15. Jarum jam menempuh satu putaran dalam 1212 jam: 22 putaran sehari. Jarum menit, satu putaran setiap jam: 2424 putaran. Jarum detik, satu putaran setiap menit: 24×60=144024 \times 60 = 1\,440 putaran sehari.

Istilah yang didefinisikan dalam bab ini

Lihat semua 395 istilah di glosarium