Mathematics · Buku 1 · Grades 1–9

Matematika Sekolah Dasar dan Menengah

Matematika Sekolah Dasar dan Menengah · Grades 1–9

64Aritmetika: Pembagi dan Bilangan Prima

Aritmetika mempelajari bilangan bulat dan cara bilangan yang satu membagi yang lain. Tokoh utamanya adalah bilangan prima, yaitu balok pembangun yang darinya setiap bilangan bulat disusun lewat perkalian. Bab ini berakhir dengan faktor persekutuan terbesar, alat yang tepat untuk menyederhanakan pecahan sekali untuk selamanya. Kisah ini berlanjut, jauh lebih jauh, di buku Sekolah Menengah dan sesudahnya.

64.1 Pembagi dan kelipatan

Definisi 64.1 (Pembagi, kelipatan)

Misalkan aa dan bb bilangan bulat positif. Kita katakan bahwa bb membagi aa (atau bahwa bb pembagi aa, atau bahwa aa adalah kelipatan bb) ketika a=b×ka = b \times k untuk suatu bilangan bulat kk — yaitu ketika pembagian aa oleh bb meninggalkan sisa 00.

Contoh 64.2

Pembagi 2424 adalah 1,2,3,4,6,8,12,241, 2, 3, 4, 6, 8, 12, 24 — semuanya datang berpasangan yang hasil kalinya 2424: (1,24)(1,24), (2,12)(2,12), (3,8)(3,8), (4,6)(4,6). Kelipatan 77 adalah 7,14,21,28,7, 14, 21, 28, \dots

Proposisi 64.3 (Aturan keterbagian)

Sebuah bilangan bulat habis dibagi:

  • 22 ketika angka terakhirnya genap (0,2,4,6,80, 2, 4, 6, 8);
  • 55 ketika angka terakhirnya 00 atau 55;
  • 1010 ketika angka terakhirnya 00;
  • 33 (berturut-turut 99) ketika jumlah angkanya habis dibagi 33 (berturut-turut 99);
  • 44 ketika dua angka terakhirnya membentuk bilangan yang habis dibagi 44.

Bukti. Diterima tanpa bukti pada tingkat ini.

Contoh 64.4

72157\,215 berakhir dengan 55: jadi habis dibagi 55. Jumlah angkanya 7+2+1+5=157 + 2 + 1 + 5 = 15, yang habis dibagi 33 tetapi tidak habis dibagi 99: jadi 72157\,215 habis dibagi 33, tidak habis dibagi 99. Memang 7215=3×5×4817\,215 = 3 \times 5 \times 481.

64.2 Bilangan prima

Definisi 64.5 (Bilangan prima)

Bilangan prima adalah bilangan bulat 2\geq 2 yang pembaginya hanya 11 dan dirinya sendiri. Bilangan prima di bawah 3030 adalah

2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, 19, 23, 29.2,\ 3,\ 5,\ 7,\ 11,\ 13,\ 17,\ 19,\ 23,\ 29 .

Bilangan 11 bukan prima (menurut kesepakatan), dan bilangan bulat 2\geq 2 yang bukan prima disebut komposit.

Teorema 64.6 (Pemfaktoran prima)

Setiap bilangan bulat 2\geq 2 adalah hasil kali bilangan prima, dan pemfaktoran itu tunggal kecuali urutan faktornya.

Bukti. Diterima tanpa bukti pada tingkat ini.

Metode 64.7 (Memfaktorkan bilangan bulat)

Bagilah dengan bilangan prima terkecil yang mungkin, berulang-ulang, sampai mencapai 11:

  1. cobalah 22 selama bilangannya genap;
  2. lalu cobalah 33, lalu 55, lalu 77, … (hanya yang prima);
  3. berhentilah ketika hasil baginya 11; kumpulkan faktornya beserta eksponennya.

Cukup mencoba bilangan prima pp dengan p2p^2 tidak melampaui bilangan yang sedang dikerjakan: kalau tidak ada yang membaginya, maka bilangannya sendiri prima.

Contoh 64.8

Faktorkan 360360, satu pembagian setiap kalinya:

360=2×180,180=2×90,90=2×45,45=3×15,15=3×5,360 = 2 \times 180, \quad 180 = 2 \times 90, \quad 90 = 2 \times 45, \quad 45 = 3 \times 15, \quad 15 = 3 \times 5,

jadi

360=2×2×2×3×3×5=23×32×5.360 = 2 \times 2 \times 2 \times 3 \times 3 \times 5 = 2^3 \times 3^2 \times 5 .
Pohon faktor 360: tiap langkahnya memisahkan faktor prima terkecilnya (berwarna merah). Membaca daun merahnya dan 5 yang terakhir: 360 = 23 × 32 × 5.
Pohon faktor 360360: tiap langkahnya memisahkan faktor prima terkecilnya (berwarna merah). Membaca daun merahnya dan 55 yang terakhir: 360=23×32×5360 = 2^3 \times 3^2 \times 5.

Teorema 64.9 (Euclid)

Bilangan prima ada tak berhingga banyaknya.

Bukti. Andaikan banyaknya berhingga saja, katakanlah p1,p2,,pkp_1, p_2, \dots, p_k, lalu tinjaulah

N=p1×p2××pk+1.N = p_1 \times p_2 \times \dots \times p_k + 1 .

Membagi NN dengan pip_i mana pun meninggalkan sisa 11, jadi tidak ada pip_i yang membagi NN. Tetapi N2N \geq 2 punya sedikitnya satu pembagi prima (Teorema 64.6) — yaitu bilangan prima yang tidak ada dalam daftar kita. Kontradiksi: tidak ada daftar berhingga yang dapat memuat semua bilangan primanya.

64.3 Faktor persekutuan terbesar

Definisi 64.10 (FPB)

Faktor persekutuan terbesar dua bilangan bulat positif aa dan bb, yang ditulis gcd(a,b)\gcd(a, b), adalah bilangan bulat terbesar yang membagi keduanya. Ketika gcd(a,b)=1\gcd(a, b) = 1, kedua bilangan bulatnya disebut saling prima: keduanya tidak berbagi pembagi selain 11.

Contoh 64.11

Pembagi 1818: 1,2,3,6,9,181, 2, 3, 6, 9, 18. Pembagi 2424: 1,2,3,4,6,8,12,241, 2, 3, 4, 6, 8, 12, 24. Pembagi bersamanya: 1,2,3,61, 2, 3, 6; jadi gcd(18,24)=6\gcd(18, 24) = 6. Bilangan bulat 1515 dan 2828 saling prima.

Proposisi 64.12 (FPB dari pemfaktorannya)

FPB dua bilangan bulat adalah hasil kali bilangan prima yang muncul pada kedua pemfaktorannya, masing-masing diambil dengan eksponen yang lebih kecil dari kedua eksponennya.

Bukti. Diterima tanpa bukti pada tingkat ini.

Contoh 64.13

360=23×32×5360 = 2^3 \times 3^2 \times 5 dan 84=22×3×784 = 2^2 \times 3 \times 7. Bilangan prima bersamanya: 22 (eksponennya 33 dan 22: ambil 22) dan 33 (eksponennya 22 dan 11: ambil 11). Jadi

gcd(360,84)=22×3=12.\gcd(360, 84) = 2^2 \times 3 = 12 .

Teorema 64.14 (Algoritma Euclid)

Kalau a=bq+ra = bq + r adalah pembagian aa oleh bb dengan sisa rr, maka

gcd(a,b)=gcd(b,r).\gcd(a, b) = \gcd(b, r).

Dengan mengulang pembagiannya sampai sisanya 00, FPB dari aa dan bb adalah sisa terakhir yang bukan nol.

Bukti. Dari a=bq+ra = bq + r: setiap bilangan bulat yang membagi bb dan rr membagi bq+r=abq + r = a; dan dari r=abqr = a - bq: setiap bilangan bulat yang membagi aa dan bb membagi rr. Jadi pasangan (a,b)(a, b) dan (b,r)(b, r) punya pembagi bersama yang persis sama — khususnya yang terbesarnya sama. Karena sisanya menurun secara tegas, algoritmanya berhenti, dan gcd(x,0)=x\gcd(x, 0) = x memberi sisa terakhir yang bukan nol.

Contoh 64.15

Hitunglah gcd(1071,462)\gcd(1071, 462):

1071=462×2+147,462=147×3+21,147=21×7+0.\begin{align*} 1071 &= 462 \times 2 + 147, \\ 462 &= 147 \times 3 + 21, \\ 147 &= 21 \times 7 + 0 . \end{align*}

Sisa terakhir yang bukan nol adalah 2121: gcd(1071,462)=21\gcd(1071, 462) = 21.

Metode 64.16 (Menyederhanakan pecahan sepenuhnya)

Untuk menulis ab\dfrac ab sesederhana mungkin:

  1. hitunglah d=gcd(a,b)d = \gcd(a, b), misalnya dengan algoritma Euclid;
  2. bagilah pembilang dan penyebutnya dengan dd: ab=a÷db÷d\dfrac ab = \dfrac{a \div d}{b \div d};
  3. pecahan yang dihasilkan bersifat tak tersederhanakan: pembilang dan penyebutnya saling prima.

Contoh 64.17

4621071=462÷211071÷21=2251\dfrac{462}{1071} = \dfrac{462 \div 21}{1071 \div 21} = \dfrac{22}{51}, dan gcd(22,51)=1\gcd(22, 51) = 1: jadi tak tersederhanakan.

64.4 Latihan

Latihan 64.1

Sebutkan semua pembagi 3636, pembagi 4545, dan pembagi 1717.

Solusi

Solusi Latihan 64.1.

Pembagi 3636: 1,2,3,4,6,9,12,18,361, 2, 3, 4, 6, 9, 12, 18, 36. Pembagi 4545: 1,3,5,9,15,451, 3, 5, 9, 15, 45. Pembagi 1717: hanya 11 dan 1717 (1717 adalah prima).

Latihan 64.2

Dengan memakai aturan keterbagiannya, tentukan apakah 23462\,346 habis dibagi 22, 33, 44, 55, dan 99.

Solusi

Solusi Latihan 64.2.

23462\,346 berakhir dengan 66: habis dibagi 22, tidak habis dibagi 55. Jumlah angkanya 2+3+4+6=152 + 3 + 4 + 6 = 15: habis dibagi 33, tidak habis dibagi 99. Dua angka terakhirnya 4646, dan 46=4×11+246 = 4 \times 11 + 2 tidak habis dibagi 44: jadi 23462\,346 tidak habis dibagi 44.

Latihan 64.3

Berikan pemfaktoran prima 7272, 150150, 210210 dan 121121.

Solusi

Solusi Latihan 64.3.

72=23×3272 = 2^3 \times 3^2; 150=2×3×52150 = 2 \times 3 \times 5^2; 210=2×3×5×7210 = 2 \times 3 \times 5 \times 7; 121=112121 = 11^2.

Latihan 64.4

Apakah 101101 prima? Apakah 9191? Apakah 143143? Berilah alasan dengan memakai aturan berhenti pada Metode 64.7.

Solusi

Solusi Latihan 64.4.

101101: ujilah bilangan prima pp dengan p2101p^2 \leq 101, yaitu 2,3,5,72, 3, 5, 7. Tidak ada yang membagi 101101 (ganjil, jumlah angkanya 22, tidak berakhir dengan 0/50/5, dan 101=7×14+3101 = 7 \times 14 + 3): jadi 101101 prima.

91=7×1391 = 7 \times 13: bukan prima.

143=11×13143 = 11 \times 13: bukan prima.

Latihan 64.5

Hitunglah gcd(48,60)\gcd(48, 60) dengan dua cara: dengan menyebutkan pembagi bersamanya, dan dari pemfaktoran primanya.

Solusi

Solusi Latihan 64.5.

Pembagi bersama 4848 dan 6060: pembagi 48 adalah 1,2,3,4,6,8,12,16,24,481, 2, 3, 4, 6, 8, 12, 16, 24, 48; pembagi 6060 adalah 1,2,3,4,5,6,10,12,15,20,30,601, 2, 3, 4, 5, 6, 10, 12, 15, 20, 30, 60; yang bersamanya adalah 1,2,3,4,6,121, 2, 3, 4, 6, 12, jadi gcd(48,60)=12\gcd(48,60) = 12.

Dengan pemfaktoran: 48=24×348 = 2^4 \times 3 dan 60=22×3×560 = 2^2 \times 3 \times 5; bilangan prima bersamanya dengan eksponen yang lebih kecil: 22×3=122^2 \times 3 = 12.

Latihan 64.6 ★★

Pakailah algoritma Euclid untuk menghitung gcd(255,154)\gcd(255, 154), lalu gcd(1053,325)\gcd(1053, 325). Tulislah tiap baris pembagiannya.

Solusi

Solusi Latihan 64.6.

gcd(255,154)\gcd(255, 154):

255=154×1+101,154=101×1+53,101=53×1+48,53=48×1+5,48=5×9+3,5=3×1+2,3=2×1+1,2=1×2+0.\begin{align*} 255 &= 154 \times 1 + 101, \\ 154 &= 101 \times 1 + 53, \\ 101 &= 53 \times 1 + 48, \\ 53 &= 48 \times 1 + 5, \\ 48 &= 5 \times 9 + 3, \\ 5 &= 3 \times 1 + 2, \\ 3 &= 2 \times 1 + 1, \\ 2 &= 1 \times 2 + 0 . \end{align*}

Sisa terakhir yang bukan nol: gcd(255,154)=1\gcd(255, 154) = 1 (keduanya saling prima).

gcd(1053,325)\gcd(1053, 325):

1053=325×3+78,325=78×4+13,78=13×6+0.\begin{align*} 1053 &= 325 \times 3 + 78, \\ 325 &= 78 \times 4 + 13, \\ 78 &= 13 \times 6 + 0 . \end{align*}

gcd(1053,325)=13\gcd(1053, 325) = 13.

Latihan 64.7 ★★

Jadikan pecahan 588504\dfrac{588}{504} tak tersederhanakan. (Hitunglah FPB-nya dengan cara pilihanmu, lalu bagilah.)

Solusi

Solusi Latihan 64.7.

Algoritma Euclid: 588=504×1+84588 = 504 \times 1 + 84; 504=84×6+0504 = 84 \times 6 + 0: jadi gcd(588,504)=84\gcd(588, 504) = 84. Lalu

588504=588÷84504÷84=76,\frac{588}{504} = \frac{588 \div 84}{504 \div 84} = \frac{7}{6},

yang tak tersederhanakan.

Latihan 64.8 ★★

Seorang penjual bunga punya 8484 mawar dan 126126 tulip lalu ingin membuat rangkaian yang identik, dengan memakai semua bunganya, dan dengan rangkaian sebanyak mungkin. Berapa rangkaian yang dapat dibuatnya, dan apa isi masing-masingnya?

Solusi

Solusi Latihan 64.8.

Banyaknya rangkaian harus membagi 8484 dan 126126; yang terbesar mungkin adalah gcd(84,126)\gcd(84, 126). Pemfaktorannya: 84=22×3×784 = 2^2 \times 3 \times 7, 126=2×32×7126 = 2 \times 3^2 \times 7, jadi FPB-nya 2×3×7=422 \times 3 \times 7 = 42. Ia dapat membuat 4242 rangkaian, yang masing-masing berisi 8442=2\frac{84}{42} = 2 mawar dan 12642=3\frac{126}{42} = 3 tulip.

Latihan 64.9 ★★

Dua kapal feri berangkat dari dermaga yang sama pukul 8:00. Yang satu berangkat tiap 2424 menit, yang lain tiap 3636 menit. Pukul berapa keduanya berikutnya berangkat bersama-sama? (Carilah kelipatan bersama terkecil dari 2424 dan 3636; pemfaktorannya membantu.)

Solusi

Solusi Latihan 64.9.

Kita perlu kelipatan bersama terkecilnya. 24=23×324 = 2^3 \times 3 dan 36=22×3236 = 2^2 \times 3^2; dengan mengambil tiap bilangan prima beserta eksponen yang lebih besar: lcm=23×32=72\lcm = 2^3 \times 3^2 = 72. Ferinya berikutnya berangkat bersama 7272 menit sesudah pukul 8:00, yaitu pukul 9:12.

Latihan 64.10 ★★★

Misalkan nn sebuah bilangan bulat positif.

  1. Tunjukkan bahwa gcd(n,n+1)=1\gcd(n, n+1) = 1 (bilangan bulat yang berurutan selalu saling prima).
  2. Simpulkan bahwa pecahan nn+1\dfrac{n}{n+1} selalu tak tersederhanakan.
Solusi

Solusi Latihan 64.10.

1. Setiap pembagi bersama dd dari nn dan n+1n+1 juga membagi selisihnya (n+1)n=1(n+1) - n = 1, jadi d=1d = 1: yaitu gcd(n,n+1)=1\gcd(n, n+1) = 1.

2. Sebuah pecahan tak tersederhanakan persis ketika pembilang dan penyebutnya saling prima, dan itulah keadaan nn dan n+1n + 1 menurut bagian 1.

64.5 Soal: Kendi air, jangkrik dan seratus loker

Soal 64.1

Soal akhir pekan — FPB memutuskan takaran mana yang dapat diukur dua kendi; bilangan prima melindungi jangkrik; dan loker yang tetap terbuka adalah kuadrat sempurna

Tiga teka-teki yang tampak seperti tebakan padahal sungguh-sungguh aritmetika: menakar air dengan kendi tanpa tanda ukur (yaitu FPB dalam samaran), daur hidup serangga yang berkembang menjadi bilangan prima, dan sebuah lorong terkenal berisi seratus loker yang keadaan akhirnya ditentukan dengan membilang pembagi. Semuanya berjalan dengan mesin bab ini: keterbagian, pemfaktoran prima (Teorema 64.6) dan algoritma Euclid (Teorema 64.14).

Bagian I — Kendi airnya. Kamu berdiri di sebuah pancuran dengan dua kendi tanpa tanda ukur, berukuran 55 L dan 33 L. Gerakan yang diizinkan: mengisi sebuah kendi sampai penuh, mengosongkan sebuah kendi sepenuhnya, menuang satu kendi ke kendi yang lain sampai sumbernya kosong atau tujuannya penuh.

  1. Takarlah tepat 11 L. (Uraikan urutan gerakanmu dan isi kedua kendinya sesudah masing-masingnya.)
  2. Takarlah tepat 44 L — yaitu teka-teki dari sebuah film laga yang terkenal. (Hal itu dapat dilakukan dalam enam gerakan.)
  3. Bilangan bulat liter yang mana dari 11 sampai 88 yang dapat kamu tunjukkan (dalam satu kendi, atau terbagi pada keduanya)? Lengkapilah daftarnya, dengan memakai ulang urutanmu.
  4. Kendi yang baru: 66 L dan 44 L. Cobalah menakar 11 L — lalu jelaskan mengapa hal itu sia-sia: periksalah bahwa masing-masing dari ketiga gerakan yang diizinkan menjaga isi tiap kendinya tetap kelipatan 22, jadi setiap takaran yang tercapai bernilai genap.
  5. Alasan pada pertanyaan 4 berlaku umum: dengan kendi aa dan bb liter, setiap takaran yang tercapai adalah kelipatan gcd(a,b)\gcd(a, b). Hitunglah gcd(6,4)\gcd(6, 4) dan gcd(5,3)\gcd(5, 3), lalu katakan apa yang diramalkan hukumnya untuk tiap pasangan kendinya.

Bagian II — Euclid di pancuran.

  1. Hitunglah dengan algoritma Euclid: gcd(91,65)\gcd(91, 65) dan gcd(2026,46)\gcd(2\,026, 46).
  2. Jelaskan, dengan kata-katamu sendiri, mengapa takaran yang muncul pada kendinya adalah sisa milik Euclid dalam samaran: dengan kendi 1313 L dan 55 L, isilah kendi kecilnya berulang-ulang lalu tuangkan ke kendi besarnya (dengan mengosongkan kendi besarnya setiap kali ia penuh). Takaran baru yang mana yang muncul lebih dahulu — lalu bandingkan semuanya dengan sisa pada algoritma Euclid untuk (13,5)(13, 5).
  3. Simpulkan jawaban sang juara: dengan kendi 1313 dan 55 liter, dapatkah kamu menakar tepat 11 L? Berilah alasan dalam satu baris dengan pertanyaan 5 dan gcd(13,5)\gcd(13, 5).
  4. Bukti kilat tentang saling prima dengan gaya Latihan 64.10: tunjukkan bahwa gcd(n,2n+1)=1\gcd(n, 2n + 1) = 1 untuk setiap bilangan bulat positif nn. (Apa yang harus dibagi oleh pembagi bersama nn dan 2n+12n + 1?)
  5. Dua bus berangkat bersama dari terminal pukul 7:00; yang satu berangkat tiap 1212 menit, yang lain tiap 1818. Sebutkan waktu keberangkatan berikutnya untuk masing-masingnya lalu carilah saat pertama keduanya berangkat bersama lagi. Periksalah pada contoh ini hukum yang indah: (kelipatan bersama pertamanya) ×\times gcd\gcd == hasil kali kedua bilangannya — lalu ujilah sekali lagi pada 55 dan 33.

Bagian III — Jangkrik, pembagi dan loker.

  1. Jangkrik Amerika Utara tertentu keluar hanya tiap 1717 tahun; andaikan populasi pemangsanya memuncak tiap 44 tahun. Kalau keduanya terjadi tahun ini, berapa tahun lagi kemunculan jangkriknya berikutnya berbarengan dengan puncaknya? Pertanyaan yang sama kalau daur jangkriknya 1616 tahun — seberapa sering mereka lalu dibantai? Jelaskan dalam satu kalimat mengapa evolusi mendorong daurnya ke panjang yang prima.
  2. Dengan memakai pemfaktoran 360=23×32×5360 = 2^3 \times 3^2 \times 5, bilanglah pembagi 360360 tanpa menyebutkannya satu per satu: sebuah pembagi memilih eksponen untuk 22 (empat pilihan: 0,1,2,30, 1, 2, 3), satu untuk 33, satu untuk 55. Berapa pembagi seluruhnya?
  3. Tunjukkan bahwa pada pemfaktoran kuadrat sempurna n=m2n = m^2, setiap bilangan primanya membawa eksponen yang genap. Simpulkan, tanpa menghitung akar kuadrat apa pun, bahwa 360360 bukan kuadrat sempurna.
  4. Pasangkan tiap pembagi dd dari nn dengan pasangannya nd\frac{n}{d} (untuk n=36n = 36: 1361 \leftrightarrow 36, 2182 \leftrightarrow 18, 3123 \leftrightarrow 12, 494 \leftrightarrow 9, 666 \leftrightarrow 6). Kapan sebuah pembagi menjadi pasangannya sendiri? Simpulkan kriterianya: nn punya banyak pembagi yang ganjil persis ketika nn adalah kuadrat sempurna. Periksalah pada 3636 dan pada 360360.
  5. Seratus lokernya. Loker 11 sampai 100100 bermula tertutup. Murid 11 membalik keadaan setiap loker; murid 22 membalik loker 2,4,6,2, 4, 6, \dots; murid kk membalik kelipatan kk; dan seterusnya sampai murid 100100. Jelaskan murid mana saja yang menyentuh loker nn, berapa kali loker itu terbalik keadaannya, dan — dengan memakai pertanyaan 14 — loker mana persisnya yang berakhir terbuka. Berapa banyak yang terbuka?
Solusi

Solusi Soal 64.1.

1. Isilah kendi 33 lalu tuangkan ke kendi 55 (isinya 0/330/3 \to 3 pada yang besar). Isilah kendi 33 lagi lalu tuangkan ke kendi 55 sampai penuh: kendi besarnya hanya menerima 22 lagi, sehingga meninggalkan

32=1 L pada kendi kecilnya.3 - 2 = 1 \text{ L pada kendi kecilnya.}

Gerakannya: isi 33; tuang 353 \to 5; isi 33; tuang 353 \to 5.

2. Isilah kendi 55; tuangkan ke kendi 33 (sehingga tersisa 22 pada yang besar); kosongkan kendi 33; tuangkan 22-nya ke kendi 33; isilah kendi 55; tuangkan ke kendi 33 sampai penuh — kendi itu menerima 11, sehingga meninggalkan 4\mathbf{4} L pada kendi besarnya. Enam gerakan.

3. Semuanya: 11 (pertanyaan 1), 22 (sesudah dua gerakan pada pertanyaan 2), 33 dan 55 (sekali pengisian), 44 (pertanyaan 2), 6=3+36 = 3 + 3 (kendi kecil yang penuh ditambah 33 yang dituang ke yang besar), 7=5+27 = 5 + 2, 8=5+38 = 5 + 3 (keduanya penuh). Setiap takaran bulat dari 11 sampai 88 L dapat ditakar dengan kendi 55 dan 33.

4. Awalnya: kedua kendinya memuat 00, yaitu kelipatan 22. Mengisi menetapkan isinya menjadi 66 atau 44: genap. Mengosongkan menetapkannya menjadi 00: genap. Menuang memindahkan sebagian airnya antara kendi yang isinya genap, dan banyaknya yang dituang adalah selisih bilangan genap (ruang yang tersisa, atau banyaknya yang tersedia): jadi semua isinya tetap genap selamanya. Sasaran ganjil seperti 11 L tidak tercapai.

5. gcd(6,4)=2\gcd(6, 4) = 2: jadi hanya takaran genap — yang dibenarkan pertanyaan 4. gcd(5,3)=1\gcd(5, 3) = 1: setiap takaran bulat diizinkan hukumnya, dan pertanyaan 3 mewujudkan semuanya. FPB itu persis satuan ukur kedua kendinya.

6. 91=1×65+2691 = 1 \times 65 + 26; 65=2×26+1365 = 2 \times 26 + 13; 26=2×13+026 = 2 \times 13 + 0: jadi gcd(91,65)=13\gcd(91, 65) = 13. Dan 2026=44×46+22\,026 = 44 \times 46 + 2; 46=23×2+046 = 23 \times 2 + 0: jadi gcd(2026,46)=2\gcd(2\,026, 46) = 2.

7. Menuang kendi 55 ke kendi 1313 berulang-ulang: sesudah dua kali pengisian kendi besarnya memuat 1010; pengisian ketiganya hanya muat 33, sehingga meninggalkan 53=25 - 3 = 2 pada kendi kecilnya — sisa 1313 dibagi 55 adalah 33, dan takaran 33 (ruangnya) dan 22 (kelebihannya) persis bilangan milik Euclid (13=2×5+313 = 2 \times 5 + 3, 5=1×3+25 = 1 \times 3 + 2). Kalau dilanjutkan, 32=13 - 2 = 1 muncul: yaitu sisa berikutnya pada algoritmanya. Pancurannya menjalankan pembagian Euclid dengan air.

8. gcd(13,5)=1\gcd(13, 5) = 1, jadi hukum pada pertanyaan 5 mengizinkan setiap takaran bulat — dan air terjun pada pertanyaan 7 memang menghasilkan 11 L. Ya, dapat.

9. Pembagi bersama nn dan 2n+12n + 1 membagi 2n+12×n=12n + 1 - 2 \times n = 1: jadi ia haruslah 11. Karena itu gcd(n,2n+1)=1\gcd(n, 2n+1) = 1 selalu.

10. Bus A: 7:12, 7:24, 7:36, 7:48, 8:00 …; bus B: 7:18, 7:36, 7:54 … Keberangkatan bersama yang pertama: 7:36, sesudah 3636 menit — yaitu kelipatan bersama pertama 1212 dan 1818. Hukumnya: 36×gcd(12,18)=36×6=216=12×1836 \times \gcd(12, 18) = 36 \times 6 = 216 = 12 \times 18. Untuk 55 dan 33: kelipatan bersama pertamanya 1515, dan 15×gcd(5,3)=15×1=15=5×315 \times \gcd(5,3) = 15 \times 1 = 15 = 5 \times 3.

11. Dengan daur 1717 tahun: keberbarengan berikutnya adalah kelipatan bersama pertama 1717 dan 44; karena gcd(17,4)=1\gcd(17, 4) = 1, itu berarti 17×4=6817 \times 4 = 68 tahun — jangkriknya bertemu puncaknya sekali dalam empat kemunculan. Dengan daur 1616 tahun: 1616 adalah kelipatan 44, jadi setiap kemunculannya mengenai sebuah puncak. Panjang daur yang prima tidak berbagi faktor dengan daur pemangsa yang lebih pendek mana pun, sehingga mendorong keberbarengannya sejauh mungkin: aritmetika sebagai penyamaran.

12. Empat pilihan eksponen untuk 22, tiga untuk 33, dua untuk 55: jadi 4×3×2=244 \times 3 \times 2 = 24 pembagi.

13. Kalau m=2a×3b×m = 2^{a} \times 3^{b} \times \cdots, maka m2=22a×32b×m^2 = 2^{2a} \times 3^{2b} \times \cdots: setiap eksponennya berlipat dua, jadi genap. Pada 360=23×32×5360 = 2^3 \times 3^2 \times 5, eksponen 22 dan eksponen 55 ganjil: jadi 360360 bukan kuadrat sempurna.

14. Sebuah pembagi menjadi pasangannya sendiri persis ketika d=ndd = \frac nd, yaitu n=d2n = d^2: hanya kuadrat yang punya pembagi tengah seperti itu. Untuk semua nn yang lain pembaginya terbelah menjadi pasangan, jadi banyaknya genap. Jadi: banyak pembagi yang ganjil \Leftrightarrow kuadrat sempurna. Periksa: 3636 punya pembagi 1,2,3,4,6,9,12,18,361, 2, 3, 4, 6, 9, 12, 18, 36 — sembilan buah, yaitu ganjil, dan 36=6236 = 6^2; sedangkan 360360 punya 2424 (pertanyaan 12), yaitu genap, dan bukan kuadrat (pertanyaan 13).

15. Loker nn terbalik keadaannya sekali oleh tiap murid kk yang nomornya membagi nn: seluruhnya sebanyak pembagi yang dipunyai nn. Sebuah loker berakhir terbuka ketika keadaannya terbalik sebanyak bilangan ganjil kali — menurut pertanyaan 14, persis ketika nn adalah kuadrat sempurna. Loker yang terbuka: 1,4,9,16,25,36,49,64,81,1001, 4, 9, 16, 25, 36, 49, 64, 81, 100 — sepuluh buah.

Istilah yang didefinisikan dalam bab ini

Lihat semua 395 istilah di glosarium