Matematika Sekolah Dasar dan Menengah · Grades 1–9
61Perbandingan Senilai, Kecepatan dan Rata-rata
Perbandingan senilai (Bab 49) kini bertemu dunia fisik: kecepatan, debit, pengubahan satuan — besaran yang berupa hasil bagi dua besaran lain. Bab ini ditutup dengan rata-rata berbobot, tempat penalaran yang sebanding mencegah kekeliruan klasik.
61.1 Kecepatan rata-rata
Definisi 61.1 (Kecepatan rata-rata)
Kecepatan rata-rata sebuah perjalanan adalah hasil bagi
dalam kilometer per jam (km/jam), atau meter per detik (m/detik), … Rumusnya dapat dibalik: dan .
Contoh 61.2
Sebuah kereta menempuh km dalam jam menit. Ubahlah waktunya lebih dahulu: jam menit jam. Lalu
Jarak pada km/jam selama jam menit jam: km. Waktu untuk km pada km/jam: jam jam menit.
Catatan 61.3 (Menit bukan bilangan desimal)
jam menit adalah jam, tetapi jam menit bukan jam: melainkan jam. Ubahlah menitnya menjadi pecahan dari satu jam ( menit jam) sebelum membagi.
Metode 61.4 (Mengubah kecepatan)
Untuk mengubah km/jam menjadi m/detik: km m dan jam detik, jadi
Untuk mengubah m/detik menjadi km/jam, kalikan dengan .
Contoh 61.5
km/jam m/detik. Pelari cepat yang menempuh m dalam detik bergerak pada m/detik km/jam.
61.2 Besaran yang berupa hasil bagi
Contoh 61.6 (Debit, harga per kilo)
Kecepatan punya banyak sepupu, yang semuanya diperlakukan dengan cara yang sama:
- sebuah keran mengisi L dalam menit: debitnya L/menit, jadi mengisi bak L makan waktu menit;
- kg keju berharga euro: harganya euro tiap kg;
- sebuah mobil memakai L untuk km: konsumsinya L tiap km.
Kenalilah hasil baginya, lalu rumus tiga arahnya (, , ) mengerjakan sisanya.
61.3 Rata-rata berbobot
Definisi 61.7 (Rata-rata berbobot)
Ketika nilai datang bersama frekuensi (atau bobot) , rata-rata berbobotnya adalah
Contoh 61.8
Sebuah ujian dikerjakan dua kelompok: kelompok 1, murid, rata-ratanya ; kelompok 2, murid, rata-ratanya . Rata-rata seluruh kelasnya:
Bukan : kelompok yang lebih besar menarik rata-ratanya ke arahnya sendiri — bobotnya berpengaruh.
Contoh 61.9 (Kecepatan rata-rata pada dua ruas)
Seorang pesepeda menempuh km pada km/jam, lalu km pada km/jam. Kecepatan rata-rata seluruh perjalanannya bukan km/jam. Hitunglah dengan definisinya:
- waktunya: jam, lalu jam; seluruhnya jam;
- jarak seluruhnya km, jadi km/jam.
Ruas yang lambat berlangsung lebih lama, jadi bobotnya lebih besar — rata-rata kecepatan harus dibobot menurut waktu.
61.4 Latihan
Latihan 61.1 ★
Hitunglah kecepatan rata-ratanya: km dalam jam; km dalam menit; m dalam detik.
Solusi
Solusi Latihan 61.1.
km/jam. menit jam: km/jam. m/detik.
Latihan 61.2 ★
Hitunglah jaraknya: jam pada km/jam; menit pada km/jam. Hitunglah waktunya: km pada km/jam (dalam jam dan menit).
Solusi
Solusi Latihan 61.2.
km. menit jam: km. jam jam menit.
Latihan 61.3 ★
Ubahlah: km/jam menjadi m/detik; m/detik menjadi km/jam; km/jam menjadi m/detik.
Solusi
Solusi Latihan 61.3.
m/detik. km/jam. m/detik.
Latihan 61.4 ★
Sebuah keran mengalirkan L/menit. Berapa lama untuk mengisi tangki L? Berapa liter dalam jam ?
Solusi
Solusi Latihan 61.4.
menit. jam menit: L.
Latihan 61.5 ★
Mana yang lebih menguntungkan: kg apel seharga euro, atau kg seharga euro? Bandingkan harganya tiap kilogram.
Solusi
Solusi Latihan 61.5.
euro/kg melawan euro/kg: tawaran yang kedua (sedikit) lebih menguntungkan.
Latihan 61.6 ★
Sebuah kelas berisi murid punya rata-rata pada sebuah ujian; kelas lain berisi murid punya rata-rata . Hitunglah rata-rata kedua kelas itu bersama-sama.
Solusi
Solusi Latihan 61.6.
Latihan 61.7 ★
Bunyi merambat kira-kira m/detik. Kamu melihat kilatan petir lalu mendengar guruhnya detik kemudian. Berapa jauh petirnya menyambar (sampai m terdekat)?
Solusi
Solusi Latihan 61.7.
m km.
Latihan 61.8 ★★
Seorang pendaki berjalan jam pada km/jam, beristirahat menit, lalu berjalan jam pada km/jam. Hitunglah jarak seluruhnya dan kecepatan rata-ratanya termasuk istirahatnya (jarak seluruhnya dibagi waktu yang berlalu).
Solusi
Solusi Latihan 61.8.
Jaraknya: km, lalu km: seluruhnya km. Waktu yang berlalu: jam. Kecepatan rata-ratanya: km/jam.
Latihan 61.9 ★★
Nilai dengan koefisien: seorang murid memperoleh (koefisien ), (koefisien ) dan (koefisien ). Hitunglah rata-rata berbobotnya. Rata-rata biasa (tanpa bobot) yang mana yang akan diperolehnya, dan mengapa keduanya berbeda?
Solusi
Solusi Latihan 61.9.
Berbobot: . Tanpa bobot: . Keduanya berbeda karena koefisiennya memberi nilai bobot tiga kali bobot nilai .
Latihan 61.10 ★★
Sebuah mobil menempuh km pada km/jam lalu km pada km/jam.
- Hitunglah lamanya tiap ruasnya, lalu kecepatan rata-ratanya pada seluruh perjalanannya.
- Jelaskan mengapa jawabannya kurang dari km/jam, yaitu titik tengah kedua kecepatannya.
Solusi
Solusi Latihan 61.10.
1. Waktunya: jam dan jam. Kecepatan rata-ratanya: km/jam.
2. Mobilnya menghabiskan lebih banyak waktu pada km/jam ( jam) daripada pada km/jam ( jam): jadi kecepatan yang lambat berbobot lebih besar pada rata-rata berbobot waktunya, sehingga menariknya ke bawah titik tengah .
Latihan 61.11 ★★★
Dua desa berjarak km. Ana berangkat dari desa pertama pukul dengan berjalan km/jam menuju desa kedua; Bayu berangkat dari desa kedua pada saat yang sama dengan berjalan km/jam menuju desa pertama. Pukul berapa mereka bertemu, dan berapa jaraknya dari desa Ana? (Bersama-sama mereka menutup celahnya pada km/jam.)
Solusi
Solusi Latihan 61.11.
Celah km menutup pada km/jam: mereka bertemu sesudah jam, yaitu pukul . Ana ketika itu sudah berjalan km: mereka bertemu km dari desa Ana (dan km dari desa Bayu — periksa: ).
61.5 Soal: Rata-rata harmonik, atau mengapa perjalanan pulang merusak rata-ratanya
Soal 61.1
Soal akhir pekan — kecepatan rata-rata pada jarak yang sama adalah , dan tidak pernah mengalahkan titik tengah kedua kecepatannya
Contoh 61.9 dan Latihan 61.10 keduanya berakhir dengan kejutan yang sama: berangkat pada satu kecepatan, kembali pada kecepatan yang lain, dan kecepatan rata-ratanya mendarat di bawah titik tengah keduanya. Soal ini mencari rumus persis di balik kejutannya — yaitu jenis rata-rata yang baru, rata-rata harmonik — membuktikan bahwa kejutannya adalah sebuah teorema, lalu mendorongnya ke ujung logisnya: pengejaran yang tidak dapat dicapai kecepatan mana pun di dunia.
Bagian I — Rumus untuk perjalanan pulang pergi. Sebuah perjalanan menempuh jarak pada kecepatan , lalu jarak yang sama lagi pada kecepatan (semuanya bilangan positif).
- Nyatakan kedua lamanya, lalu lama seluruhnya, sebagai pecahan yang memuat , , .
Kecepatan rata-rata seluruh perjalanannya adalah — yaitu pecahan bertingkat (Contoh 55.8). Sederhanakan lalu buktikan:
- Periksalah rumusnya terhadap kedua perhitungan yang dikutip di atas: , km/jam (Contoh 61.9), dan , km/jam (Latihan 61.10).
- Jarak sudah lenyap dari rumusnya. Apa artinya itu, secara nyata, bagi pesepedanya?
- Sekarang andaikan perjalanannya justru menghabiskan waktu yang sama pada tiap kecepatannya. Tunjukkan bahwa kecepatan rata-ratanya lalu menjadi , yaitu titik tengah yang biasa. Dalam bahasa Definisi 61.7: dengan besaran apa rata-rata kecepatan harus selalu dibobot, dan apa yang berubah antara kedua keadaannya?
Bagian II — Harmonik melawan aritmetika. Untuk dua bilangan positif , , tetapkan
- Hitunglah dan untuk pasangan dan . Rata-rata yang mana dari keduanya yang menang setiap kali?
Taruhlah pada penyebut bersama , jabarkan pembilangnya dengan kesamaan istimewa (Soal 57.1), lalu buktikan:
- Simpulkan teorema di balik semua kejutannya: untuk kecepatan yang positif, selalu, dengan kesamaannya persis ketika . Mengapa kuadrat pada pembilangnya menyelesaikan perkaranya?
- Buktikan kesamaan yang anggun : kedua rata-ratanya mengalikan kembali menjadi hasil kali aslinya.
- Sebuah mobil menempuh km pada km/jam dan km pada km/jam. Ramalkan kecepatan rata-ratanya dengan rumusnya, lalu benarkan lewat jalan panjangnya, dengan waktu dan jarak seluruhnya.
Bagian III — Pengejaran yang mustahil.
- Seorang pesepeda mengikuti lomba km dengan harapan rata-ratanya km/jam. Paling lama berapa waktu seluruhnya yang boleh dipakai lombanya? Ia menempuh km pertamanya pada km/jam: berapa sisa jatah waktunya?
- Tunjukkan bahwa rata-rata yang diharapkannya sudah menjadi mustahil secara harfiah: hitunglah kecepatan rata-ratanya kalau ia menempuh separuh keduanya pada km/jam, lalu jelaskan mengapa kecepatan yang raksasa sekalipun tetap membuatnya kurang dari km/jam.
- Ia menurunkan sasarannya menjadi km/jam. Kecepatan apa pada km yang kedua yang mencapainya? Periksalah jawabanmu dengan rumus rata-rata harmoniknya.
- Keran dingin sendirian mengisi sebuah bak dalam menit; keran panas sendirian mengisinya dalam menit. Berapa bagian baknya yang diisi kedua kerannya bersama-sama tiap menitnya, dan berapa lama waktu yang dipakainya? Bandingkan jawabanmu dengan — apa yang kamu perhatikan?
- Sebuah pesawat menerbangi rute yang sama pergi dan pulang: km/jam bersama angin, km/jam melawannya. Hitunglah kecepatan rata-rata pulang perginya, lalu jelaskan dalam satu kalimat mengapa angin, ke mana pun ia bertiup, selalu memperpanjang perjalanan pulang pergi.
Solusi
Solusi Soal 61.1.
1. Menurut Definisi 61.1, dan ; seluruh perjalanannya berlangsung untuk jarak .
2. Faktorkan keluar dari penyebutnya lalu sederhanakan sampai lenyap:
Penyebut bersama di dalamnya: , dan membagi berarti mengalikan dengan kebalikannya (Teorema 55.6):
3. km/jam, seperti pada Contoh 61.9; dan km/jam, seperti yang ditemukan pada Latihan 61.10.
4. Rata-ratanya hanya bergantung pada kedua kecepatannya, bukan pada : perjalanan pulang pergi km dan perjalanan pulang pergi km pada kedua kecepatan yang sama punya kecepatan rata-rata yang persis sama. (Itulah sebabnya rumusnya dapat diperiksa pada perjalanan yang panjangnya berbeda-beda.)
5. Dalam waktu pada tiap kecepatannya, jaraknya adalah dan , jadi
Rata-rata kecepatan selalu dibobot menurut waktu (Definisi 61.7). Dengan waktu yang sama kedua kecepatannya membawa bobot yang sama: jadi titik tengah biasa. Dengan jarak yang sama, kecepatan yang lebih lambat menempati waktu yang lebih banyak, jadi bobotnya lebih besar — dan rata-ratanya menggeser ke arahnya.
6. Untuk : dan . Untuk : dan . Rata-rata aritmetikanya menang kedua kalinya.
7. Pada penyebut bersama :
dan pembilangnya menjabar dengan kesamaan pada Soal 57.1:
8. Kuadrat tidak pernah negatif, dan bernilai positif: jadi , yaitu , untuk setiap pasangan kecepatan yang positif. Kesamaannya menuntut , yaitu : begitu kedua kecepatannya berbeda, rata-rata perjalanan pulang perginya turun benar-benar di bawah titik tengahnya — kejutannya adalah sebuah teorema.
9. Kalikan:
sesudah mencoret faktor dan faktor .
10. Dengan rumusnya: km/jam. Lewat jalan panjangnya: jam dan jam, jadi km dalam jam: km/jam. Keduanya sesuai.
11. Rata-rata km/jam sepanjang km berarti waktu seluruhnya paling lama jam. Sedangkan km pertamanya pada km/jam sudah makan waktu jam: seluruh jatah waktunya terpakai, dengan separuh lintasannya belum ditempuh.
12. Pada km/jam separuh keduanya makan waktu jam, jadi lombanya makan jam dan
Berapa pun kecepatan separuh keduanya, lamanya adalah bilangan yang positif, jadi waktu seluruhnya melampaui jam dan rata-ratanya tetap benar-benar di bawah km/jam. (Dengan rumusnya: akan memaksa , yaitu — tidak ada kecepatan yang berhasil.)
13. Rata-rata km/jam mengizinkan jam; sesudah jam pertamanya, km tersisa untuk jam: jadi ia perlu km/jam. Periksa: km/jam.
14. Tiap menitnya, kerannya mengisi dan bagian baknya; bersama-sama
bagian baknya tiap menit: jadi baknya terisi dalam menit. Dan : kedua kerannya bersama-sama makan waktu persis setengah rata-rata harmonik waktu masing-masingnya — laju yang berjumlah, jadi ini wilayah rata-rata harmonik lagi.
15. Jaraknya sama pada tiap arahnya, jadi
di bawah km/jam pada udara yang tenang. Dalam satu kalimat: pesawatnya menghabiskan waktu lebih lama terbang melawan angin daripada bersamanya, jadi ruas yang lambat memperoleh bobot yang lebih besar pada rata-rata berbobot waktunya — angin hanya dapat memperpanjang perjalanan pulang pergi.